ADA BEBERAPA KESAMAAN. MENURUT ANDA?

kemeja dan celana priaSejumlah pria ngobrol ringan. Satu bercerita lainnya mengiyakan lalu tertawa bersama. Pengalamannya sama. Khususnya dalam soal pakaian. Pertama: cenderung mengambil celana dalam, sapu tangan, dan kaos dari tumpukan teratas — padahal si peletak pakaian tersetrika tidak menerapkan FIFO seperti kotak beras.

Kedua? Untuk pria penyuka busana plain, taruh kata kemeja putih dan celana khaki (atau jins), maka jumlahnya banyak tapi tak kentara, sehingga istrinya bosan. Suami tampak tak pernah ganti, tapi selalu percaya diri.

Ketiga? Ini yang tidak sama. Separuh peserta forum ngaco itu setelah menikah jadi memasrahkan soal busana ke istri. Baju dipilihkan dan dibelikan nyonya, dan sebagai suami yang manis (minimal dalam rumah) mereka menurut dengan senang hati.

Salah satu alasan, selain praktis, adalah, “Kalo beli sendiri dan bagus banget pasti diinterogasi siapa yang nemenin beli, siapa yang milihin, atau siapa yang beliin…” Intinya, ujung-ujungnya adalah sejumlah wanita lain yang jadi tersangka — dan kadang akhirnya terbukti benar. :D

Dalam kelompok manis itu ada yang kalau dipesankan “seragam sarimbit” tetap bersedia memakainya dengan harapan tak ketemu teman.

Separuh sisanya tidak mau didekte istri. Tetap beli pakaian sendiri. Termasuk dalam kelompok keras kepala nan mandiri ini adalah mereka yang selalu beli kemeja putih dan kemeja denim tipis, dengan celana khaki dan jins.

Keempat? Hampir semuanya menyerahkan urusan pembelian pakaian dalam ke istri.

Ini bukan survei. Anda yang sudah menjadi suami bisa menambahi cerita. Anda yang sudah menjadi istri bisa punya kesaksian sendiri. Adapun Anda yang belum bersuami tetapi sering memanjakan suami orang, sebaiknya jangan bercerita.* :)

Juga bukan survei, lagi pula tak semua pria berpola konsumsi macam ini. Istri akan protes jika suatu hari sadar bahwa jumlah sepatu suami lebih banyak dari istri.

“Aku yang perempuan aja nggak sampe segitunya, masa Mas bisa banyak sepatunya padahal kaki cuma dua…” begitu salah satu protes seorang nyonya.

Si nyonya lupa, suaminya tidak punya banyak sandal maupun selop. Semua alas kaki adalah sepatu. :D

*) Kecuali suami orang itu adalah ayah, abang, dan adik kandung :P

Tagged with:
 

34 Responses to Busana Pria Beristri

  1. catatanqs MALAYSIA Mozilla Firefox Windows says:

    huaahhaaa bener tuh paman, aku sering liat klo papa itu dibeliin celana dalam ma mama,

    paman mampir ke blog ku yah… kasih komen dikit… salam kenal paman

  2. samsul INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    kalo saya ambil tumpukan bawah, ga peduli istri muring2 tumpukannya berantakan :-)

  3. arimurti.com INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    wah, baru inget nih…baju gw udah bolong2 semua…beli dulu ah…..

  4. bubba UNITED STATES Internet Explorer Windows says:

    ini bukan ajakan menuju pola hidup konsumtif kan pakdhe?

  5. lina INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    kalo misua sih pake FIFO, FILO ataupun FINO. langsung ambil yang dia mau pake saat itu. jadinya suka berantakan deh lemarinya..

  6. Ide yang bagus buat bikin lemari FIFO.
    Kebiasaan LIFO nih. :D

  7. Sersan INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    itulah uniknya makhluk dari mars. maunya diperhatikan perempuan. ntar kalo dah perhatian, si pria malah risih sendiri, heuheuheuheu.

  8. stey INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    saya yang baru pacaran aja, udah mulai dimintain ngatur pakaian pacar saya juga paman..memang cowok toh suka cuek2 yah?

  9. bangpay INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    wah.. bini saya untungnya pake FIFO, pakde…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.