Sodok-menyodok Menjadi Satu, itulah Indonesia… :)
CERITA DARI PEREMPATAN, POTRET MASYARAKAT TOLERAN.
Saya tidak tahu dari mana arah datangnya, selain dari belakang, tahu-tahu mbak itu ada di antrean terdepan. Dia konsisten, tidak berpindah jalur untuk berhenti. Dia tetap mengambil jalur kanan yang mestinya untuk kendaraan dari arah berlawanan.
Tak ada polisi di dekat perempatan di Jalan Barito, Jakarta Selatan, itu. Lebih penting lagi: tak ada yang protes melalui klakson atau teguran.
Maka terbuktilah bahwa masyarakat kita memang penuh welas asih dan tenggang rasa — setidaknya dalam perkara tertentu.
Kalau suka, ikuti saja. Kalau tak suka, jangan ngomel apalagi protes. Gitu aja kok repot.
Sore itu si mbak (dengan sepeda motornya) sendirian mengambil jalur sebelah. Tak ada pengikut. Biasanya pada jam berangkat dan pulang kerja, pengambil jalur ekstra itu bertambah. Di sebuah tempat pernah saya lihat polisi mendiamkan saja jubelan kendaraan penyumbat.

Padahal kalau jumlahnya banyak, lebih dari sepuluh, itu sudah sangat mengganggu. Tapi yah apa boleh bikin. Bayangkan jika bajaj, dan bahkan sedan dan bus, pun ikut-ikutan. Makin sesaklah jalan.
Setiap orang ingin lekas tiba di tujuan agar usia tak boros di jalan. Menjadi persoalan jika niat untuk lebih cepat itu mengganggu kepentingan orang lain yang juga ingin lekas tiba di tujuan.
Kesimpulan? Lihat paragraf keempat. :)


46 Responses to Sodok-menyodok Menjadi Satu, itulah Indonesia… :)
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @PamanTyo Paman, kenapa di Crome blognya paman contains malware ya? May 24, 2012 metropulutan (Kom. Bloger Salatiga)
- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Velcro dan Mainan Ndesit
June 4, 2007 by AntyoBARANG AJAIB UNTUK FASHION.
“Dipakai anak-anakmu,” kata istri saya. Velcro kemasan isi enam sudah berkurang tiga potong. Saya sudah ambil satu. Untuk mengikat kabel komputer. Kedua anak saya (artinya juga anak istri saya) masing-masing ambil satu. Pembebat yang bunyi kreket-kreket itu dijadikan gelang.
Memang ndesit. Norak. Katro. Tapi saya biarkan. Kalau anak-anak hepi [...]
Recent Comments
Romi Julio Rahman» sangat memukau sekali artikel anda
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Sangat-sangat menyebalkan orang-orang seperti itu…hehehe
Tidak tau kenapa orang0orang seperti itu kenapa malah mau ambil resiko ya?apalagi itu wanita.Bingung saya.
Biarkan saja nanti juga kena batunya ko..biasanya kan kendaraan yang berlawanan pasti membunyikan klaksonnya.
Kang, lha sampeyan liat kok malah diem aja n nyuri foto untuk dipublikasi? Jangan2 sampeyan juga di belakang tu cewek… Sama ja donk..!!!!
ya ampun kok semua fotonya lokasinya rata2 deket rumah saya sih
“yakin aku..yakin aku..mesti belum lama lulus dari kampus ndoyokarto..”
Lha, gaya klasik nyodok kanan marka pembatas itu orisinil cah kuliahan ndoyokarto..
Lahhh Paman, Pak EbeSs… Itu khan silly… ini jalan barito yg bekas tukang jualan ikan yg udah dibongkar itu khan???… sebelah kirinya hero barito khan???… benerrrr, itu silly, nganu… lagi disuruh tuan beli daging di hero, mo menjamu tamu… jadi buru2… takut keburu tamunya pulang, saya belum masak… ntar tuan marah lagi sama saya… :D
*
Misi ya paman… saya buru2 nich… disuruh Tuan ke Hero lagi… brumbrumbrumbrummmmm… :D
*ngacir*
@20:
itu platnya nomor B 65855 JU, bukan BB 5855 JU. Motor banyak banget di Jakarta, jadi nomor platnya begitu(berdesakan).
BTW, kok platnya nda di blur yah?? :D
kekeke..
saya mikirnya detik2 paman tyo ngambil gambar ini, sambil ngayal nulisnya gimana :)
Kalau kita berusaha disiplin di jalan raya, dihitung sebagai ibadah nggak sih ?
Kalau kita menyodok, dihitung sebagai dosa nggak sih ?
Wah sempet2nya ambil gambar…
Pasti juga sempet tanya no HP nya cew ituh yah??? hehehe :D
[Salam kenal...]
Di satu sisi si Mbak sungguh beruntung karena tidak bertemu dengan pak polisi yang lagi ngumpet.
Di sisi lain, si Mbak sungguh sial karena bertemu dengan blogger kurang kerjaan…
*Wasyeem!** ;-)
OOT Paman…
per halaman posting kenapa ga ada navigasi untuk melihat posting lain atau kembali ke home (musti klik title banner di atas)?
—
terima kasih, sam. iya setelah ada perbaikan memang jadi berbeda dari versi sebelumnya. tapi saya mencoba memenuhi yang njenengan butuhkan. :)
[paman]
sepertinya ini sudah menjadi pedoman tak tertulis yg berlaku di jakarta. coba paman perhatikan kalau jalur penuh, maka trotoar yg buat pejalan kaki juga kadang diserobot juga.. duh sebegitu susahnyakah disiplin ini bisa tegak di indonesia paman?
sebentar pakdhe, saya ora mudheng sama gambarnya…
apanya yang disodok sih?
—
bubba, “sodok” dan “nyodok” itu istilah jalanan, terutama oleh sopir angkot, untuk para penerebos antrean :D
[paman]
wah mbak yang satu ini “kendel” banget, punya serep nyawa berapa ya ?
koq malah jadi kepikiran bikin helm yang ada rambutnya ya.. pasti lucu :D yg bawa motor itu laki2 kan?
biasanya yang berhubungan sama identitas selalu diblur atau ditutupi, Paman?
Ya maklum si embak yg numpak motor bayak duit dan punya banyak serep nyawa jadi kalau dia ditilang pak polisi tinggal damai, kalau di tamrak tinggal masuk RS tinggi pilih RS mana wong banayk duit dia.
Negara tanpa aturan rakyatnya tdk mentaati aturan aparat negara yg membuat aturan juga sama.
Pengalaman yang serupa tapi tak sama: Yang Salah Merasa Benar
Jakarta adalah sumber kekacauan negeri ini. Jika ibu kota saja nggak bisa diurus, apakah ia pemerintah mampu ngurus republik yang seluas jalan membentang dari Inggeris ke Iran?