MUNGKIN JUSTRU ANDA SEMUA YANG PINTAR.

Ya, siapa yang disebut orang pintar selain yang doyan jamu? Ahli telematika eh multimedia? Pencipta Blue Energy atawa Banyu Geni? Penyumbat semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo? Permadi, Mama Lauren, Ki Joko Bodo? Saya mencoba merumuskan itu semua gara-gara sebuah liflet tentang bahan pencampur bensin.
Tidak, saya tidak akan berdiskusi soal pendongkrakan nilai oktan atau apalah. Saya terkesan oleh ini: “Ahli roket pun bingung dan perlu berguru ke mereka.” Itulah yang termaktub di sana.
Aha! Ahli roket! Saya ingat ungkapan orang-orang sepuh sewaktu saya kecil untuk menyebut tingkat kepandaian: bisa bikin roket. Ya, roket yang “hanya” langkah lanjutan dari mercon luncur ses-dor itu.
Tapi ungkapan “ahli roket” (dulu: achli roket) itu masih muncul hari ini. Hari yang ketika bloggers menyebut “di zaman Apollo ini…” malah akan mengundang kerut kening. Saya cari “zaman apollo”, “jaman apollo”, dan “abad apollo” (lha kan sudah ganti abad?) di blogsearch ternyata tidak ada. Mungkin saya yang kurang cermat.
Dulu orang pintar dalam masyarakat kita itu hanya dokter, insinyur, dan ahli hukum. Itulah sebabnya sebagian tokoh pergerakan nasional kita berasal dari lulusan sekolah tabib tinggi, ingeneur, dan meester in de rechten.
Ahli filologi, ahli hermeunetika, ahli aktuaria, atau ahli ornitologi secara umum belum dianggap pintar. Paling hanya diakui oleh khalayak ramai maupun sepi sebagai sarjana, pokoknya terpelajar. Iya sih, soal istilah. Kalau “pakar burung” mungkin langsung mematuk peta persepsi orang karena ada kata “pakar” yang mencerminkan ekspertisi.
Jadi, siapa orang pintar kita sekarang ini? Bloggers? Mereka mah orang-orang usil sok tahu, kurang kerjaan pula. :D





next | 03 09 2008 @ 13:47:41
org pintar ituu org yg g bodo. cm skrg byk org bodo ngaku pinter
Sapwani | 31 08 2008 @ 6:41:22
Orang pinter sekarang ini adalah Gusdur karena setiap masalah beliau selalu ngomong gitu ajakok Repot tanpa pikir panjang dengan presiden lainnya ya toh fakta dan sudah teruji….
Prof.Pahri haurgading amt | 30 08 2008 @ 13:36:48
Nomer Hp saya 085251969691
Ahmad syauqi haurgading | 30 08 2008 @ 13:30:54
Yang paling pintar skrg adalh prof.Pahri ahli berbagai macam bidang kesehatan.Ahli pengobatan berbagaimacam penyakit berat langsung sembuh dia
Ahmad syauqi haurgading | 30 08 2008 @ 12:39:44
Walah?Dunia2x……..!Gue juga bingung, bagi kawan-kawan seputar amuntai(Rakha) khususnya haur gading/kawasan lain boleh ngikut.Menurut saya lagi orang pintar itu justru orang indonesia itu sendiri,buktinya negara manapun yang bikin penemuan baru apalah bentuknya bangsa indonesia sudah bisa menirunya.Kita seharusnya bersukur akan kemampuan bangsa kita dibidang mencontek.Moga-moga suatu saat kita penemunya.Amien………
Ahmad syauqi haurgading | 30 08 2008 @ 7:14:27
Menurut pendapat saya orang yang paling pintar sekarang adalah paranormal buktinya dari para artis sampai pejabat mereka rame-rame pergi kedukun yang mereka sebut orang pintar.
Ratu09 | 09 08 2008 @ 1:47:40
Upz pintar apanya dl neh ?
Ronny Salam | 28 07 2008 @ 0:48:46
Orang pinter jaman sekarang adalah orang2 yang:
1. orang yang bisa nipu rakyat
2. orang yang bisa nyuri duit rakyat
Hayo, mau ngomong apa? Ada yang nipu rakyat nggak disini? Hehehe….
Fortynine | 17 07 2008 @ 0:50:31
Yang pintar zaman sekarang? Ya pejabat lah Pak. Sudah banyak yang ketahuan bobroknya, tapi masih anteng saja jadi pejabat.
Sudah banyak terungkap bahwasanya mereka tukang keruk duit negara, eh…. masih banyak juga yang makan duit negara dengan nikmat dan aman.
BARRY | 15 07 2008 @ 19:03:45
Pintar itu kan relatif, ada yang pintar di mata orang lain atau hanya pintar di mata sendiri. Tinggal dipilih.
jamez2789 | 15 07 2008 @ 18:05:21
hmmm pintar slh ga pintar jgua slh..yg penting sedang2 saja dah…dari pada kepintaran repot kebegoan juga repot.:D
sandi | 13 07 2008 @ 17:33:03
Emang penting ngul;as orang pintar.
Kalau dibilang pintar napa? dibilang gak pintar kenapa juga?
Buat jati diri?
fanny | 13 07 2008 @ 6:03:54
Sabtu, 12 Juli 2008
Jika Lapor Polisi, Proses!
Pontianak,- Tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Pontianak AH terhadap Kepala Sekolah SMKN 3 Pontianak, Rahman Har belum berakhir.
Meski kedua pihak secara pribadi sudah saling memaafkan, namun prosesnya secara kelembagaan tetap berlangsung. Jika saja Rahman Har melaporkan kasus ini ke kepolisian, kasus ini juga bisa diproses secara hukum.
Mencuatnya kasus yang mencoreng dunia pendidikan Kota Pontianak ini, ternyata mendapat tanggapan serius dari politisi senayan. Anggota Komisi III DPR RI asal Kalbar, HM Akil Mochtar langsung angkat bicara.
Akil prihatin dengan kasus ini dan meminta kejadian ini diproses lebih lanjut. “Dari sisi kasus, saya lihat ini sudah masuk kategori penganiayaan. Kalau saja ada pengaduan dari korban ke polisi, harus diproses,” kata Akil kepada Pontianak Post kemarin saat dihubungi via telepon.
Kasus ini bermula saat Kepsek SMKN 2 Pontianak ingin melakukan verifikasi dan penandatangan berkas tentang penerimaan siswa baru di kepada Kepala Diknas Kota Pontianak, Senin (7/7). Oleh karena Asmad Sama’ tidak ada di tempat, Rahman Har kemudian berinisiatif menunggu. Tak lama datang AH menegur Rahman yang memarkir sepeda motornya di depan. Merasa bersalah, Rahman lalu minta maaf dan akui kesalahannya. Dan puncaknya, ketika hendak memindahkan sepeda motornya ke parkiran tiba-tiba tamparan didapatkan di pipi kiri Rahman Har dari AH. Bukannya membalas, tapi Rahman hanya merespon agar AH menampar pipi sebelah kanannya lagi. Tapi hal itu tidak dilakukan oleh AH.
Menurut Akil, jika dilihat dari sisi peraturan dan disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), AH harus dijatuhi sanksi disipilin. Akil menambahkan, hal ini tidak sepatutnya dijadikan contoh bagi dunia pendidikan. “Budaya kekerasan di depan umum tidak layak diperlihatkan oleh mereka yang bekerja di lembaga pendidikan. Apalagi kalau di lingkup Diknas,” katanya.
Akil menegaskan, sanksi dispilin dalam PNS bisa dilakukan kepada AH. Bahkan juga bisa berujung kepada pemberhentian. “Penganiayaan kepada seseorang bukan bagian tindakan yang tidak boleh dihukum. Tapi harus dihukum,” katanya.
Ketua Persatuan Guru Untuk Reformasi Pendidikan (Pergerakan), Abriandi, dihubungi secara terpisah mengatakan sudah melakukan pengaduan kepada DPRD kota Pontianak. DPRD lagi-lagi berjanji akan memediasi pertemuan dan akan mengundang walikota Pontianak. “Ini harus ditanggapi serius,” tegasnya.
“Secara kekeluargaan oke. Tapi kalau secara kelembagaan belum. Kalau tuntutan kita tidak dipenuhi, kita akan tempuh jalur hukum,” tambahnya.
Lalu apa yang diinginkan dari Pergerakan sebagai organisasi yang bersimpatik atas kasus ini? “Kita minta walikota memecat AH dari jabatannya. Karena perbuatan itu tidak layak dilakukannya,” tegasnya.
Ketua DPRD Kota Pontianak Gusti Hersan Aslirosa juga menegaskan, tindakan tegas atau pencopotan jabatan memang harus diberikan wali kota terhadap anak buahnya. Ini agar kejadian yang memalukan dunia pendidkan seperti itu tidak terulang kembali.
“Memang tak layak seorang guru ditempeleng (ditampar) oleh oknum pejabat Dinas Pendidikan. Yang jelas lagi, kejadian itu telah mencoreng dunia pendidikan,” kata Hersan.
“Tindakan tegas atau sanksi bisa saja berupa pencopotan jabatan. Itu memang wewenangnya wali kota Pontianak,” tambahnya.(ody)
————
Ini komentar atau posting untuk blog ya? Kopipaste ya? :D
[tyo]
masadrians | 12 07 2008 @ 7:05:45
boleh pintar, asal bermanfaat bagi orang lain
lukman | 11 07 2008 @ 21:08:07
boleh pintar, asal tidak mengaku pintar :D.
kalo banyak orang pintar, pabrik tolak angin pasti udah banyak beredar di dunia
alhakim | 11 07 2008 @ 16:26:35
sekarang emang banyak orang yang keminter :)
eiranda | 11 07 2008 @ 16:06:13
Yang paling pintar blogger,, punya kepandaian beragam.. dari sok tahu, kurang kerjaan, hacker, dan tunggu pengakuan dari pakra berikutnya…
he he he he http://abcarea.com
Affan | 08 07 2008 @ 11:40:59
orang pinter minum tolak angin..
he he he he, nyambungnya di mana ?
idbloghosting | 07 07 2008 @ 6:58:50
kalo orang pintar pasti milih bikin blog di idbloghosting.com. ya kan paman? hihihi. :D
Aa Nata | 06 07 2008 @ 0:06:37
Ahli nyekem :D *ngacirrr :P
radith | 05 07 2008 @ 13:45:27
saya..
pinter ngibul..
pinter boong..
loh sama aja yah?
n_n
gus | 04 07 2008 @ 19:53:02
sungkem saking kawulo alit blogger dari semarang…
“yang pinter adalah SBY. Kok?… lah disaat org2 cirebon hanya mampu beli makanan di pasar kadaluarsa karena ga kuat beli bahan makanan di pasar inpres. Dan disaat banyak org rela bunuh diri sekeluarga di malang dan beberapa di jateng karena ga kuat lagi nguripi, beliaunya masih bisa senyum sana-senyum sini sambil sesekali menggertak lawan politiknya agar gak mrotesi kebijakannya….. Itu berarti pinter tenan kan, pak De?”
piss saking semarang
kecoakdisko | 04 07 2008 @ 10:27:18
salam kenal pakdhe..(melu2 yg dibawah :p)
postny seru2 serius,berisi tp lucu..
nyari orang pintar jmn sekarang susah pakdhe..lha wong pegawai pemerintahanny aja bnyk yg beli ijazah luar negri yg iklanny bnyk d angkot2!setuju ma no 35,kalo nyari yg buodo gampang pakdhe..bnyk bloggers yg ngaku bodo biar terkenal..contone raditya dika..skrng aja kebodoanny wes dbikin 4 buku dan mw dibikin film..
lha yg bikin bingung ki joko bodo kok bisa dbilang pinter?!lha wong beliau wes ngaku mboten pinter..?? :p
piss!!
pramudyaputrautama | 03 07 2008 @ 19:49:37
Orang paling pinter zaman sekarang adalah MEGAWATI SOEKARNOPUTRI …!!!
Gak percaya … ???
Khan menteri-menteri & orang-orang di partainya yang notabene pinter-pinter aja bisa jadi bawahan dia, dia gak lulus kuliah aja bisa jadi presiden, apalagi kalo lulus kuliah. Kurang pinter gimana coba ?
sapimoto | 03 07 2008 @ 15:21:53
Klo dirunut menurut tulisan Anda terdahulu, harusnya tulisan tersebut dirubah menjadi Pakar Roket… :)
dhany | 02 07 2008 @ 20:31:18
roket apa kroket..?
(sambil ngiler…!!)
ebeSS | 02 07 2008 @ 7:33:01
pencerahan penting untuk kita para blogger, pemahaman yang benar adalah ‘pakar burung’ yang rendah hati, ringan tangan dan mau meluangkan waktunya bergaul dengan para blogger . . . ;)
Muhammad IQbal | 01 07 2008 @ 23:29:49
orang yang pintar di jaman sekarang adalah orang yang bisa hidup pada beberapa jaman yang akan datang
jun | 01 07 2008 @ 22:28:15
Apollo, kalau di Kota Solo, adalah salah satu jenis makanan yang dijual di angkringan wedang malam hari alias hik. Bila pengen merasakan nikmatnya apollo versi wedangan Solo itu, Paman Gombal bisa ajak Patih Blontank sang pemilik
http://solo.dagdigdug.com
burhan | 01 07 2008 @ 21:07:52
orang pintar katanya minum tolak*ngin bos. hehehe
lina | 01 07 2008 @ 10:45:22
orang pintar?? kalo di zaman apollo ini paman, ya yang banyak omongnya :D
togog | 01 07 2008 @ 10:42:46
orang paling pinter dunia kayak orang yang bisa nipu orang lain
samsul | 01 07 2008 @ 10:40:58
orang pinter tu yang bisa ngasih tahu kalo dimintain hari baik berdasar weton, ya to paman?
mpokb | 01 07 2008 @ 10:04:01
orang pintar banyak. orang pintar tapi nggak sombong…..????
antown | 01 07 2008 @ 1:13:15
blogger itu banyak idenya, kayak paman tyo yang sangat inspiratif dengan tulisannya
bangpay | 30 06 2008 @ 17:50:49
orang pintar??? banyak… tapi orang pintar ngibul…. :)
mantan kyai | 30 06 2008 @ 16:07:14
orang pintar? pokoknya yang minum tolak angin… oops gak boleh sebut merek yak … *kabur*
Menik | 30 06 2008 @ 12:38:06
abunawas keknya :P
arimurti.com - Freelance Web Designer | 30 06 2008 @ 10:12:38
orang pinter minum ***** angin…ehehehe
Regards,
http://www.arimurti.com - freelance web designer & internet marketing online
oon | 30 06 2008 @ 9:05:45
orang pinter?
yang keminter mah banyak…:p
mas kopdang | 30 06 2008 @ 8:29:12
#39 ngodod
“Pinter itu yang ngerti setiap definisi kata..dan gak pernah nanya definisi”
:P
ngodod | 30 06 2008 @ 8:22:25
pinter itu definisinya seperti gimana…?
Qky | 30 06 2008 @ 7:40:40
kalo kata Iwan Fals… “Orang Pintar tarik subsidi, bayi kami kurang gizi…”
suli_tyo | 29 06 2008 @ 17:14:37
orang pintar adalah orang yang selalu ingat mati, siap akan mati, berbuat untuk tidak mati, tidak memiliki otak yang mati, tidak memiliki perasan yang mati, tidak melakukan perbuatan yang bisa dihukum mati, selalu perduli dangan yang mati, dan berbuat baik sebelum mati dan mati dalam keadaan memperjuangkan agama, mempertahankan keluarga, mencari nafkah yang halal, membela kebenaran serta kestuan bangsa,,,,,,,,,,,,,,,,,mati aku ternyata susah jd orang pintar
doyan begadang | 29 06 2008 @ 16:40:52
jamu Ga li an sing set …
lexi | 29 06 2008 @ 12:34:31
Untung bukan blogger, sehingga tak merasa disentil paman di ending tulisan. Ngomong-ngomong soal orang pintar, zaman sekarang kayaknya susah menemukannya. Lebih mudah menemukan orang bodoh. Pernah buka Blog Sillystupid, tapi isnya sih gak bodoh-bodoh amat
Robert Manurung | 28 06 2008 @ 14:49:42
Bisanya yang suka bertanyalah yang lebih pintar dari yang suka membuat pernyataan.
mynameisnia | 28 06 2008 @ 12:48:42
orang pinter jaman sekarang itu roy surrryyyoooo.. hohohoh.
Rafki RS | 28 06 2008 @ 7:37:52
Orang pintar ya Paman? Sepertinya……????
Cah Jogja | 28 06 2008 @ 0:54:27
Barangkali Iwan Gayo yang bikin “Buku Pintar Senior” dan dicetak ulang puluhan kali. *udah pintar, senior pulak*
Ah, siapapun orang pintar kita sekarang ini; kiranya tak perlu ahli roket untuk menjawabnya, kan? hahaha…
Hedi | 27 06 2008 @ 22:26:26
yang banyak zaman sekarang justru kaum “minteri”
bubba | 27 06 2008 @ 22:05:01
jadi orang yang banyak kerjaannya tidak sama dengan orang pinter pakdhe?
dewifebsuri | 27 06 2008 @ 21:46:09
salam kenal yaaaa..dari Batam euyyyy
prast | 27 06 2008 @ 15:20:11
orang pintas?..
wah jadi inget iklan jamu.. :)
wati | 27 06 2008 @ 15:04:53
Orang pintar adalah orang yang bisa bikin orang lain pintar, berarti orang pintar itu ya Guru.
suprie | 27 06 2008 @ 14:56:11
sepakat! bloger itu usil , yang pintar itu paranormal , makanya mereka disebut orang pintar
sluman slumun slamet | 27 06 2008 @ 13:54:19
blogger iku keminter
:D
kw | 27 06 2008 @ 9:54:14
iya sepakat, blogger! orang-orang pintar sok usil yang selalu fun! ha ha
Sontoloyo « k.a.n.g.t.u.t.u.r | 27 06 2008 @ 9:50:55
[...] Sebagai [...]
kiki | 27 06 2008 @ 8:58:40
mungkin ki joko pinter he he he
edratna | 27 06 2008 @ 8:19:51
Kalau kata gede Prama, kita harus pintar dan pintar-pintar…..
silly | 27 06 2008 @ 7:38:44
Buat saya, org pinter itu paman, bisa bikin cerita serius, tapi lucu :D
Btw, saya sebel baca tulisan terakhirnya.—>>>Jadi, siapa orang pintar kita sekarang ini?… Bloggers? Mereka mah orang-orang usil sok tahu, kurang kerjaan pula.
*
*manyunnnnn*
*ngambek dan memutuskan untuk berhenti jadi blogger*
(kata paman, sambil sebelumnya makan permen pelega tenggorokan, “Emang gue pikirinnnn???”, hahaha… *dipentung paman pake buku pintar Zaman sekarang*)
Mbilung | 27 06 2008 @ 6:06:20
“usil sok tahu, kurang kerjaan”
tiga syarat utama untuk didaulat sebagai pakar?
arhan | 27 06 2008 @ 2:26:35
lha kok bingung?
yg bingung yg bikin roket apa ses dor neh?
*weleh
kwak kwik kwek | 26 06 2008 @ 22:59:29
Tentunya ya pakar telematika kita :)
bukanblogger | 26 06 2008 @ 22:32:05
untung saya bukan blogger…
meski bukan org pintar juga :P
Bagas | 26 06 2008 @ 22:26:41
“Coba cari orang pinter”
bayangan kita pasti sudah ke paranormal, dukun dan sebangsanya :D
bagus | 26 06 2008 @ 20:15:19
kayanya mama lauren ama ki joko bodo deh..sering tuh ngasi statement di TV kalau “teorinya” bener
Donny Verdian | 26 06 2008 @ 20:05:55
Yang pinter? Hmm.. Artalyta Suryani :)
ivn | 26 06 2008 @ 19:02:34
apa beda pinter dan pintar??
SaintPooney | 26 06 2008 @ 18:24:53
pintar dan pinter kadang beda tipis, Paman…
Iis sugianti | 26 06 2008 @ 17:48:39
Busyet deh Paman Tyo, ulasannya selalu detil dan mengena. Bahasa dan slogan jadul ternyata masih laku sampe sekarang ya Paman..mungkin terasa lebih mantab, bombastis untuk mendongkrak penjualan belaka…
Mihael Ellinsworth | 26 06 2008 @ 17:45:28
Pakar yang sering muncul di TV itu nggak termasuk orang pintar, ya ?
Mahendra | 26 06 2008 @ 17:12:24
yang pinter sih harusnya banyak paman…
yang saya tau sih banyak orang yang berlimpah ilmunya
tukang ketik | 26 06 2008 @ 17:11:29
Bloggers? Mereka mah orang-orang usil sok tahu, kurang kerjaan pula. :D
>>> hahaha… bisa aja paman…
anyway, seperti yang paman sering bilang, bahasa itu soal rasa. Kalau Ahli filologi, ahli hermeunetika, ahli aktuaria, atau ahli ornitologi secara umum belum dianggap pintar, berarti rasanya mereka belom pintar bidang ilmu yang lain…
???
mpokb | 26 06 2008 @ 16:58:11
yang saya tahu cuma dua orang dogol penjaga pantai..
iway | 26 06 2008 @ 16:45:44
emang dasar blogger! dah usil, sok tahu, kurang kerjaan pula, nasibbb nasib :D
Abihaha | 26 06 2008 @ 16:42:09
Orang Pintar? Pastinya yang minum ‘Tolak Amien’!
jalansutera | 26 06 2008 @ 16:22:44
mungkin yang bikin liflet itu mengambil dari idiom bahasa inggris: “it’s not rocket science”. nah, yang menguasai ilmu peroketan itu namanya “rocket scientist”. kemudian si pembuat liflet itu menerjemahkan “rocket scientist” itu sebagai “ahli roket”
mas kopdang | 26 06 2008 @ 16:21:25
Bos Eddy, jeng Asih dan Ki Joko Bodo..
itu justru yang paling pinter, Om..