<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Musik-musikan di Era Digital</title>
	<atom:link href="http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/</link>
	<description>catatan ringan angin-anginan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 05:28:30 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: didut</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/comment-page-1/#comment-180570</link>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 21:52:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=690#comment-180570</guid>
		<description>sekarang emmang jamannya donlotan :P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sekarang emmang jamannya donlotan :P</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adit</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/comment-page-1/#comment-180124</link>
		<dc:creator>adit</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 04:03:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=690#comment-180124</guid>
		<description>iya yah bener juga, mengapa produsen ndak mau menjual CD asli dengan harga murah..... dengan begitu bisa bersaing face to face dgn bajakan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya yah bener juga, mengapa produsen ndak mau menjual CD asli dengan harga murah&#8230;.. dengan begitu bisa bersaing face to face dgn bajakan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: seputarbangil</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/comment-page-1/#comment-179965</link>
		<dc:creator>seputarbangil</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 12:07:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=690#comment-179965</guid>
		<description>yang jelas kualitasnya jg beda paman....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang jelas kualitasnya jg beda paman&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Thinkerbelle</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/comment-page-1/#comment-179736</link>
		<dc:creator>Thinkerbelle</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 17:43:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=690#comment-179736</guid>
		<description>Kata produser: Harga ditentukan dari biaya produksi.
Kata trader: ada biaya kirim, biaya pemasaran.
Kata retailer: Kesepakatan! kalau dijual 35 bisa laris, kenapa juga harus mengurangi profit dengan menjual 25?
Kata pembea: harus sesuai banderol!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kata produser: Harga ditentukan dari biaya produksi.<br />
Kata trader: ada biaya kirim, biaya pemasaran.<br />
Kata retailer: Kesepakatan! kalau dijual 35 bisa laris, kenapa juga harus mengurangi profit dengan menjual 25?<br />
Kata pembea: harus sesuai banderol!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/comment-page-1/#comment-179672</link>
		<dc:creator>Ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 13:09:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=690#comment-179672</guid>
		<description>Apa pun jenis pemutar lagu, saya tetap menikmati lagu Rhoma Irama versi jadul. Ada pengatup yang membawa saya ke masa kecil, di mana lagu bang Haji menjadi bagian dari orang kampung mengasup lagu. 

Tapi, sekarang saya juga menikmati Nidji, Keris Patih, Letto agar semakin dekat dengan Isteri. Maklum, beliau tak begitu suka bang Haji. Namanya juga beda generasi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa pun jenis pemutar lagu, saya tetap menikmati lagu Rhoma Irama versi jadul. Ada pengatup yang membawa saya ke masa kecil, di mana lagu bang Haji menjadi bagian dari orang kampung mengasup lagu. </p>
<p>Tapi, sekarang saya juga menikmati Nidji, Keris Patih, Letto agar semakin dekat dengan Isteri. Maklum, beliau tak begitu suka bang Haji. Namanya juga beda generasi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kang boim</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/comment-page-1/#comment-179569</link>
		<dc:creator>kang boim</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 04:06:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=690#comment-179569</guid>
		<description>salam kenal dari waroeng kopi...dan numpang baca2 postingannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal dari waroeng kopi&#8230;dan numpang baca2 postingannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kw</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/comment-page-1/#comment-179552</link>
		<dc:creator>kw</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 02:04:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=690#comment-179552</guid>
		<description>cd suaranya lebih &quot;jernih&quot;, kaset rawan ruwet pitanya :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cd suaranya lebih &#8220;jernih&#8221;, kaset rawan ruwet pitanya :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adinoto</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/comment-page-1/#comment-179539</link>
		<dc:creator>adinoto</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 00:11:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=690#comment-179539</guid>
		<description>itulah paman, jaman sudah berubah jauh tapi sebagian pemain industri masih pingin menikmati margin gaya lama. :D

aneh memang cd musik ini, lah dvd video aja harganya turun, cd musik dari dulu di amrik ya tetep aja 25 dolaran :D

om setip pernah ngider mensuarakan ini agar jadi diterima jualan kolektif musik by choice (dalam satu album kan semua lagu suka, kenapa musti bayar 25 dolar), tapi jualan satuan dengan harga 2 dolaran (sekarang 1 dolaran). tadinya diketawain sekarang terbukti bisnis sukses markajir 3 juta donlot semalem (= 3 juta dolar, sweeeet!), karena orang iseng mo ngeclick duit segitu dianggap ga terasa/alias murah. nah buat di indo rasanya 1 dolar pun masih mahal, kalo dibikin 1000 perakan mungkin orang mulai berbondong-bondong beli, kalo ga ya, mending glodok edition aja lebih jelas murah dan ga semaput keringetan nunggu downloadnya.

---

&lt;em&gt;memang itu moral ceritanya: dvd orisinal bisa turun harga habis-habisan, tapi cd musik (di toko indonesia), bisa diskon 50% itu jarang, kecuali dari jenis yang gak laku! :D
ty&lt;/em&gt;o</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itulah paman, jaman sudah berubah jauh tapi sebagian pemain industri masih pingin menikmati margin gaya lama. :D</p>
<p>aneh memang cd musik ini, lah dvd video aja harganya turun, cd musik dari dulu di amrik ya tetep aja 25 dolaran :D</p>
<p>om setip pernah ngider mensuarakan ini agar jadi diterima jualan kolektif musik by choice (dalam satu album kan semua lagu suka, kenapa musti bayar 25 dolar), tapi jualan satuan dengan harga 2 dolaran (sekarang 1 dolaran). tadinya diketawain sekarang terbukti bisnis sukses markajir 3 juta donlot semalem (= 3 juta dolar, sweeeet!), karena orang iseng mo ngeclick duit segitu dianggap ga terasa/alias murah. nah buat di indo rasanya 1 dolar pun masih mahal, kalo dibikin 1000 perakan mungkin orang mulai berbondong-bondong beli, kalo ga ya, mending glodok edition aja lebih jelas murah dan ga semaput keringetan nunggu downloadnya.</p>
<p>&#8212;</p>
<p><em>memang itu moral ceritanya: dvd orisinal bisa turun harga habis-habisan, tapi cd musik (di toko indonesia), bisa diskon 50% itu jarang, kecuali dari jenis yang gak laku! :D<br />
ty</em>o</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cK</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/comment-page-1/#comment-179446</link>
		<dc:creator>cK</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 14:02:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=690#comment-179446</guid>
		<description>karena CD lebih tahan lama daripada kaset. kalo kaset, cepet melempem...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>karena CD lebih tahan lama daripada kaset. kalo kaset, cepet melempem&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bootdir</title>
		<link>http://blogombal.org/2008/07/18/musik-musikan-di-era-digital/comment-page-1/#comment-179429</link>
		<dc:creator>bootdir</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 12:36:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=690#comment-179429</guid>
		<description>Jawabannya sama dengan jawaban pertanyaan: mengapa harga barang di bandara lebih mahal drpd di tempat lain?
Soal pajak dan sewa tempat hanya dalih, sebenarnya hanya karena orang yang naik pesawat dianggap (lebih) kaya.
Konon hal semacam itu hanya terjadi di Indonesia. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jawabannya sama dengan jawaban pertanyaan: mengapa harga barang di bandara lebih mahal drpd di tempat lain?<br />
Soal pajak dan sewa tempat hanya dalih, sebenarnya hanya karena orang yang naik pesawat dianggap (lebih) kaya.<br />
Konon hal semacam itu hanya terjadi di Indonesia. :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

