Indonesia: Republik Pribumi Dahsyat
AKHIRNYA YA JALANI SAJA…

CD kompilasi MP3 milik seorang karyawan sebuah kantor itu menarik perhatian saya. Judulnya Pribumi Dahsyat!!! (iya, pakai tiga pentungan). Isinya ya kumpulan album sejumlah artis musik Indonesia, termasuk ST12 dan Dewiq. Maka Jumat sore kemarin itu saya tersadarkan oleh satu isu lama: pribumi. Siapa itu pribumi atau bumiput(e)ra?
Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan pribumi sebagai “penghuni asli; yang berasal dari tempat yang bersangkutan”. Adapun bumiputra adalah “anak negeri; penduduk asli”. Kita tahu, istilah kedua ini menjadi nama sebuah maskapai asuransi.
Ya, ya, ya. Mari kita becermin kepada keseharian kita. Pribumi adalah non-Cina dan nonpribumi adalah Cina. Keturunan Arab, Belanda, dan India jarang disebut “nonpri”. Misalnya ada orang Jawa berkewarganegaraan Suriname atau Kaledonia Baru, dan bermukim di Indonesia, dia tak dianggap sebagai nonpri.
Keturunan Cina di Benteng (Tangerang) atau Singkawang, biarpun sudah lima generasi di sana, tetap dianggap nonpri. Adapun pendatang dari Kaliangkrik, Jawa Tengah, yang baru seminggu memasang antena BTS di luar Pontianak, tetap berlabel pribumi.
Milik pribumi. Ingat? Dua kata itu pernah menjadi mantera penyelamat saat kerusuhan rasial. Tembang pribumi? Entahlah. Mungkin sekadar gagah-gagahan, atau nyeleneh, tanpa landasan chavinistis.
Karya anak bangsa? Tak ada hubungannya dengan isu pri dan nonpri. Tapi istilah anak bangsa, bagi sebagian orang, memberi sugesti kuat untuk mengatasi inferioritas di tengah persaingan mondial. Sesuatu yang bagus dan bermanfaat, tapi bukan bikinan orang Indonesia, mungkin akan disebut sebagai karya anak bangsat.
Aku, kamu, kita, kami, mereka. Itu bagian dari kesadaran manusia terhadap keberadaan dirinya di tengah manusia lain.
Lantas bagaimana kita meletakkan produk bajakan cap Pribumi Dahsyat!!! itu? Sayang saya tak kenal siapa peramunya untuk menanya alasannya.
Bisa jadi alasannya cuma hahahihi. Toh yang termasuk dalam jaringan distribusinya (dan mungkin juga produksinya) adalah toko-toko milik keturunan Cina.
Persetan dengan pertengkaran soal makna. Pokoknya jualan. Yang penting menghibur. Pincang atau adil, nyaman atau menyakitkan, terima saja apa adanya. Jangan menarik soal terlalu jauh, sampai membawa-bawa nama Liem Koen Hian, Tan Eng Hoa, Oey Tiang Tjoe, Oey Tjong Hauw, dan Jap Tjwan Bin. Mereka itu lima dari 62 orang anggota BPUPKI.
Dirgahayu Indonesia!
22 Responses to Indonesia: Republik Pribumi Dahsyat
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @PamanTyo Paman, kenapa di Crome blognya paman contains malware ya? May 24, 2012 metropulutan (Kom. Bloger Salatiga)
- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Harley-Davidson and the Malioboro Man
December 8, 2006 by AntyoNGGAK SIRIK, NGGAK DIRUGIKAN, TAPI…
Setiap kali memasuki warung bakmi jawa milik wong Gunungkidul di Jakarta itu tetamu tercegat oleh sebuah Harley-Davidson Heritage Softail milik juragan warung. Motor gede itu tanpa penunggang. Berdiri di atas pentas kecil setinggi sekitar 30 cm. Tepat menghadap ke pintu kaca. Sebagian orang bilang, itu pamer.
Lho, apa salahnya [...]
Recent Comments
Romi Julio Rahman» sangat memukau sekali artikel anda
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Masa iya sih motor baru Shogun RR bisa dihematkan 47,5% hanya dengan oxyhydrogen?
Produk kami telah dimuat di tabloid otomotif dan majalah motor, berikut beritanya, tks.
Rekan, dengan semakin lama mendalami pembuatan hidrogen boster untuk irit bbm (bahan bakar minyak), efisien (penghemat energi), alat ini berupa Hidrogen HHO fuel saver hydrogen energy generator cell kit accelerator sistem plate buatan Indonesia bisa digunakan di mesin bensin & diesel.
Info Produk hydrogen booster/ boster hidrogen/ hho generator aDHydro di majalah MOTOR Hydrogen Booster terbukti meningkatkan performa mesin, dengan cara menambah pasokan zat hydrogen ke dalam ruang bakar. Maka salah satu diantaranya yang diklaim berhasil adalah produk lansiran ADHYDRO ini. Ini adalah produk kedua yang telah mengalami penyempurnaan dan mengusung kelebihan non boiling point, dan mampu menghasilkan lebih banyak hidrogen buat mesin.Alat ini hanya menggunakan media air murni (air “AQUA”), yang dimasukkan ke dalam tabung yang tersedia. Lalu air tersebut akan mengalami pengaliran aliran listrik pada elemen yang tersedia di dalamnya, yang otomatis akan menghasilkan gas hidrogen. Pemasangannya pun cukup mudah, karena seudah berbentuk paket. Hanya tinggal sambungkan ke intake manifold.Oh ya, selain keuntungan peningkatan performa yang signifikan, ternyata pemakaian hidrogen booster ADHYDRO ini, diklaim mampu mengefisienkan pemakaian bahan bakar yang berimbas pada lungsuran gas buang yang lebih bersahabat. Bahkan asap knalpot pun tercium seperti uap rebusan air. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan kontak penjualnya!
pengiritbbm.blogspot. c o m/2008/12/adhydro-static-mobil-di-majalah-motor. h t m l
pengiritbbm.blogspot. c o m/2008/12/adhydro-hho-variable-motor-di-tabloid. h t m l
pengiritbbm.blogspot. c o m
Mau nanya nih, Apa yg disebut dgn orang pribumi atau penduduk asli itu adalah orang yg tumbuh dari tanah di daerah tsb atau orang yg jatuh dari langit ke daerah tsb ?
Kalau pendapat saya semua manusia adalah pendatang dan asal usul manusia adalah keturunan Adam yg turun dari surga.
Jadi Adam sendiri ke bumi ini sebagai pendatang bukan sebagai pribumi.
Lain dgn pendapat orang2 yg merasa dirinya keturunan hanoman alias monyet.
Haha,bodoh aja yang masih kebawa2 politik adu domba penjajah bangsa kita.udah zaman baheula,masih aja kena efeknya.jangan saling menyalahkan karena semua punya peranan.
Sekarang saatnya melihat ke-INDONESIA-an kalau mau bangsa ini maju.biar kita maju!
Jangan jadikan semangat kebangsaan cuma pelajaran PPKN yang menyebalkan.
Semangaat!
-duh,udah kayak politikus ngomongnya.hiiy!
@mas kopdang:
emangnya si jawa nggak pernah jualan di pasar? emangnya si cina nggak pernah belanja di pasar? syapa yang tuan n syapa pembelinya? dasar rasis, rasisme koq dipiara.. tanya kenapa??
kalo si cina miskin dibilang : salah sendiri kenapa miskin?! kasian deh loe!
kalo si cina kaya : pasti hasil korupsi!
pikiran loe emang sempit.. emangnya orang jawa nggak ada yg bawa laptop? meremehkan..
@mantan kyai: anda salah minum obat ya? mendadak jadi bayi? oe oe terus.. nyindir ato apa nih??
China dan Jawa ndak bisa ketemu Om.
Agama, relatif beda. Pas di pasar, si Cina malah jadi Tuan, dan si Jawa jadi jongos atau pembelinya.
ruang pertemuan atau waktu pertemuan dalam satu level di mana?
ya cuma di Busway doank..
tapi bawaannya tetep beda. si Cina bawa tas jinjing laptop, si Jawa bawa kresek dengan perkakas pertukangan…
Dulu emang bisa, karena ada tempat ..lha sekarang, yang mau kayak Pak Kwik atau Bu Mari siapa?
SETUJU PAMAN!!
Yang suku tionghoa aja kadang lebih nasionalis daripada suka Jawa..
aku baru ngerasa tionghoa di jawa ini malah ga bisa bahasa cina..
di medan malah ga mau bahasa Indonesia..aneh..
oe cinta ni lepublik… oe juga ikut beljuang menghalumkan nama bangsa … oe juga olang indonesia …. :D
tapi rasanya itu sudah berlalu ketika Orde Basi koit paman..tapi jujur,ada juga sebagian dari kita – yg dulu disebut nonpribumi itu – membuat tirani sendiri dengan tidak mau berbaur..CMIIW..
Apakah masih pantas kita mempersoalkan pribumi dan non-pribumi? saatnya kita membangun INDONESIA, bukan begitu, paman?
Republik Pribumi Dahsyat … ada-ada aja
M E R D E K A….
belkiballah bendelaku… *gdubraaak* €
Padahal…berapa persenkah penduduk asli pribumi di Indonesia paman? Jangan-jangan sayapun udah campuran, tapi tak jelas campurannya seperti apa….
Merdeka.. eh atau terlalu merdeka sehingga bisa membajak kemerdekaan orang lain dalam seni dan karya ?
Wah, paman menulis topik yang paling saya gemari. Karena saya capek dibilang bukan pribumi padahal saya sudah berada di Indonesia sejak bayi. Masalahnya, kenapa yang dari negeri selain cina ga dibilang non pribumi?????
Tidak adil… tidak adil… *sambil mengepalkan tangan dan memukul udara*
hihihihihihi… Makasih paman, sudah mengangkat topik ini
pribumi? kebangsaan kok jadi bahan jualan :d
Dasar priMATA
Bukankah nenek moyang bangsa Indonesia adalah pendatang juga?
Apalah arti sebuah nama? Biarpun disebut non pribumi. Kita bangga kok jadi orang Indonesia. Hik.
hihihi hebad ya pribumi :-D
masih pantasakah kita mempersoalkan pribumi dan non-pribumi paman? saatnya kita membangun indonesia, bukan begitu paman?
Di Bandung sentra-sentra MP3 lagi ramai dirazia. Kosong melompong. Mesti gara-gara ditumpangi oknum pedagang jualan cakram ‘dewasa’.