Anak Blog
paman tyo

PAMAN TYO. Antyo Rentjoko, Tyo, Masé. Ayah dari dua putri dan suami dari satu istri. Bermukim di Pondokgede, Jawa Barat. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tanpa mengenal tenggat. » KONTAK



berbagi





google
yahoo
bing

Putih itu Cantik

Selasa, 09 September 2008 @ 15:15 | Umum

ANDA SETUJU? JUJURLAH… ;)

kartu pengukur kecerahan kulit dari ponds

Di depan TV, lelaki itu bergumam, “Kalau saja setiap kali kita keluar, semua wanita yang kita jumpai seperti itu…” Matanya menatap tayangan iklan Pond’s yang menampilkan entah berapa banyak wanita cantik yang berkulit terang. Itu sama saja mengkhayalkan setiap wanita (muda) adalah alumnae Pond’s Institute. :D

Putih. Cantik. Itulah mantera industri. Tak hanya mata rantai industri kosmetika melainkan juga sektor lainnya. Lihat saja model iklan mobil, ponsel, dan… SPG di pameran.

Putih itu cantik. Cantik itu putih. Tak semua orang setuju. Olok-olok sembarangan bilang, “Yang nggak setuju biasanya yang nggak berkulit putih.”

Adapun bentuk perlawanan, dari “black is beautiful” sampai “gendut juga tetap cantik”, menurut pengolok-olok itu hanya diamini oleh kaum yang terbela. Mungkin serupa dengan pembenar dan penghibur diri, “Botak itu macho“. Padahal kalau diberi kesempatan lagi jadi gondrong mungkin si botak akan memanjangkan rambutnya.

Tentu saya tak menyamaratakan industri kecantikan. Toh dunia fashion pernah punya Naomi Campbell dan Iman Abdul Majid. Industri kosmetika punya The Body Shop yang mencoba meyakinkan setiap wanita bahwa masing-masing itu cantik meskipun tidak putih dan tidak langsing.

Namun yang terjadi, arus industri (yang nota bene sangat patriarkal?) tetap mendiktekan standar kecantikan. Kalau mendorong wanita untuk memperputih kulit dianggap kasar dan tak mendidik, maka atas nama nilai universal “kulit halus dan sehat” pun bolehlah.

kartu pengukur kecerahan kulit dari ponds

Salah satu cara meyakinkan ya dengan menyebarkan kartu pengukur “keterangan” (atau “kegelapan”) kulit. Artinya itu soal warna, soal tone. Karton yang sama tidak dirancang untuk mengukur tekstur baik untuk kehalusan maupun kekasaran kulit. Mungkin cetakan tertolak — akibat pencampuran tinta yang salah sehingga warnanya terang — malah bisa menghibur.

Sebagai penutup, saya mau tanya. Apapun warna kulit Anda, jika Anda pria lebih suka wanita berkulit terang atau gelap?

Jika Anda wanita? ;)

—-

Bonus:

+ Rezeki Ndut
+ Intervensi negara terhadap kerempengisme
+ Layanan untuk payudara

Ada 83 komentar | trackback | Depan

masoglek

#83

ahmad fathoni | 21 12 2009 @ 1.39.41

ya kalo dipaksakan seperti itu; putih itu cantik ya nggak setuju lah! liat yg cantikpun lama lama biasa aja (istilah seriusnya efek sensitisasi)
lagipula cw cantik buanyuak! muacem muacem! yg penting; jangan ada yg memaksakan seleranya baik secara kasar atau halus kayak iklan itu!
emang brengsek tuh iklan!
trims deh pak tyo atas isunya!
yoi banget! dan buat komentator komentator….tu yg lucu lucu
koq pas ya! saya suka..thanks

dn buat hahha #81; emang bener!
saya sekarang di doha, kerja di hotel…
itu orang orang eropa dn amerika..
berjemurnya gila! parah! saya kesakitan nahan sinar matahari; mereka ada yg malah tidur berjam jam berjemur! gak pake baju cuman kolor doang!

by the way, di oprah show, pernah ada segmen perempuan yg kena kanker kulit gara gara keseringan berjemur terobsesi kulit coklat. dia nasehatin cw amerika lainnya, sukuri aja apa adanya.. yg penting SEHAT,… (sebenernya dari saya, soalnya saya lupa dia ngomong apa; shownya udah kapan tau, tapi benang merah tontonannyua gitu! YG PENTING SEHAT)


#82

info usaha | 20 10 2009 @ 10.05.49

:) saya suka yang Bos, tapi sawo mateng jg gapapa asal hidup… :D


#81

hahha | 20 04 2009 @ 9.58.09

Di AS-Eropa wanita kulit cokelat Latin dan keturunan Afrika tetap berkulit cokelat dan hitam karena di AS-Eropa kulit cokelat dianggap bagus. Di AS-Eropa sedang marak salon pencokelat kulit. Di AS-Eropa banyak wanita kulit putih rambut blondie-mata biru yang kulitnya jadi cokelat karena salon. Menurut wikipedia ada 30 Juta wanita kulit putih AS pelanggan 50 Ribu salon pencokelat kulit dengan nilai pasar Rp. 50 Trilliun setahun. Miss Universe 2006 Zuleyka Rivera, Miss USA 2007-2008 Rachel Smith-Crsytle Stewart adalah wanita kulit hitam. 90% pria AS kulit putih, 10% pria kulit hitam Barack Obama jadi Presiden AS karena dianggap tampan wanita kulit putih AS di California, New York, Florida dan Ohio. Di Bali banyak wanita kulit putih-blondie AS-Eropa jadi pacar pria Indonesia kulit cokelat, karena bosan dengan 1 Milliar pria kulit putih AS-Eropa yang lebih putih dari pria kulit putih Indonesia. Iklan krim pemutih kulit pakai wanita kulit putih yang tinggi, seksi, bentuk wajah menarik hingga kulit putih terkesan bagus. Orang kulit putih Indonesia yang pendek, kurus atau gemuk, wajahnya jelek, tonggos, jerawatan tidak ditampilkan di Televisi untuk menjaga citra kulit putih. Wanita kulit putih-blondie AS berkulit kecokelatan karena salon pencokelat lebih manis dari wanita Indonesia pakai pemutih yang pucat. Artis kulit hitam-cokelat AS Leona Lewis-Eva Mendez lebih cantik dari artis kulit putih Indonesia.
Pembunuhan karakter dimulai ketika AS-Eropa melalui film Holywood secara sepihak menetapkan dan mempromosikan fisik makhluk Tuhan yang bagus adalah fisik kulit putih-hidung besar ala Keanu Reeves-Angelina Jolie dengan bantuan fashion, kosmetik, beragam skenario romantis yang intinya pemujaan fisik kulit putih-hidung besar. Ini sebenarnya berbau penipuan terbesar sepanjang sejarah umat manusia, karena jika kita pergi ke AS-Eropa kita akan melihat 1,5 Milliar warga Amerika-Eropa fisiknya ternyata berkulit putih-hidung besar mirip Keanu Reeves-Angelina Jolie. Fisik kulit putih-hidung besar sebenarnya biasa dan pasaran di Jalanan AS-Eropa. Fisik kulit putih-hidung besar Richard Kevin-Christian Sugiono terlihat menarik bagi warga Indonesia karena jarang di Indonesia. Di AS-Eropa fisik kulit-hidung besar Richard Kevin-Christian Sugiono-Cinta Laura dianggap jelek dan pasaran. Perasaan wanita AS-Eropa melihat pria kulit putih-hidung besar seperti Andrew White sebenarnya sama dengan perasaan wanita Indonesia melihat pria kulit cokelat-hidung kecil Thukul. Jika di Indonesia fisik kulit cokelat-hidung kecil dianggap biasa dan ndeso karena identik dengan wajah buruh, sopir angkot, preman, pengemis, orang kampung maka di Amerika-Eropa kita akan melihat 500 Juta buruh, sopir angkot, penjahat, pengemis dan orang kampung berkulit putih-hidung besar mirip Richard Kevin-Andrew White-Mike Lewis-Christian Sugiono. Kalau Tom Cruise tampan AS-Eropa 1 jam runtuh karena semua wanita AS-Eropa mengejar 200 Juta Buruh Amerika-Eropa yang semuanya berkulit putih-hidung besar mirip Tom Cruise. Sepakbola Eropa di Televisi, saat pemain bola yang dianggap tampan mencetak gol, ada belasan ribu suporter telanjang semuanya pria kulit putih-hidung besar mirip pemain bola pencetak gol. Karena rasisme warga Amerika-Eropa memuji fisiknya sendiri bagus di media. Film Holywood memuji fisik kulit putih-hidung besar karena mirip 4 Juta tentara AS, Media Indonesia harus mendukung kulit cokelat karena mirip 400.000 TNI. Film Holywood yang mempromosikan pria kulit putih tampan seperti Tom Cruise dilempar ke Negara yang mayoritas pria kulit cokelat seperti Indonesia, India, Afrika, Amerika Latin, Arab Saudi, Kuwait, Oman sementara film Holywood yang mempromosikan pria kulit hitam-cokelat tampan seperti Will Smith-Dwayne Johnson dilempar ke Negara yang mayoritas pria kulit putih seperti Rusia, Eropa Timur, Palestina, Afghanistan, Iran, Iraq, Argentina, China, Jepang. Karena film Holywood memanfaatkan efek psikologis suatu negara yang penduduknya mayoritas pria kulit putih termasuk pengemis dan gelandangan, wanitanya pasti bosan melihat pria kulit putih dan suka dengan pria kulit gelap, di Negara mayoritas pria kulit cokelat tentu pria kulit putih terlihat menarik. Itu sebabnya Agen CIA di Indonesia-Afrika-India adalah pria kulit putih. Di Rusia-Polandia-Iran-Korut-China yang dikirim Agen CIA kulit gelap.
Kenapa Donat JCo warna cokelat-hitam lebih laris daripada Donat JCo warna putih putih ? Karena Warna cokelat-hitam terlihat lebih menggemaskan dan manis daripada warna putih. Donat JCo warna cokelat simbol dari kulit cokelat-hitam dan Donat JCo warna putih simbol dari kulit putih. Dahulu tanpa televisi, manusia secara ALAMI lebih menyukai kulit cokelat-hitam karena seksi dan manis daripada kulit putih yang aneh dan hambar. Jaman dahulu Ratu, Nabi berpredikat tampan-cantik itu berkulit cokelat seperti Shifa/Balqis istri Nabi Sulaiman, Cleopatra, Nabi Yusuf. Tanpa promosi televisi Kulit cokelat-hitam manis seperti warna brownies, silverqueen, muffin, roti Boi, untuk seks tidak cepat bosan, tahan cuaca, anti penyakit kulit, awet muda tidak cepat keriput. Kue Brownies dan Black Forest dari Eropa lezat manis dari kata Brown dan Black simbol pria-wanita berkulit cokelat-hitam manis.
Warga AS-Eropa melihat kulit cokelat sama seperti orang Indonesia melihat kulit putih. Warga AS-Eropa jenuh dan bosan melihat kulit putih-hidung besar karena 90% warga AS-Eropa berkulit putih-hidung besar, minoritas kulit cokelat-hitam terlihat seksi, tampan-cantik, menarik. 500 Juta warga AS-Eropa berkulit putih-hidung besar menjadi orang miskin-desa, pengangguran, supoter, gelandangan, pengemis, pekerja kasar, 3 juta narapidana, pasien rumah sakit jiwa jadi citra kulit putih-hidung besar buruk. Citra kulit cokelat bagus karena Penyanyi kulit cokelat-hitam mendominasi musik AS-Eropa, Basket olahraga favorit AS 90% atletnya kulit hitam, Pemain bola terhebat adalah kulit cokelat-hitam Brazil, Prancis, Afrika, Atletik penyumbang medali terbanyak di Olimpiade adalah kulit hitam warga AS, Oprah Winfrey kulit hitam selebritis terkaya di AS. Pendapatan menengah kulit hitam naik lebih pesat dari kulit putih Amerika. Di AS jumlah etnis India dibawah 5% dari populasi AS tetapi lebih dari 20% Ilmuwan, Peneliti NASA dan Profesional perusahaan teknologi, keuangan dan farmasi di AS adalah orang India berkulit cokelat sederhana dan istri mereka wanita kulit putih-blondie AS kaya raya yang sudah berkulit kecokelatan karena salon dan spa.
Tiap musim liburan jutaan wanita bule AS-Eropa berlibur ke pantai tropis Hawaii, St Tropaz Eropa, Kuta Bali berjemur matahari demi kulit cokelat dan cari kekasih pria kulit cokelat karena seksi dan cute. 25% populasi artis film, artis TV, bintang iklan dan model AS-Eropa adalah warga berkulit hitam padahal populasi warga berkulit hitam hanya 12,5% penduduk AS-Eropa. 50% Artis kulit putih seperti Lindsay Loohan, Britney Spears, Nicholas Cage, Jessica Alba, Paris Hilton, Pamela Anderson, Tom Cruise sudah berkulit kecokelatan karena pakai krim pencokelat kulit mocca. Di Internet search “tanning” ada tren sejak Tahun 1970 wanita kulit putih AS-Eropa ke salon tanning pencoklat kulit. Bandingkan warna kulit wanita selebritis-kaum kaya AS-Eropa pasti kadar keputihannya berkurang jadi semu kecokelatan dibandingkan wanita AS-Eropa biasa yang berkulit putih pucat itu karena krim kulit cokelat dan berlibur ke tempat tropis biayanya mahal. Miss Inggris Danielle Lloyd kulit putih-blondie jadi kulit cokelat karena salon dan pacar Marcus Bent pemain bola kulit hitam miskin. Di TV Sepakbola Eropa, Miss USA, James Bond, Baywatch, Film Holywood Trans TV-TV7, Acara Berita CNN Pemainnya atlet, artis, presenter berkulit putih semu kecokelatan. Banyak wanita kulit putih-blondie AS-Eropa menikahi pria kulit cokelat-hitam. Seperti artis kaya Heidi Klum-penyanyi miskin Seal, supermodel Adriana Sklenarikova-pengangguran Christian Karembeu, borjuis Ellie Nordegreen-pegolf Tiger Woods, penyanyi Mariah Carey-Nick Cannon.
Di AS-Eropa Leonardo Di Caprio, Keanu Reeves, Britney Spears, Angelina Jolie, Maria Sharapova, David Beckham adalah fisik biasa, pasaran dan mudah ditemui di jalanan AS-Eropa, mereka disebut tampan-cantik karena punya prestasi musik, film, dan olahraga. AS-Eropa menghargai fisik kulit putih khas bangsanya sendiri walau sebenarnya sudah biasa. Namun dipilih yang seksi, tinggi atletis, bentuk wajah bagus, punya prestasi, dipoles fashion, kosmetik pencoklat kulit. Artis AS-Eropa kulit cokelat-hitam yang sebenarnya disukai publik AS-Eropa seperti : Halle Berry, Will Smith, Beyonce Knowles, Craig David, Jamie Foxx, Jennifer Lopez, Eva Mendes, Eva Longoria, Rihanna, Leona Lewis dan dibayar Rp. 10 Milliar per bulan, menikahi wanita bule AS-Eropa payudara besar, rambut blondie, pakai krim pencoklat kulit. Pria kulit putih tanpa prestasi dianggap jelek di AS-Eropa kabur ke Indonesia jadi artis Blasteran Indonesia dibayar Rp. 100 Juta per bulan dan menikahi wanita Indonesia pakai pemutih, rambut hitam.
Pemerintah Indonesia bisa mencontoh pemerintah China, dulu etnis China dan orang kulit hitam di Amerika Serikat adalah budak pembangunan rel dan jalan namun pada akhirnya orang kulit hitam AS bisa melejit jadi jutawan mendominasi Pemerintahan AS, pengacara, artis, model sampai pemain basket sementara etnis China masih miskin dan banyak yang menjadi pengemis di AS, lebih parah lagi Etnis Latin dan India berkulit cokelat yang berstatus pendatang langsung bisa jadi eksekutif perusahaan. Setelah diselidiki ternyata karena fisik kulit cokelat-hitam Afrika, India, Latin bertebaran di Film Holywood, Telenovela dan wanita kulit cokelat-hitam Latin-India sering menang Miss Universe-Miss World, fisik orang China tidak ada yang jadi artis-model Holywood dan wanita China belum pernah menang Miss Universe-Miss World. Fisik etnis China dianggap biasa oleh orang China di negaranya sendiri karena semua 1,5 Milliar penduduknya berkulit putih-hidung kecil-mata sipit termasuk gelandangan, pengemis, buruh, petani, tentara dan orang China suka fisik orang Amerika-Eropa yang kulit putih-hidung besar-mata besar karena dipromosikan film Holywood dan fisik itu jarang di Negara China sehingga terlihat menggemaskan. Akhirnya orang China tahu bahwa fisik kulit putih-hidung-besar adalah pasaran di Amerika-Eropa. Akhirnya pemerintah China mempromosikan fisik Etnis China melalui film mandarin mirip skenario film Holywood, tetapi pemeran si tampan-cantik diganti fisik kulit putih-hidung kecil-mata sipit ala Jet Lee-Gong Li mirip fisik 1,5 Milliar orang China.

Byuh, ini sih posting blog :D
Terima kasih.
/tyo/


#80

Maximillian | 12 03 2009 @ 6.49.04

Putih itu cantik dan hitam itu manis.

Benar kan, Paman ? Damai ^_^

hitam cantik juga boleh kan?
/tyo


#79

regina | 06 03 2009 @ 13.58.43

hei kalian orang kampung! gw cewek cantik putih bersih! gw ratu! banyak cowok suka gw! kalian semua item jelek dan bodoh!

lho?
/tyo/


#78

meong | 02 03 2009 @ 15.39.11

jadi inget alek wek
:)

dia supermodel langganan perancang2 kelas dunia macam karl lagerfeld, dll.


#77

antowi | 03 11 2008 @ 16.52.56

Simbah saya sudah biasa mandi’in yang putih-putih,

wong beliau memang ngingu sapi kok….!


#76

adinoto | 01 10 2008 @ 17.40.39

hanny | 14 09 2008 @ 11:01:57

putih boleh hitam boleh, asal jangan putih tutul-tutul hitam atau hitam tutul-tutul putih…

-> Hahaha kalo warna kulit ga ngaruh dong buat cewe ya han? kalo gitu apa yang ngaruh :D paman tyo penasaran tuh (bilang aja gua juga) hahahaha


#75

titiw | 23 09 2008 @ 12.38.54

Hyahahhaha.. aku dasarnya lumayan putih nih paman, tapi sejak kerja jadi agak item. Nah pacar saya malah makin menggilai saya tuh, heheheh.. Katanya doi, dia gak bisa ngelihat cewek sexually attractive kalo kulitnya putih..


#74

ambar | 20 09 2008 @ 1.58.35

paman, itulah perempuan. mau saja dibuat imej seperti itu. Feminimitas lebih kepada kepuasan bagi laki-laki (agar dipandang cantik, dapet jodoh, laku di dunia kerja) sedangkan maskulinitas (cowok bebersih) adalah bentuk ego bagi dirinya sendiri.

Well, jadi nilai kompetisi sesama perempuan itu yang dimainkan disini. Siapa yang lebih ‘cantik’ bakal sukses hidupnya :)


#73

venus | 17 09 2008 @ 1.46.19

gak pengen kulit yang lebih terang. gak suka juga dengan laki2 berkulit terang. :D

*hoh, paman postingannya provokatif iniii…*


#72

djancoek | 16 09 2008 @ 12.26.43

dunia sudah terbalik ya.
orang eropa yg notabene berkulit terang mau jadi sawo matang (tanned), orang asia malah berlomba2 untuk tambah putih…

iklan ponds dan sejenisnya menyesatkan.
seakan2 cowo menilai cewe hanya dari warna kulitnya.
lha atribut lain spt intelligence, karakter, dll dikemanakan? hello?


#71

nonadita | 15 09 2008 @ 13.31.35

@ CatShade
Setuju. Itu juga yang saya tahu dan saya tulis di blog saya, bahwa di eropa justru yang hitam itu dianggap keren karena tajir bisa liburan

Lah di sini, cewek2 item karena siang2nya dagang asongan..


#70

mbelGedez™ | 15 09 2008 @ 4.05.57

Sayah pikir cewek item ndak papa kok paman….

Nyang penting kita nyender beton. Dijamin 7 turunan 9 tanjakan kita makan enak tidur nyenyak….

*** matre mode: ON ***


#69

Catshade | 15 09 2008 @ 0.06.29

Buat saya, warna kulit tidak masalah. Masih banyak hal-hal fisik (dan lebih superfisial) dari wanita yang lebih saya prioritaskan :P

Btw, seperti yang pernah saya komentari di blognya Yari NK, kulit putih di indonesia ini dianggap superior karena secara implisit juga menunjukkan status sosial dan ekonomi si empunya kulit yang lebih moncer dibanding si kulit coklat.

Makanya di negara-negara 4 musim, kulit coklat justru dianggap lebih superior karena menandakan bahwa si empunya kulit cukup mapan untuk berlibur ke daerah tropis atau pergi ke salon tanning.


#68

hanny | 14 09 2008 @ 11.01.57

putih boleh hitam boleh, asal jangan putih tutul-tutul hitam atau hitam tutul-tutul putih…


#67

silly | 14 09 2008 @ 6.17.01

Paman,
*
Kali ini saya gak setuju dengan paman. Kulit saya tidak hitam (saya tidak suka menyebut “PUTIH”, karna ntar nyaru sama tembok)dan dikaruniai Tuhan kulit yang lebih Cerah, tapi saya tetap paling BENCI sama org yang bilang putih itu cantik… ARGGH, lagu bagaimana dengan teman2 saya yg seolah “kurangberuntung” karena dikaruniai kulit yang lebih gelap?
*
Ada satu iklan yg bikin saya pengen garuk2 aspal paman, pas liat org tua jompo yg gak mau dilayani oleh suster yang kulitnya agak gelap, tapi begitu datang suster yg kulitnya cerah, dia langsung bangun dan berkata, “WAHHH, SEPERTI MALAIKATTT”… nahh, pembentukan image kayak begini SANGAT menyesatkan.
*
Sudah saatnya kita meng-educate media iklan/televisi/koran bahkan blog kalo perlu untuk sama2 mengembalikan image ttg “putih itu cantik” ini. Jangan mau jadi korban pembentukan image demi keuntungan kaum kapitalis.
Kalo disuruh milih lelaki, saya memilih yang sehat dan berotak cerdas, gak peduli kulitnya apa. Tiger woods, hitam, tapi punya keahlian, dan dompetnya tebel, hahaha… Jangan suruh saya kelaut yah, karna saya udah dilaut nehhh… (cewek matre mestinya besok2 disuruh kegunung aja kali ya)


#66

Bram | 13 09 2008 @ 19.02.19

Jadi ingat lagunya Mika yang Big Girls You Are Beautiful


#65

sino | 13 09 2008 @ 11.54.58

cantik ato gak kl putih sih jadi kelihatan cantik jg


#64

nonadita | 13 09 2008 @ 10.52.58

Standar cantik yang diamini oleh banyak orang sekarang ini adalah yang dibentuk oleh industri periklanan itu. Sedih rasanya cantik itu cuma satu kriteria: putih, rambut lurus dan ramping. Padahal selera orang berbeda. Bikin banyak orang jadi minder aja neh!

Aku juga pernah nulis tentang hal serupa Paman, di sini http://nonadita.com/2006/02/07/putih/


#63

mpokb | 12 09 2008 @ 16.17.16

pelembap wajah yg mengandung pemutih atau wewangian cenderung bikin kulit saya alergi, padahal krim dari dokter biasanya (sangat) mahal. berbahagialah mereka yg tidak punya alergi, apa pun warna kulitnya.


#62

auliahazza | 12 09 2008 @ 15.48.23

ya jelas aja mereka bisa putih, memang dari sononya putih. Kalau orangnya kulitnya sawo matang, pake amplas pun juga ga putih-putih. Tapi kalau putih pucat, ga asyik.

Pada umumnya laki-laki itu senangnya cewe putih. Kalau saya kulitnya sawo matang. Kalau saya suka warna kulit apa saja, yang penting bersih, ga pucat, ga kurang gizi, ga kering kerontang, bercahaya dan bersemu merah. Itu baru sip


#61

afreeze | 12 09 2008 @ 15.43.08

saya setuju yang: “botak itu macho”
hahahaha


#60

tunjung | 12 09 2008 @ 13.29.31

Punya kulit putih memang rasanya menyenangkan. Tapi ndak putih pun, rasanya ndak kalah menyenangkan lho paman ;)

*hepidenganapadanyasaja*


#59

pnsgila | 12 09 2008 @ 9.38.48

saia udah pernah punya pacar item ama putih. Bedanya?? Yg pasti sama2 cewek kali ya, hehe..


#58

Dimas Nurfiansyah | 12 09 2008 @ 8.47.36

Saya suka cewe yang putih.. lucu aja gtu.. eh, buka http://www.jac-recruitment.co.id dong.. thanks ya..


#57

jaya | 11 09 2008 @ 15.39.01

saya suka luna maya, cathy, susan bachtiar, julie esteler,kalo cewek berkulit putih mah gak suka….lhooo..kabur..


#56

Harianus Zebua | 11 09 2008 @ 11.50.25

Ini bentuk penjajahan baru kaum pria terhadap wanita yang acap kali tidak sadar bahwa dia dijajah oleh pria. Yang menuntut wanita agar tampil cantik, salah satunya dengan memiliki kulit putih kan kaum lanang. Dan wanita merespon dengan senang hati, jadilah mereka target eksploitasi produk-produk bleaching seperti ponds dan rekan-rekannya

Halahh gw ngomong apa sih…


#55

topan | 11 09 2008 @ 11.46.47

tergantung keadaan boss.Ibaratnya kalo didunia ini tampangnya kayak Tom Cruis semua, yang paling ganteng pasti Tukul,piye jal…?


#54

mfajrinet | 11 09 2008 @ 8.44.51

Gw sih gak mesti putih, gak selamanya putih identik dengan cantik. Gw malah suka dengan kulit yang sawo matang.. ;)


#53

Masih bocah | 11 09 2008 @ 5.15.08

Putih itu asosiasinya bersih. Bersih itu terawat, yang terawat kan jadi lebih cantik. Lama-lama jadi putih berarti cantik.
Saya mah suka yang personalitynya bagus paman.. Biar item atau putih ngga masalah. Buat apa kriteria fisik terpenuhi tapi hati ga tenang? Hehe..
+ yg ngga terobsesi putih lebih enak diajak untuk berbagai kegiatan luar ruang. Ngga seribet si putih wannabe, huh ngrepotin.


#52

golda | 11 09 2008 @ 0.48.16

AKU TIDAK SETUJU *unjuk jari*
eh.. tidak setuju apa ya?

Om.. aku pengen ngitemin dikit kulitku yg terlalu pucat dah kyk icon merk ban yg berjalan2 di film ghostbuster :(

Kadang2 klo lagi ngaca, duh putih dah kyk bloated gitu :( Klo aku rada iteman biasanya tone nya bagus, kyk abis berjemur di Bali. Jadi biasanya pas lagi tugas di Bali sengaja deh berpanas2 ria, klo perlu jemur sekalian. Trus item nya bagian lengan atas (karena pake u can see) dan bagian T pada wajah + pipi yg makin merona merah. Wah, aku suka buanget. Tiba2 aku terlihat lbh kurus!

Untuk pria, aku suka putih pada dasarnya.. tp item asal cakeup sih gpp :p *kabur*


#51

kremitz | 10 09 2008 @ 22.56.24

oalah to boz, ha kalo putih kayak neon sapa sih yang gak mentheleng…clegukz


#50

martin | 10 09 2008 @ 21.40.39

jujur ya paman, yang cantik itu yang bisa bikin waktu berhenti dan semua mata tertuju padanya.
entah putih, coklat, atau hitam


#49

tri | 10 09 2008 @ 20.59.43

waduh..
ki jane po iklane Pond’s
:D


#48

Tetty | 10 09 2008 @ 20.15.57

Ya, putih itu sudah terlanjur menjadi lambang dari segala kebaikan. Tapi, warna ini saja hidup akan menjadi hambar. Bukan begitu?


#47

oscar | 10 09 2008 @ 19.51.24

setuju sama pitik wae paman…
sing temping pentik’e…


#46

Kyai slamet | 10 09 2008 @ 18.29.01

Item ato putih, yg penting bolong :D


#45

Donny Verdian | 10 09 2008 @ 13.58.39

Kalau saya tergantung, andai.. andai lho ini, kalau stok kulit putih sudah habis tentu saya ndak akan ragu menilik si keling-keling yang juga tak kalah cakep itu!!


#44

Alit | 10 09 2008 @ 13.44.33

memang iya paman, cuman saya pernah bebrapa ketemu sama orang putih tapi tidak cantik, hehehe


#43

edratna | 10 09 2008 @ 13.37.31

Semua warna kulit indah asalkan cemerlang (untuk ini tetap butuh perawatan). Tapi apakah asosiasi putih hanya di Indonesia atau di negara lain juga?


#42

Ahmad Sahidah | 10 09 2008 @ 12.12.32

Putih itu Cantik, tapi menjadi hitam jika tidak dirawat dengan hati.

Ujung-ujungnya, di balik semua pencitraan ini, sebuah kuasa besar bernama kapitalisme menyeringai senang karena kita (baca: perempuan) yang tidak putih harus membeli barang mereka agar bisa dibilang cantik.


#41

mukelu | 10 09 2008 @ 12.02.39

bebas aj sayah mah paman, yg penting mau ama sayah :D


#40

Abihaha | 10 09 2008 @ 11.11.18

Putih cantik pakdhe, tapi kadang baru lewat leher sedikit ke bawah sudah hitam lagi. Perawatan kulitnya mentok sampai dagu. Yang begitu malah bikin aneh. Mending gelap semua juga.
Weleh… semua ki sampai mana ya?


#39

egghead | 10 09 2008 @ 10.42.47

Udah jadi kaidah umum kalo putih itu cantik.

Mau ngelawan arus, lama-2 juga kecapean ndiri om.


#38

bangdod | 10 09 2008 @ 10.27.37

mau putih atau hitam, semua sama paman… yang penting hatinya :-P


#37

Desyana | 10 09 2008 @ 8.48.26

iya loh…aku juga termasuk korban iklan. Padahal kulitku coklat, tapi pengen banget putih. Alhasil…maksain diri. Untungnya, aku tau dimana letak kelebihanku…Jadi dah ga terobsesi lagi jadi putih.


#36

miepangsit | 10 09 2008 @ 6.24.14

oh ia, di jepang malah ada subkultur yg muncul sebagai sesuatu yg merubah persepsi majoritas org asia bhw putih itu cantik. namanya Ganguro, ada artikel menarik di wiki ttg trend ini. http://en.wikipedia.org/wiki/Ganguro


#35

miepangsit | 10 09 2008 @ 6.15.05

Kalo di eropa sini, setidaknya di jerman…skin complexion di-asosiasi-kan dgn status sosial, paman. Berbeda dgn pandangan mereka bbrp abad bhw warna kulit yg gelap itu pertanda org yg pekerja keras, sementara warna yg terang itu hanya ditemukan di golongan aristokrat..di jaman skrg, justru pemilik warna kulit gelap dianggap org yg berada, karna itu berarti pemilik adalah tipe org yg lebi banyak menikmati nikmatnya berjemur dibwh sinar mentari (*banyaknya waktu luang utk berlibur*) dan pemilik warna kulit terang adalah golongan pekerja kantoran.


#34

sandalian | 10 09 2008 @ 6.04.30

Kalau disuruh memilih di antara dua, saya pilih yang kulitnya gelap Paman.

Cewek berkulit gelap itu eksotik, apalagi gelapnya karena terbakar matahari.

Maintenance-nya pun mudah, ga perlu takut diajak keluyuran kemana-mana ha.ha.


#33

mantan kyai | 10 09 2008 @ 3.27.37

asal bisa digagahi dengan gagah perkasa… gelap2 dikit boleh lah..wkakakaka (sumpah ga niat nyepam paman) :D


#32

andif | 10 09 2008 @ 2.18.19

putih itu cantik? menurut saya belum tentu :-? tapi memang sebagian wanita banyak yang menginginkan putih :D


#31

Kesambet | 10 09 2008 @ 0.35.45

Apapun warna kulitnya yang penting minumnya “TEH BOTOL SOSRO”… :P


#30

adithz | 09 09 2008 @ 23.13.01

putih = pucat, suka yang model2 luna maya aja lah… daripada cathy.

kulit putih mnrt saya sih orang sakit, bule2 itu juga bintik2an semua kulitnya, penyakitan… hihihi


#29

andril21 | 09 09 2008 @ 23.01.15

kalo saya -maaf- horny sama cewek berkulit. soalnya agak gimana gitu sama cewek yang gak berkulit apa lagi berkutil.. he.. he.. ampun paman..


#28

gagahput3ra | 09 09 2008 @ 21.36.59

Saya suka wanita yang benar-benar wanita. Nah sekarang tinggal memusingkan apa itu definisi wanita deh :D


#27

Syafrudin Abi-Dawira | 09 09 2008 @ 21.04.12

Dari dulu mantra yang saya pakai: Everything has its beauty but not everyone sees it (Confucius). Dan itu juga yang saya gunakan dalam menyikapi istri saya yang tidak putih dan tidak langsing, anak – anak saya yang sebagaian putih sebagain hitam :-).


#26

Pitra | 09 09 2008 @ 20.11.50

Kalo produknya emang menjual pemutih kulit (kayak bayclean aja), ya citra yg dijual ya cewe harus putih.

Kecuali kalo produknya itu namanya Pond’s Black Beauty, nah itu baru lain soal. Pasti Pond’s akan menjual citra black is beautiful.


#25

aria turns | 09 09 2008 @ 20.06.10

untung saya dilahirkan sebagai laki2 haha…


#24

mangshanny | 09 09 2008 @ 20.03.22

Paman Tyo, lihat blog anda ini, semakin hari bikin saya jadi tambah semangat terus untuk ngeblog dan saya merasa menjadi kecil karena apa yang ada pada saya masih belum apa-apa di banding dengan punya paman Tyo.
oke banget, sukses terus buat blognya, saya juga ingin terus belajar memperbaiki blog saya.
Terima kasih, karena apa yang ada disini semua menjadi inspirasi buat saya.
Wassalam
mang Shanny


#23

Insan | 09 09 2008 @ 19.28.55

sama halnya dengan rambut hitam lurus. saya hanya membayangkan, seandainya seluruh wanita di indonesia seperti itu, sepertinya malah jadi membosankan. karena keberagaman itu indah… :)


#22

jun | 09 09 2008 @ 19.24.12

Saya suka wanita yang jadi istri saya, paman : tidak putih-putih amat (emangnya sapi?!), tidak langsing (kata lain untuk gemuk), tetapi cantik…. (Btw, tiga anak saya item-item; gara-garanya, ketika masih kanak-kanak mereka main melulu, tak peduli terik matahari).


#21

Yoyo | 09 09 2008 @ 19.12.24

sensasinya beda aja…kalau yang putih itu, wuaaaaaaaa……….. :)


#20

muh. iqbal | 09 09 2008 @ 18.27.15

kecantikan itu relatif, mengikuti relatifitas seorang manusia, ada dulu dosen saya suka sekali liat wanitan gendut! Jadi cantik tergantung siapa yang melihatnya mas, kalau saya kadang suka putih kadang suka hitam he..he!!!!!!


#19

muh. iqbal | 09 09 2008 @ 18.26.59

cekantikan itu relatif, mengikuti relatifitas seorang manusia, ada dulu dosen saya suka sekali liat wanitan gendut! Jadi cantik tergantung siapa yang melihatnya mas, kalau saya kadang suka putih kadang suka hitam he..he!!!!!!


#18

Blogendeng | 09 09 2008 @ 18.13.21

mo putih, kuning, hijau, ungu kalo cantik ya cantik,mas hehe


#17

Nazieb | 09 09 2008 @ 18.05.04

Err.. kalau saya sih lebih seneng yang “manis”, dalam artian wajahnya itu enak dilihat, meski tidak putih.

Sebab bagi saya cantik itu identik dengan dandanan nan menor.. fyuh


#16

yuswae | 09 09 2008 @ 17.53.10

Membesarkan hati, membesarkan semangat dan optimisme, dan membesarkan anu.
Kira2 seperti alm. Mak Erot lah.. :D


#15

Hedi | 09 09 2008 @ 17.51.16

Putih jelas pilihan pertama, coklat kedua dan hitam ketiga. Tapi bukan berarti putih = cantik :D


#14

weblinkcenter | 09 09 2008 @ 17.47.36

Saya nggak setuju,mas. Banyak cewe yang kulitnya coklat, hitam juga cantik. Kalo cantik wajahnya biarpun kulitnya item ya tetep cantik. Nggak mesti harus putih. Itu menurutku hehe…


#13

Dito | 09 09 2008 @ 17.33.30

serem ah nonton orang kulitnya putih semua


#12

sawung | 09 09 2008 @ 16.57.24

cari yang coklat.
kayak orang venezuela


#11

*hari | 09 09 2008 @ 16.57.14

hehehehe, saya suka yang enak dilihat saja paman..:D


#10

adipati kademangan | 09 09 2008 @ 16.56.11

kok ndak ada yach orang jualan krim penghitam, shampo khusus rambut kribo, pengkasar kulit, penumbuh jerawat, penggemuk dan pemendek tubuh, serta aneka rupa kejelan lainnya


#9

Mohammad | 09 09 2008 @ 16.23.46

Tergantung di mana Anda duduk Tuan. Di negeri tempat saya tinggal saat ini orang berlomba2 ingin menggelapkan tubuhnya. Jualan pemutih? Buat nyuci baju aja kali.


#8

cm4nk | 09 09 2008 @ 16.20.20

Kok yg belang ga ada di kriteria manapun?


#7

sepur mania | 09 09 2008 @ 16.08.57

bagaimanapun juga putih emang lebih
cantik daripada hitam.

coba kalau “hitam manis”
terus manisnya hilang,
tinggalah hitamnya…hihihihi


#6

AngelNdutz | 09 09 2008 @ 15.49.19

Ndutz sih nggak sombong..Ndutz berkulit agak terang. Tapi ya gak gitu2 amat kali. Ndutz jg suka liat cewek hitam tp yg manis bok, yg bysa mah nggak napsu :P


#5

pitik | 09 09 2008 @ 15.49.09

sebenarnya emang ga perlu putih om, tapi asal gelem mudo..wekekeke


#4

bocah | 09 09 2008 @ 15.28.25

Putih itu cantik, hitam itu manis…


#3

suprie | 09 09 2008 @ 15.25.18

yang penting mah pas di hati paman


#2

tukang ledeng | 09 09 2008 @ 15.21.46

wanita yg cantik yaitu yg cinta ama saya atuh *kaboooor* :mrgreen:


#1

Epat | 09 09 2008 @ 15.19.38

saya suka luna maya :-D
huehehehe