Jangan Mengalah!
REBUTAN RUANG DAN NEGOSIASI RIMBA.
“Jangan kasih kesempatan. Satu masuk, belakangnya ngikut,” kata seseorang ketika saya jadi sopir. Petuah itu sering muncul dari orang lain. Sangat sering. Intinya: jangan sekali-kali mengalah.
Yang dimaksud jangan dikasih kesempatan itu bisa mobil lain, bisa sepeda motor. Adapun mobil, itu bisa taksi, segala jenis angkot, dan sedan bagus mahal.
Kalau menuruti panas hati, bisa-bisa street rage berlangsung saban hari. Program olah batin terbagus bagi orang Jakarta bukan di kelas yoga dan meditasi melainkan di jalan raya.

Dulu hampir setiap hari saya mengalaminya di Jalan Panjang, Kebon Jeruk (ketika belum ada busway). Ada saja penyerobot yang malas mengantre di lajur kanan menjelang putaran U. Beberapa penyerebot kalau diklakson membuka jendela. Separuh dari mereka seperti minta pemakluman. Separuhnya lagi menampakkan bahasa tubuh, “Emang napa? Masalah lu apa?”
Sekarang di Jalan Radio Dalam, Jakarta Selatan, saya sering mengalami. Setiap orang semaunya. Mereka yang mau ikut aturan dan ingin sopan akan ditegur oleh pengendara lain karena dianggap lamban dan menghalangi.

Yang penting bagi setiap orang adalah lebih dulu sampai di tengah perempatan. Mau lampu merah, kuning, atau hijau, itu soal lain. Titik temu di tengah perempatan adalah peluang terakhir untuk tawar-menawar berebut ruang. Fait accompli hanyalah cara, bukan tujuan.
Apa yang sebetulnya terjadi di jalan raya Ibu Kota?
Banyak orang cenderung mau menangnya sendiri — apapun kendaraannya. Prinsipnya ogah terhalangi. Tapi kalau kita dalam posisi atau situasi menghalangi ya nyaman saja.
Saya tak menegur sopir ketika bus yang saya naiki menerobos lampu merah dan menyerobot di perempatan. Sopir yang trengginas adalah dambaan penumpang yang maunya bayar, duduk manis, sampai.
Saya hanya menegur secara basa-basi jika ojek yang saya boncengi melawan arus, memotong jalan, dan melakukan kengawuran lainnya. Bukankah alasan saya naik ojek adalah untuk menembus kemacetan?

Jika menyangkut perilaku di jalanan jangan cuma merujuk — sambil menghina — sopir angkot. Pengemudi Range Rover juga bisa semaunya memotong antrean, tak peduli itu sopir atau majikan. Tak jarang lampu sen mobil bagus itu tidak berfungsi. Setara bajaj.
Bahwa di luar negeri itu orang kita bisa tertib, ah sudahlah itu cerita kuno. Di sini yang dari hari ke hari kian terasa kasar dan liar adalah cara berebut ruang — baik ruang di jalan raya, ruang di kaki lima, maupun ruang publik lainnya. Jika pengelola pasar atau mal kelas menengah ke bawah itu lengah, maka pemilik kios akan memasang dagangan sampai ke lorong.

Berebut ruang. Itulah yang terjadi. Ruang hanya bertambah jika mengambil punya orang — dengan maupun tanpa tawar-menawar.
Repotnya, kalau orang lain diam atau mengalah, maka si pemenang sudah menganggapnya sudah menjalani proses tawar-menawar dalam kesetaraan.
Kesetaraan? Ini pun membingungkan. Secara ekonomis sopir Metro Mini di bawah kesejahteraan pemilik Audi A6. Tapi dalam hal adu gesek, nyali sopir angkot lebih tinggi. Opini penumpang dan orang jalanan cenderung berpihak ke sopir angkot daripada ke mobil yang sudah diasuransikan — apalagi jika ditambahi sentimen rasial.
Jalan raya kita adalah ruang yang memungkinkan setiap orang menakar peluang untuk menang dengan bermodalkan naluri rimba. Pepet! Sodok! Orang lain diam dan mengalah itu salah sendiri.
Seorang sopir KWK (KR) Pondokgede pernah menceramahi penumpangnya, termasuk saya, begini:”Apa? Ngikutin aturan? Huh, pejabat aja nggak naati hukum kok kita-kita diminta patuh hukum! Padahal sama-sama nyari makan, kan?”
Sungguh sebuah studium generale yang hebat. Pasti dia guru besar program studi S3 ilmu angot perangkotan.
+ Foto-foto diambil dalam ruas sepanjang satu kilometer di Jalan Radio Dalam Jakarta
+ Bagaimana berlalu lintas dan memperlakukan mobil bagus di Arab Saudi, tanya Haji Fahmi. Untuk Kuwait, tanyalah Didats.
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @PamanTyo Paman, kenapa di Crome blognya paman contains malware ya? May 24, 2012 metropulutan (Kom. Bloger Salatiga)
- @memethmeong banyak hal nggak terduga kok tentang pakdhe @mbilung | @imanbr @ndorokakung @pamantyo May 23, 2012 mbakdos (Agatha N. Ardhiati)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Laptop S1 di Alfamart
March 25, 2007 by AntyoPOLI-TIKUS SEMAKIN MEMBINGUNGKAN.
Terbuat dari apakah makhluk yang bernama poli-tikus? Silakan Anda pelajari karena saya belum khatam ilmu alien. Yang pasti mereka itu ada dan semakin membingungkan, bahkan menjengkelkan.
Sebagai wakil partai yang mengatasnamakan rakyat di parlemen, mereka butuh laptop. Setiap unit harganya Rp 21 juta. Negara — dengan biaya rakyat — yang harus menanggungnya. [...]
Recent Comments
Romi Julio Rahman» sangat memukau sekali artikel anda
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Paman, kesempatan itu diberikan, diraih, atau mesti direbut, ya?
males banget ah,
hidupnyetir di jakarta…