Lagi-lagi Benny & Mice
MUNGKIN SIRIK, MUNGKIN CUMA MAU BIKIN KITA NGIKIK…

Tak ada yang baru. Kita sudah melihatnya di Kompas Minggu lantas jadi buku. Kalau Anda tergolong orang kikir tapi kreatif, gunting saja setiap edisi lantas dikemas sebagai kliping — asal bukan untuk digandakan apalagi dijual. Atau buatlah screenshots dari edisi e-paper.
Tapi kalau Anda menghargai buku, dengan kompilasi hasil suntingan penerbit, buku karya duo kenthir ini layak buat hadiah Lebaran. Untuk oleh-oleh saat mudik, supaya orang di “daerah” paham kekonyolan Jakarta.
Sebagai bagian dari paket editorial Kompas, kumpulan kartun ini juga mencerminkan opini si (editor) koran, terutama tim edisi Minggu.
Kompas adalah koran yang nyinyir, bahkan kadang sinis, terhadap lagak laku urban. Apapun yang nanggung dan snobbish, apalagi latah, akan mereka ledek. Sedangkan yang betul-betul atas dan mriyayeni — misalnya fashion – akan diapresiasi sepenuh hati, begitu pula segala hal yang mewakili “ketulusan dan kebersahajaan rakyat”. Tapi teman saya menggerutu ketika Kompas bersemangat membahas Lehman Brothers, “Katanya amanat hati nurani rakyat — lha rakyat yang mana?”
Tak apa. Itu pilihan jurnalistik. Dalam beberapa perkara itu malah menyenangkan. Kita (para pembaca) bisa berakrobat dalam seni peran: kapan menjadi kelas menengah yang selektif, kapan menjadi borjuasi baru yang kagetan, dan kapan menjadi rakyat yang gagap (dan sering keok).
Serial Benny dan “Mais” dalam beberapa hal juga begitu. Misalnya demam kardigan yang justru mengingatkan orang sirik pada gaya nenek-nenek sakit bengek (Kompas 2 Desember 2007) — mengingatkan kita pada Lagak Jakarta belasan tahun lalu ketika “kacamata kutu buku” mulai digemari.
Ada soal parkir mobil gratis untuk private party — karena si pengundang berasumsi semua tetamu akan bermobil (4 Mei 2008). Juga demam anturium yang mengalahkan akal sehat (16 Desember 2007). Atau si duo kenthir takut tergelincir saat masuk E-X Plaza yang dindingnya miring (13 Juni 2004).
Sebagai dokumen studi sosial, semua karya Benny dan Mice itu menarik dan layak simak. Begitu pula halnya dengan blog kenthir baru, entah punya siapa, yang bertajuk Nguping Jakarta (untuk sementara ceritanya masih agak kental di sektor komunikasi pemasaran).
Pada sisi yang sangat menghibur, serial Benny dan Mice adalah bagian dari gunjing-menggunjing kita terhadap sekitar — termasuk gunjing orang lain terhadap kita.
Kalau mengikuti pergunjingan sok urban, tentang dua pria lajang yang hidup seatap, apakah Benny dan Mice itu pasangan gay?
Pertanyaan ini “kampungan” dan tak bermutu, serta jauh dari relevan. Tapi itu bisa muncul dalam masyarakat peralihan yang masih mempersoalkan orientasi seksual orang lain.* :D
Sama seperti sebagian kita pernah membatin apakah Mr Bean itu homoseksual yang hidup sendirian. Emang kalo iya napa? Masalah lu apa?
*) Ternyata mereka bukan gay.
Bonus: bahasan lain di sini tentang mereka
+ Komedi ponsel
+ Rasan-rasan visual
+ Snobisme kenthir
+ Lucu banget!
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
Cicitcuit!- Saya jadi ketawa ngeliat komentar @pakde Totot pada kolom komentar blogpost "Memahami FPI" punya @pamantyo baca saja -> http://t.co/RjtBfBdd May 19, 2012 sibair (Bair)
- :'( RT @dannytumbelaka: @TonnySukirno @PamanTyo bangaip @motulz RIP Donna Summer... May 18, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Gedung DPR-RI Menunggu Christo
August 8, 2006 by AntyoPAGAR SUDAH. TEMBOK PENGALANG SUDAH. KOLAM PERINTANG LAGI DIBIKIN.
Sudah basi kalau kita mempersoalkan pagar Gedung DPR-RI berongkos Rp 2 miliar lebih yang membentengi mereka dari rakyat yang diwakilinya. Setidaknya basi buat angota DPR-RI itu. Ralat: gedung itu juga menampung MPR-RI dan DPD. Dengan catatan: ada juga wakil rakyat yang
Recent Comments
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
jimmy» bagus sekali artikelnya, thx
jimmy» Nice Informasinya gan,, sangat membantu sekali.. :)
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Wew..tambah naik daun ni orang berdua.. :-)
Setau saya, Mice itu dibacanya dengan ejaan Indo Paman,Mince’ – n :-D ,bukan “Mais”
=-=-=-=
Kok belum ada yang berniat mengangkatnya jadi parodi ke layar kaca ya??
benny & mice nyindir pembacanya! saya kesindir! haha!!! tapi tertawa.
hihihi, saya paling ga bisa nahan ketawa kalo ngeliat orang pake kardigan sekarang. udah kayak siriknya benny&mice…mo secantik apapun kalo pake cardigan langsung kayak nenek2…hahahaha!
eh, emang paman mo ngasih hadiah lebaran buku ini ke saya?
ma kasih paman.
*gleg. nelen ludah penuh harap*
keren karikature ;)
ya elah paman, masak gak nangkep.
udah jelas kan kasus-kasus pembunuhan keji semakin meningkat di indonesia gara2 kaum hombreng itu dibiarkan berkeliaran di indonesia (contoh: ryan).
lagipula, dengan semakin banyaknya gay, dan semakin berani, menyebabkan perilaku seksual liar yang bisa merontokkan moralitas bangsa, akibatnya jadi banyak korupsi deh, akibatnya bangsa jadi terpuruk.
agar indonesia bisa tetap berjaya dan terdepan dalam kancah internasional, ya harus dilarang itu homoseksualitas di bumi indonesia.
*kabur*
Dasar kartun gak bermoral, memberi contoh jahanam bagi masyarakat indonesia; gaya hidup gay.
sebaiknya diberangus saja sebelum menyebarkan virus binatang homoseks pembunuh psikopat gak bermoral di tengah-tengah masyarakat indonesia yang menjunjung tinggi moralitas dan religius.
—
lho? gimana ini? bingung saya…
[tyo]
wah siapa ya yg mau mbelikan buat saya dan di bawa ke balikpapan :d ..ditungguuu :)
[pikir] beda benget dengan apa yang selama ini terjalin antara PamanTyo & NdoroKakung.
*(joged_pisang)*
Walah-walah abis jadi public relationnya PLN sekarang kok malah provokasi biar beli buku dari 2 kartunis snobbish. tapi aku setuju kalo oleh2 lebaran berupa buku, ga cuma makanan atau ‘mentahan’
Benny & Mice emang lucu, dan udah ada serial TV yang ngikutin cerita BM.. ck ck ck.. oiya, sekedar info, bagi yang lagi cari kerja.. kirim saja cv Anda ke marketing@jacindonesia.co.id ya.. terima kasih..
Ada katup yang menghibur kita dari kepenatan menghadapi ketidakmengertian memahami kesemrawutan lingkungan kita. Dunia centang perenang bisa digambarkan dengan manis dalam sebuah lelucon. Tidakkah kita termasuk orang yang beruntung?
Saya nggak pernah baca BM :P
hehehehe…
benyy n mice bener2 bisa kita inget lagi pa yg lagi dipikirkan jakarta….
Hati-hati klo bilang Kompas nyinyir :D
Saya pernah ngomong gitu, malah dibilang pandir sama wartawan senior kompas… hahaha….
Ternyata bukan saya sendiri yg nganggap Kompas nyinyir… :p
kabeh nyinyir :)
mereka adalah yang selalu saya tunggu di kompas minggu
Kompas emang jago jualan kliping :D
“Kalau mengikuti pergunjingan sok urban, tentang dua pria lajang yang hidup seatap, apakah Benny dan Mice itu pasangan gay?”
hahahaha. saya ya beberapa kali ganti pasangan kos ki. opo yo gay?
cek komen
Layak dibeli ketokane ya Paman ?
Tapi aku setuju, mereka memang nyinyir :)
hihihi, mangkanye kompas (cetak) sempat ga mau memberitakan mutilasi di jagakarsa (yg pada akhrinya menguak tabir ryan yg jadi kasus nasional). mereka mengusung jurnalisme
sokberkelas? hihihihihi“….koran yang nyinyir, bahkan kadang sinis”
KALIMATNYA KOK SARKASME..?
SABAR PAK PUH….
Tahu dari mana mereka bukan gay, Pak? Sempat ada kisahnya yah?
hihihi… si dokter hewan yg 1 itu kapan yah bener2 nelorin komik yg dibukukan? :P
btw, sampe sekarang saya masih ragu penyebutan nama “mice” itu. benarkah “mais”?
Yang kemarin2 aja belom terbeli, eh ini udah keluar lagi.
Tapi kayaknya yak ini memang layak koleksi, tapi ntar nunggu masih nunggu gaji.