CD Melorot (Maaf)
MEMANG PELIK, TAPI HARUSKAH MEMAKSAKAN KEHENDAK?

Ya, kelima wanita muda itu memelorotkan celana dalamnya. Saya tak tahu apa acaranya. Tapi dalam gambar itu terlihat ibu-ibu dan anak-anak. Oh ya juga terlihat logo Disney Kids Award. Yang terasa adalah suasana riang penuh canda.
Sopankah? Mungkin hadirin acara bisa menenggangnya. Maksud saya hanya terbatas dalam acara itu. Begitu gambar tersiar keluar, ukuran kesopanan dan kepantasan bisa beragam. Taruh kata itu muncul dalam acara pemerintahan tentulah kurang layak — bahkan bagi masyarakat yang permisif sekalipun.
Cabulkah? Bagi saya tidak. Bagi Anda mungkin cabul.
Merangsangkah? Bagi saya tidak. Lucu saja. Oh ya juga indah karena wanita yang tampil memang layak pandang.
Tapi seksi kan? Ehm, iya sih.
Bagaimana kalau saya jadi satu dari orang dewasa di sana, dan hadir bersama anak-anak saya, tapi acara itu berlangsung di Indonesia, dengan mayoritas tetamu orang Indonesia?
Hmmm, mungkin saya mendua. Saya menganggapnya tak sopan dan itu tidak boleh. Tapi kalau acara itu terbatas untuk orang dewasa, dan para pelakunya tak merasa dipaksa, ya biarkan saja. Kalau saya sreg ya bertahan, kalau muak ya pulang.
Alangkah sulitnya mengukur apa yang yang cabul atau jorok tanpa melihat konteks. Saya pasang gambar ini dengan kesadaran akan menuai risiko dituding menyebarluaskan percabulan. Bagaimana tanggapan orang per orang dari keluarga saya, karena mereka juga membaca blog ini? Saya belum tahu. Hanya dengan contoh kasus (gambar) yang (menurut saya) rada aman maka kita bisa berdiskusi di sini.
Taruh kata gambar entah dari mana ini (saya temukan di Google, tapi lupa URL-nya) memang cabul, merusak akhlak, lantas aturan apa yang kita butuhkan? Melarang sama sekali atau membatasi penyiarannya?
Di luar soal hukum adalah kontrol sosial. Anda berhak menegur saya. Misalkan tak menegur saya secara langsung dan terbuka, Anda dapat mengucilkan saya lalu mengajak para pembaca agar memboikot blog ini.
Sesederhana itukah? Ya untuk kasus gambar ini. Untuk gambar lain, yang bahkan oleh orang dewasa penggemar sajian cabul dianggap tak pentas dipertunjukan kepada umum, tentu masalahnya berbeda.
Untuk urusan ekstrem, penimbangan masalah memang lebih mudah. Kalau sampai penggemar sajian dewasa pun rikuh mempertunjukannya kepada khalayak, berarti isi tontonan mata itu memang keterlaluan.
Seperti yang pernah saya sebut dalam tulisan-tulisan lama, di negeri permisif pun ada pembatasan. Tak ada pedagang kali lima yang menggelar DVD hardcore di lapak secara bebas. Penjual dan pembeli majalah dewasa pun tak berani mempertunjukkannya kepada anak-anak karena itu melanggar hukum. Hendaknya yang dewasa memang untuk orang dewasa.
Kembali ke gambar. Apakah (misalnya) busana pesta yang terbuka harus dilarang dengan sebuah perda bahkan undang-undang? Apakah (misalnya) pakaian renang harus dibatasi secara ketat oleh negara? Pengelola tempatlah yang pertama-tama menetapkan peraturan dengan sepenuh kesadaran para tetamu yang tak nyaman akan menyingkir.
Yang tak nyaman itu bisa mereka yang merasa dibatasi, bisa juga mereka yang membutuhkan pembatasan tinggi. Ada sebuah mekanisme sosial dalam tawar-menawar. Itulah cara bermasyarakat secara dewasa.
Ada baiknya kita memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menimbang. Dewasakanlah mereka dengan menimbang sendiri mana yang nyaman dan pantas untuk sebuah keperluan.
Salah satu ukuran ketidakpantasan adalah sikap orang sekitar, misalnya menolak atau tidak dan mencibir atau tidak cara berbusana dan perilaku kita.
+ Bonus: Hiburan dewasa dalam blog
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012Berita paling konyol pekan ini: pemasangan 177 kursi (@ Rp 24 juta) dalam ruang rapat senilai Rp 20 miliar milik Banggar DPR dilakuan menjelang pergantian hari hingga dini hari dengan pengamanan ekstra. Setiap kursi baru masuk, sehingga pintu harus dibuka, lampu ruang sudah padam. Artinya para politisi dan birokrat di DPR itu masih punya rasa […]antyo
- Komedi Senayan Tengah Malam February 4, 2012
Cicitcuit!- Five Roles of An Online Investigation Team » http://t.co/6VFaC7wO | cc: @hedi @PamanTyo @orsuy @ndorokakung February 4, 2012 bangaip (Syarief Hidayatullah)
- @leksa @pamantyo kebanyakan yg belanja org2 yg jualan makanan sekitar mega kuningan. asal tegal, purwokerto sama kuningan :D February 4, 2012 aralle (alle)
Recent Posts
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
- Nasib Koran dan Penjajanya
Archives
Random Posts
Palang Iklan
August 24, 2007 by AntyoADA SAJA CARA BERJUALAN.
Palang parkir ini adalah media beriklan. Saya menjumpainya di pintu keluar Mangga Dua Square, Jakarta Pusat. Sekecil dan sesempit apa pun ruang, asal tahu memanfaatkannya, ternyata bisa dijual. Sama seperti iklan pada pegangan penumpang Transjakarta yang melintasi bus way.
Pintu lift sudah. Lantai lift sudah. Ujung eskalator sudah. Keset [...]
Recent Comments
Fauzi Enigma Web» waduh. miris. budaya “sebagian̶ 1; masyarakat yang serba instan. pengen ini pengen itu tapi tidak mau menanggung bebannya. Sedih melihat orang-orang seperti itu
Fauzi Enigma Web» Ampun. seumur-umur gue ga pernah milih. Dari gw mulai dapet KTP sampai nyaris kepala 3 ini. Dan kayaknya gak bakalan kalau para pemimpin kita masih sibuk mengurusi perut dan nafsunnya ketimbang memihak rakyat. mbuh
wafaa» kalau bingung gak usah milih :D
vhyan» kllo syya sii pillih yg adill dan jujur sajja.. hehe..
Alex» Rekam jejaknya juga selama ini bertabur-tabur, Paman. Bersama kawan-kawan kami pernah coba bikin blog mulut pejabat dengan iktikad merekam jejak mereka yang sedang menjabat, untuk arsip jika kelak mereka mau naik lagi. Tapi ya susah. Hehe. Yang terlibat sedikit masih. Sistemnya sederhana:...
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (86)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Weleh-weleh CD, kok pada dipelorot gitu! Kalau saya porno dan tidak juga tergantung tempatnya ada dimana, Paman. Kalau pakai bikini dan jalan diluar kolam renang atau di pantai misalnya, ya porno.
Joko Sutarto recently posted..Inilah Salah Satu Aplikasi Powerful Buat BlackBerry Anda
pamer cd….
padahal pengen silir aj tuh….
tambahan lagi bos, dari gambar ini tampak bahwa 3 dari 5 wanita memperhatikan penampilannya sedetail mungkin.
warna cd nya seirama dgn warna dressnya.
hehehe …
memperlakukan sebagai manusia yg seutuhnya rasanya masih sekedar mimpi.
batasan dan etika yg ada masih memperlakukan seperti anak kecil. tidak ada kedewasaan dan kemandirian sehingga secara tidak langsung menghambat terciptanya manusia yg aktif,kreatif,dinamik dan berpendirian.
bravo mas Tyo
kayaknya sih gadis2 ini akan menghadiri peragaan busana CD, jadi setiap peserta yang hadir mungkin diharuskan mempertontonkan CD nya dulu kali ya …
buat mereka merupakan kebanggaan tersendiri kayanya…hehe
yah…sekali lagi adanya perspektif ruang dan waktu…seperti halnya teorama relativitas einstein
Acara beginian ada di Disney Channel ??? Tanya kenapa ??? ‘Coz a man always still be a boy inside :D
Sekarang kan udah jamannya DVD (singkatannya apa ya?/)
halah, UU lalu lintas yang dulu heboh itu juga sekarang impoten pakdhe
Indah kok, wong teman saya aja yg namanya Indah gak seru seperti ini.
Jadi inget bukunya Buya Hamka Alm. “Melihat dari Jendela Seni”. Pada saat itu beliau mendatangi sanggar lukisan, kemudian melihat lukisan natural wanita. Sang pelukis kemudian minta maaf, tapi Sang Buya bilang, “Aku melihatnya dari Jendela Seni”.
Cheers, frizzy2008.
saya setuju dengan UU “itu”, Paman, jikalau berfungsi untuk mengerem aksi-aksi porno para anggota Dewan yang terekam dengan sengaja dan penuh kedewasaan, tapi… ya, itu…, dewasanya musti bersikap tidak kekanak-kanakan, kan? bukan, Paman?
paman!!! kok gak apdet!!! btw, tadi comment sayah gw tembus antispamnya… emang matematika gw jeblok banget ya? hahaha
Kangen!
Kok gak diupdate paman? Apa masih menikmati cd melorot? :D
Salam kenal Paman & semua.. Numpang nimbrung.
Hehe.. topik diskusi yg menarik memang, dgn gambar pengantar yg (tentunya) “juga menarik”.. Girls Aloud di Disney Channel Kids Awards 2004, London, with an ‘extra touch’ for the underwears. :)
Hmmm…persepsi dan imajinasi memang bisa dipermainkan, paman…
Walah waah … gembira nian mereka
semua tergantung konteks dan dimana. memang di indonesia hal seperti ini adalah sangat tidak sopan. di amerika pun, apabila ini dilakukan di white house di saat press conference, itu juga tidak sopan.
tapi saya sendiri sih melihat photo ini biasa2 saja, mungkin salah satu dari marketing tricksnya group girls aloud ini agar dapat melebihi spice girls? entah lah. tapi ini lebih ke arah lucu/konyol daripada cabul/tidak pantas..
masalah CD kalau masuk ke senayan n digembar-gembor di pasar sama caleg yang jualan alias kampanye kok jadi bau ya????