Supaya Bisa Pura-pura Paham
KAMUS KECIL NAN BERFAEDAH.
Don’t (hesitate to) judge a book by its cover. Kemasan buku yang berstiker label ini sangat catchy, menggoda iman, dan menyeret dompet. Saya pernah mendengar tetapi baru kemarin melihat wujudnya, dan memegangnya, di toko buku.
Ternyata bagus. Sebuah kamus istilah brand dan branding yang ringkas dengan desain yang cantik. Sebagai hadiah boleh juga.
Ada ratusan istilah (saya ndak menghitung sih). Penjelasannya ringkas, dalam kalimat yang mudah dicerna. Secara umum penyuntingannya bagus. Kalau pembaca ingin tahu lebih banyak tentu harus membaca buku lain. Tetapi kalau mau sekadar kenal istilah, kamus ini memadai. Dalam kasus saya: bisa pura-pura paham kalau diajak ngobrol orang.

Tentu kekurangan kecil tetap ada. Maklumlah menulis buku tidaklah gampang. Butuh dukungan tim habis-habisan. Maka public relations muncul sebagai “public relation” (hal. 111). Adapun contoh private label Sonia Kashuk dari Target agak asing bagi kebanyakan orang Indonesia (hal 109). Kenapa bukan merek Pas dari Alfamart?

Untunglah di luar dua contoh itu bagus adanya. Ide dan kerja keras Mendiola B. Wiryawan layak diacungi dua jempol — kalau empat jempol, dengan melibatkan jari kaki karena saking semangatnya, tentu tidak sopan. Tidak semua orang telaten dan mau menyusun kamus karena pekerjaan itu lebih sulit ketimbang nge-Plurk. :D Mendiola melanjutkan langkah yang pernah diayun oleh munsyi Harimurti Kridalaksana (Kamus Istilah Periklanan Indonesia, 1996).

Tim desainer (Banueko Nirbito, Yomi Rahayu, dan Mendiola) layak dipuji. Dengan pendekatan inferior, pembaca bisa mengomentari buku dengan halaman berkertas krem dan berjaket kertas bungkus itu sebagai, “Busyet, buku Indonesia bisa dibikin gini? Kayak buku luar negeri aja!”
18 Responses to Supaya Bisa Pura-pura Paham
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Tahu Bacem February 8, 2012Temannya tempe bacem. Tapi paling enak itu ya bacem dengan tahu segitiga berkulit dan tempe mlenuk. Permalink | Leave a comment » […]postyorous menerous »»»
- Tahu Bacem February 8, 2012
Cicitcuit!- RT @didinu: @blontankpoer : Selamat malam kang cc: @dopyadi @subiakto @InkaSativa @Hardjoeno @St_Aboe @RivoPamudji @nukman @orsuy @PamanTyo February 8, 2012 InkaSativa (Twinika Sativa F)
- @blontankpoer : Selamat malam kang cc: @dopyadi @subiakto @InkaSativa @Hardjoeno @St_Aboe @RivoPamudji @nukman @orsuy @PamanTyo February 8, 2012 didinu (didinugrahadi)
Recent Posts
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
- Salah Sendiri Kenapa Ndak Bisa Basa Énggris! :(
- Mencari Zebra di Zebra Cross
- Nyanyian dari Dapur
- Semangat Startup, Kelambanan si Mapan, Kebebalan Karyawan
- Apa Kabar Bloggers Indonesia?
- Masker Jakarta
- Pemomong Anak dan Keluarga Muda
- Blog Foto yang Bertutur
- Orang Tua Ngebom Tembok
Archives
Random Posts
Syarat Suami: Serdadu Berwibawa Lagi Jenaka
October 22, 2006 by AntyoWANITA KETURUNAN CINA TAK MEMILIH TENTARA?
Saya tak tahu apakah di negeri lain, yang sipilnya kuat, tentara termasuk preferensi dalam memburu calon suami.
Tapi misalkan urusan politik kita kesampingkan, pemilihan calon atau buruan berdasarkan jenis profesi sesungguhnya wajar. Si pencari suami pastilah punya persepsi sendiri terhadap profesi tertentu, dari dokter sampai serdadu.
Memilih dokter, [...]
Recent Comments
danang» milih golput aja ah..selama masih tokohnya itu2 ajah,,
Kaget» Apa kita nantinya ngga pada bingung Paman? kamus IT, kamus tehnik, kamus bahsa,….. kedepan akan muncul kamus2 lain. masalahnya cuma satu,… zaman sekarang yang serba sibuk melihat gadget, kapan buka kamus-nya?
mpokb» Aha, bagus nih buat rujukan.. Lalu entri semacam “kerudung wajib lapor” atau “jilbab Islam KTP”, masuk di kamus mana ya, Bang Paman? :D
askep» Saya sebagai salah satu pembuat karya di situ kok merasa tidak terkesan dengan kehadiran Foke dan pembantu2nya di situ. Oh, ada sih, saya terkesan dengan sulitnya ijin yang berbelit2, untuk acara yang mereka selenggarakan sendiri.
ewesewes» Beli ah!
Recent Trackbacks
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
- Kaget Net: Membuang Cat Di Atas Aspal
- gak daftar, gak kursus, tapi dapat Sertifikat: Iwan Abdurrahman
- Kepingan Kakap Paling Pojok: Polisi Tidur
- NGENDONESIA: Yang Namanya Korupsi
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (132)
- Lihat Baca Dengar (87)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (398)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





wah bisa-bisa ntar blogombal muncul logo brandnya gara-gara buku baru.
kalau sekarang cukup foto profilenya mas tyo aja orang udh langsung tahu kalo ini blogombal.
coba aja mas ..
mahal…
kemajuan desain grafis dan konten buku Indonesia, masih sedikit dan patut dilestarikan.
sepertinya cocok untuk para designer yang punya kelebihan duit di awal bulan ini..
wah alus oge tuh kamus kang… di gramedia bdg ada ga ya?
keren keren keren
ada widget nya gak ya ? cocok banget ditempel di blog saya :-d
ah dalamnya keren, kayak buku fotografi aja.
tapi…. mahal *hiks*
NB: paman, kok saya dibilang salah terus ya math-nya, mesti 2 kali baru bisa post komen. *apa saya yang sudah mulai uzur ya, gak bisa itung-itungan sederhana hihihi*
hmmm harganya 100 ribu kurang 1000… *berpikir keras*
Mau dong…beli’in dong…Paman…!
ya…ya…ya… :D
typografinya keren …
buset baru tahu ada buku ginian :)
dan arti ”pendekatan inferior” adalah…
sekarang orang kita emang jago2 nge design kok..jadi tambah betah ke toko buku
say jadi inget majalah konsep paman, desain dan bahan kertasnya bagus. tidak akan sayang mengeluarkan uang diatas 40rb untuk majalah seperti itu. seperti halnya buku ini.
Kelihatannya menarik isi bukunya. tapi sayang gak mengajarkan cara membranding :D
Semoga penjualannya nggak kalah-kalah jauh dibandingkan buku agama dan manajemen praktis, Paman!
untungnya public relations nggak keliru jadi pubic relations ya paman :D
Memang ‘busyet’ keren sangat. Dan ‘busyet’ mahal amat!
Nggak kuat beli lah yaw :(