Potlot Berbahan Koran
MUNGKIN BASI, TAPI TETAP MENGGUGAH.

Ternyata saya memang kurang perhatian. Sudah cukup lama saya tahu kehadiran pensil O’bon di toko dengan kemasannya yang cantik (@ Rp 4.000). Tapi baru tadi saya ngeh bahwa pensil itu tidak berbahan kayu melainkan kertas koran — itu pun setelah diberitahu anak saya. Lantas saya membuktikannya. Ketika diserut, ujung pensil menampakkan gulungan kertas. Sungguh sebuah kemajuan dalam empat abad pensil.
Jelas, pensil ini mengibarkan semangat cinta lingkungan. Wajarlah jika karton wadah pensil pun bisa dijadikan pembatas buku.

Teks pada karton itu menarik, berupa trivia. Disebutkan, zebra (yang menjadi salah satu tema kemasan) memiliki pendengaran dan penglihatan tajam. Mereka bisa hidup sampai usia 45 tahun. Syukurlah saya sudah lebih tua daripada zebra.
Yang tak disebutkan di situ adalah ajaran saya kepada Gembul, Desember lalu, tentang cara membedakan zebra jantan dan betina. Yang jantan itu kulit tubuhnya berlatar putih dengan garis hitam, sedangkan yang betina adalah sebaliknya. Selama semenit juragan warung itu merenung. Akhirnya dia terbahak-bahak, “Paman ngerjain aku!”

Kembali ke pensil. Ide macam ini layak dikembangkan di sini. Tentu nggak harus berupa pensil,tapi produksi entah apa yang membawa maslahat (antara lain berbagi pengetahuan) dan melibatkan banyak orang.
Anda punya ide?
© Ilustrasi proses produksi pensil: obonpencil.blogspot.com
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
Cicitcuit!- @kelakuan mana urlnya? /@PamanTyo May 22, 2012 snydez (snydez)
- pagi2 buka blog sendiri dan ngeliat @PamanTyo nge-like dan komentar di sana itu mendatangkan kegembiraan :D May 22, 2012 kelakuan (arya p)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Republik Calo
September 21, 2007 by AntyoNAMANYA JUGA USAHA, KAN?
Di mana ada masalah, di situ ada peluang bisnis. Repotnya, sebagian kalangan bisnis, terutama investor gede (dan asing pula), sering mengeluhkan ketidakpastian dalam perizinan dan pengurusan masalah. Mungkin mereka malas berbagi rezeki dengan pebisnis recehan tanpa NPWP.
Para pengeluh itu tampaknya mengabaikan prinsip sakti dalam pelayanan publik. Pertama: kalau bisa [...]
Recent Comments
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
jimmy» bagus sekali artikelnya, thx
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





Keren dan kreatif
btw, kalo kena air sedikit rusak yaa..?!
belinya dimana om??
segera berburu…
wah Paman ini selalu teliti dan jeli serta peka terhadap sekelilingnya lha wong pensil ajah sampai di amati hahaha
saya malah kepingin koran bekas sebagai bahan pengisi dinding namun nggak tahu tuh kawan yang riset apa udah selesai apa belum
Itu memang salah satu ide bagus, dalam rangka penghematan bahan dasar kayu.
Saya selalu diingatkan oleh suami agar menggunakan tisue secara bijak. Ya, saya tergolong orang yang “boros tisue”.
Memang, semua itu demi kelestarian alam kita. Asalkan tidak dijarah.
Saya ketinggalan nih paman….ntar ah kapan-kapan mau cari.
Waktu ke Gramedia pernah liat pensil ini… trus baca2 kemasannya, emang menarik sih. Kapan2 beli ach :P
Bagus juga Gramedia mau jual, semoga aja banyak yang pada beli biar makin banyak yang aware untuk recycle :)
ide untuk mengupdate aja males paman.. dah mentok nih.. :)
wah itu perlu kita teladani ya?
wooow! idenya brillian ya Paman.. mengurangi sampah kertas…!!
well, berarti itu bisa diterapkan ke sampah kertas lainnya kan ya? ga cuma sampah kertas koran aja?
Wah ini baru namanya inovasi, Paman!
Sapa tau bisa jadi 2 taon lagi pembalut wanita pun dibuat dari koran bekas yo :)
Cerdas bener deh idenya. Berwawasan lingkungan, hehe
ide ku dah mati dari dulu mas….
wekekkkk
:-D kalo zebra bencong cara tahunya gimana paman ?
potlot dari puntung rokok :D
saya belum pernah liat tuh..kalo liatpun juga sudah gak pernah pake lagi.
potlot atau pensil sih?
Ide baru paman. Mendaur ulang serutan pensil menjadi koran….!!! :)
Saatnya nggak malu pakai benda “bekas pakai” alias recycle..
bisa beli gak ya dari sini
ndak ada cara buatnya paman ?
saya lagi buntu ide … :D
kertas kan dari kayu juga?
ah, udah lama banget nggak megang pensil. udah terbiasa nulis pake keyboard, nggambar pake mouse.
walaupun sudah lebih tua dari zebra, paman masih tetap punya pendengaran dan penglihatan tajam, kan? ;)