MUNGKIN BASI, TAPI TETAP MENGGUGAH.

Ternyata saya memang kurang perhatian. Sudah cukup lama saya tahu kehadiran pensil O’bon di toko dengan kemasannya yang cantik (@ Rp 4.000). Tapi baru tadi saya ngeh bahwa pensil itu tidak berbahan kayu melainkan kertas koran — itu pun setelah diberitahu anak saya. Lantas saya membuktikannya. Ketika diserut, ujung pensil menampakkan gulungan kertas. Sungguh sebuah kemajuan dalam empat abad pensil.

Jelas, pensil ini mengibarkan semangat cinta lingkungan. Wajarlah jika karton wadah pensil pun bisa dijadikan pembatas buku.

pensil o'bon berbahan kertas koran

Teks pada karton itu menarik, berupa trivia. Disebutkan, zebra (yang menjadi salah satu tema kemasan) memiliki pendengaran dan penglihatan tajam. Mereka bisa hidup sampai usia 45 tahun. Syukurlah saya sudah lebih tua daripada zebra.

Yang tak disebutkan di situ adalah ajaran saya kepada Gembul, Desember lalu, tentang cara membedakan zebra jantan dan betina. Yang jantan itu kulit tubuhnya berlatar putih dengan garis hitam, sedangkan yang betina adalah sebaliknya. Selama semenit juragan warung itu merenung. Akhirnya dia terbahak-bahak, “Paman ngerjain aku!”

pensil o'bon berbahan kertas koran

Kembali ke pensil. Ide macam ini layak dikembangkan di sini. Tentu nggak harus berupa pensil,tapi produksi entah apa yang membawa maslahat (antara lain berbagi pengetahuan) dan melibatkan banyak orang.

Anda punya ide?

© Ilustrasi proses produksi pensil: obonpencil.blogspot.com

Tagged with:
 

30 Responses to Potlot Berbahan Koran

  1. wuiihh,. keren.. itu produk luar ya om,. saya juga lagi memproduksi pensil dari koran om,. saya mempunyai usaha dibidang kerajinan kertas koran bekas,. produk-produk kami terbuat dari kertas koran bekas dan majalah bekas,. bisa dilihat di dluwangart.blogspot.com
    kami sangat senang dengan postingan bapak,. dapat menginspirasi kami untuk memajukan usaha kami,.
    terima kasih,.

  2. Mutia AUSTRALIA Mozilla Firefox Windows says:

    wuih keren.. kalo udah abis bisa dipake jadi pembatas buku.. kok saya ga pernah nemu sih?

  3. Wahyu Darmayani INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    Bravo…. benar-benar ide yang brilian. Konon (saya kutip dari situs lingkungan hidup) 1 Ton kertas dibuat dari 17 batang pohon..Padahal 1 pohon bisa menghasilkan 15 ton Oxygen selama hidupnya. Semakin banyak pohon maka akan semakin banyak Oxygen dan udara akan semakin segar bagi kita :). Barang-barang Recycle dijual juga kalo ga salah di Toko Mirota, Yogyakarta – Depan pasar Beringharjo – Ada tempat pinsil, notes, pigura dll semuanya dari hasil Recycle atau daur ulang yang menarik.

    Mari kita selamatkan bumi (waduh kok jadi jargon begene :) dengan budayakan 3 R = Reduce, Reuse and Recycle !

  4. mastongki INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    made in mana Paman?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.