Anak Blog
paman tyo

PAMAN TYO. Antyo Rentjoko, Tyo, Masé. Ayah dari dua putri dan suami dari satu istri. Bermukim di Pondokgede, Jawa Barat. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tanpa mengenal tenggat. » KONTAK



berbagi





google
yahoo
bing

Pahlawan Saya dari Pondokgede

Minggu, 15 Maret 2009 @ 23:54 | Komedi Indonesia

SUPERHERO PEMBERANTAS KORUPSI, PENGGEBAH KORUPTOR MANIS NAKAL.

Kalau Google tak dapat mengendus Rofili si Pahlawan Antikorupsi, itu tersebab oleh dua hal. Pertama: mesin Google bodoh. Kedua: kumpeni Google “sentimen” kepada Rofili.

Sebagai pahlawan, seperti halnya Superman dan Spider-Man, Rofili pastilah milik semua orang yang berkehendak baik. Apapun afiliasi kepartaiannya, semua orang butuh pahlawan, baik pahlawan pembela kebenaran maupun pembela kebetulan. Dan selayaknya pahlawan, pastilah dia dikenal luas karena tindakannya. Punya reputasi dan track record, kata orang sekolahan.

Lho, bukankah ada pahlawan tak dikenal dan pahlawan tanpa tanda jasa?

Memang sih. Mereka tak dikenal karena tak ada yang memperkenalkan. Mereka tak mendapatkan tanda jasa karena tak ada yang mengusulkan maupun mengadakan.

Ehm… lantas bagaimana dengan pahlawan yang memperkenalkan diri?

Karena ini ada hubungannya dengan kampanye calon legislator eh calon (anggota) legislatif, maka pangkal soal ada pada tim sukses ketika mengemas paket komunikasi.

Siapa itu tim sukses Rofili maupun caleg lain, oh saya tak tahu. Saya hanya bisa mengandaikan bahwa yang namanya tim itu lebih dari seorang. Jadi, boleh saja sebuah tim sukses terdiri atas/dari si caleg dan seorang tetangga tukang tempel poster. Dua orang cukup menjadi dynamic duo. Kalau timnya berisi tiga orang, yang satu adalah tukang ajak pengantar pemasang poster, jadilah sachet berisi paket kopi-susu-gula.

Pemilu dengan 30-an partai, yang melibatkan hampir 12.000 calon, tetapi masing-masing kandidat diadu dalam tarung bebas (suara terbanyak, bukan urutan nomor yang dapat kursi), itu bagus tetapi pada awalnya menggelembungkan kebingungan. Maka lahirlah pesan-pesan kampanye yang nyeleneh, wagu, nyentrik, bahkan kagak nyambung.

Ada bau sistem distrik di sana karena pemilihannya berbasis wilayah dengan perolehan suara individual. Jika kandidat mengangkat isu lokal maka boleh jadi pesan partai tak terangkut (atau tak dipedulikan pemilih). Di sisi lain, kandidat yang mengincar kursi DPR-RI, mungkin saja sejak awal tak jelas apakah mereka itu mewakili daerah atau partai. Jawaban paling aman: ya mewakili partai atas nama daerah tertentu.

Maka tak mengherankan jika banyak calon memasang foto ketua partai, atau sesepuh partai, atau tokoh nasional yang menginspirasi partai. Cukup foto tokoh panutan, karena gambar lebih kaya daripada kata-kata.

Tak kenal maka tak sayang. Itu keyakinan kandidat maupun calon pemilih. Maka jurus para kandidat, seperi kata Bambang Iput Putranto, adalah menyodorkan nama, nomor urut, dan nama partai.

Dari kampanye yang kadung menghadir sebagai pesta visual (entah totalnya berapa ratus kilometer persegi gabungan stiker, poster, spanduk, dan baliho), pesan apa yang Anda tangkap dari setiap partai?

Setelah partai, pesan apakah yang Anda tangkap dari masing-masing kandidat, baik untuk DPRD maupun DPR-RI?

Jika Anda bingung berarti Anda jujur. Selain itu, berarti Anda normal. Bukankah demokrasi (kadang) juga berarti membingungkan?

Marilah kita tempuh proses demokratisasi ini dengan berdebar dan kalau bisa penuh kegembiraan. Setidaknya kita bersyukur bahwa bahasa Indonesia telah diperkaya dengan satu lema: contreng.

Salam demokrasi.

Ada 60 komentar | trackback | Depan

#60

fg | 05 04 2009 @ 0.40.33

kalo pahlawan saya yg ini nih om, http://3.bp.blogspot.com/_KL7_V6HnzdI/SZPdTo_XRKI/AAAAAAAACJ4/IulYA1iAB7Q/s1600-h/ahmad+dhani+caleg.jpg tampang culun, gak kompeten, boro2 aspiratip.. xixixixixixi…


#59

arta | 03 04 2009 @ 17.48.35

Kalu pahlawan yang memperkenalkan diri , itu promosi namanya bukan pahlawan sungguhan..


#58

Oef Anantasena | 03 04 2009 @ 1.41.08

kalo dulu nyoblos
sekarang nyontreng
kalo taun depan apa yah…?
apakah mungkin mencet tombol, atau nyentuh touchscreen.

bs gak yah..?


#57

lutfi | 02 04 2009 @ 21.37.42

mo ngomen tp mpe sini kok lum apdet,..


#56

Mas Kopdang | 02 04 2009 @ 18.59.16

ane juga milih ah…

“Vote for Nobody, because Nobody keeps his promises.”


#55

mbah joyo | 01 04 2009 @ 11.04.02

Yang bikin gambar kreatip,sekilas mirip RS :)


#54

dNoxs | 31 03 2009 @ 21.39.45

@ Winy
Sama kemarin ada cerita lucu.. mbah2 pada bingung.. perbedaan centang sama contreng itu apa.. ??

mau jawab malah ngakak duluan :D


#53

winy | 29 03 2009 @ 11.13.37

soal contreng lagi, kemarin dapat sms dari KPU malah disuruh CENTANG (??)


#52

zakkinen | 29 03 2009 @ 0.56.35

daripada ‘nyaleg’ daftar aja jd anggota KPK.
kalo DPR mah sarang koruptor, koq malah ikut-ikutan masuk d sarang koruptor

oh iya ya. mestinya nanti ada kampanye untuk calon pejabat KPK. :D
/tyo/


#51

Wahyu Darmayani | 27 03 2009 @ 7.07.01

Mbahnya Demokrasi aja, Amerika Serikat pasti bingung dan pusing jika harus menyelenggarakan PEMILU di Indonesia yang jumlah Partainya 44 atau 48 ya ? Negaranya ada 17.000 pulau terpencar-pencar, sarana transportasi logistik masih meragukan ditambah lagi rawan konflik dan keamanan juga tingkat kesadaran/pendidikan pemilih yang cukup rendah.

Tapi itulah hebatnya kita paman… jadi tumbuh aneka kreatifitas serupa dagelan-dagelan ajaib :-)

Hm… jadi bagaimana kalau nanti Mulan Jameela “nyaleg” dan pakai baju minim wonder woman ? wow… keren untuk di contreng

Tapi memang kemasan itu penting, walaupun setinggi apapun kehebatan dan kepintaran manusia… kalau kemasannya kurang menarik kemungkinan besar tidak akan dilirik (apalagi dipilih)

Jadi buat para Caleg tingkatkan daya jualnya dengan Akhlak yang baik, intelektual yang oke dan tampang yang keren ….

Mbak Jameela sudah ikut manggung di kampanye kan? Pakai baju berlengan jala — dan ternyata itu tak melanggar UU. :D
/tyo/


#50

didut | 26 03 2009 @ 22.48.08

lah kalau pilihannya sendiri sdh berpuluh puluh gitu bagaimana juga memilihnya :D

makanya pakai kampanye supaya tidak ada orang nyontreng asal-asalan :D
/tyo/


#49

pututik | 26 03 2009 @ 17.57.59

Kok masuk komedi pak, ayo kita dukung nyontreng yang jujur, adil dan antikorup. Pilih siapa?

lha terus masuk kategori apa kalau bukan komedi indonesia? :D
/tyo/


#48

mantan kyai | 26 03 2009 @ 17.25.32

menjura kepada sang pahlawan. mempan digetok gak ya paman??? :D

wah ini subversif. :D
/tyo/


#47

gum | 26 03 2009 @ 16.54.30

lah, postingan ini kok nongol lagi di reader saya, paman?

oh maaf. apa karena respon dalam komen dianggap sebagai updating oleh mesin ya?
/tyo/


#46

lukman hermawan | 25 03 2009 @ 18.09.42

salam demokrasi sob :)

sokil gob, eh sama-sama… salam demokrasi juga. :)
/tyo/


#45

antown | 25 03 2009 @ 17.56.35

bwahahahha, lucu tenan iki gmbare. gimna kabar paman?


#44

Sharon | 23 03 2009 @ 15.19.17

Paman, ini tuh sebenarnya menunjukkan bahwa orang Indonesia tuh benar-benar kreatif.

Buktinya banyak ilustrator komik Marvel adalah orang Indonesia…

(ga nyambung politik ya? heheheh)

Ya, ya, ya… :)
/tyo/


#43

bayu | 23 03 2009 @ 3.39.59

sori lupa,link telah dipasang thanks yah…


#42

bayu | 23 03 2009 @ 3.39.30

hahahhaa.. gambarnya lucu…jadi inget almarhum Benyamin S…


#41

lyra | 23 03 2009 @ 2.32.32

Lho, kirain itu Roy Suryo pake baju Superman hehe… mirip sih.
Kok ya nemu2nya tho, paman. Abis ini jangan2 ada yg kampanye pake kostum Batman atawa Wonder Woman :D


#40

edratna | 22 03 2009 @ 21.06.22

Saya ketawa-ketawa sama suami baca postingan paman ini.
Ada2 aja….hehehe

Cilaka! Saya menuliskannya tanpa ketawa-ketawa lho, Bu. :D
/tyo/


#39

junjung | 22 03 2009 @ 15.56.25

sumpah baru kali ini saya lihat yang pake baju superman :D

Anda berbahagia. Saya melihatnya saben har dekat rumah saya.
/tyo/


#38

deni oktora | 21 03 2009 @ 14.57.08

ya oloh…superman nya kaya gitu amat?? buset louis lane bisa ilfil abis kaya gini atau smallville bisa turun rating abis


#37

amd | 21 03 2009 @ 10.10.22

Superman yg PKS? Bininya dua dong? Kekekeke…


#36

bodrox | 20 03 2009 @ 20.05.04

salam demokrasi!!!


#35

Ryan | 20 03 2009 @ 16.45.40

Sekarang para caleg sudah berubah menjadi superman. Bahkan saya juga pernah liat yang memasang iklan baliho dengan gambar naruto, hehe

Bingung, apa mereka kurang kreatif atau terlalu kreatif, tidak bisa dibedakan :)


#34

meong | 20 03 2009 @ 15.03.44

sekilas mirip roy suryo :)

dia sasaran targetnya konsumen usia berapa sih, kok ake ‘anak nongkrong’…


#33

Suster Gila | 20 03 2009 @ 11.12.42

Pilih ongko wolu ya paman? :D


#32

BARRY | 20 03 2009 @ 9.34.30

Besok akan diadakan penyuluhan PEMILU di KJRI. Siapa yah yang bakal disponsorin oleh mereka?


#31

w4onecom | 20 03 2009 @ 1.22.19

salah satu dampak positif PEMILU LEGislatif yg membuat jalanan raya menjadi warna warni :

orang2 percetakan spanduk, baleho segede rumah,,,dll. punya omset puluhan juta bahkan ratusan juta,,
hehehehe…


#30

afreeze | 20 03 2009 @ 0.43.07

semoga yang kreatif-kreatif itu bukan orang kreatif korupsi, kreatif mesum, kreatif tidur saat sidang.


#29

Rendy BlogHeboh | 19 03 2009 @ 21.38.50

Postingnya menarik baget ni, saya suka banget, mudah2an bermanfaat..

Salam kenal ya.
Silahkan berkunjung ke BLOG HEBOH dan berkomentar ria ya, soalnya BLOG HEBOH make sistem Dofollow

Oh iyah satu lagi gabung jadi pengikut saya yah..
Di tunggu yah kedatangannya,.


#28

danang | 19 03 2009 @ 16.36.12

heboh-heboh sekarang kampanyaenya…


#27

gum | 19 03 2009 @ 13.36.23

hanya perasaan saya saja, atau wajah si caleg itu memang irip om RS ya? :D


#26

wini | 18 03 2009 @ 21.42.50

Setuju Paman. Setidaknya pemilu kali ini sudah menunjukkan hasil, populernya si “contreng” itu. Banyak masyarakat di Indonesia yang sebelumnya tidak mengenalnya, karena sosialisasi pemilu yg begitu gencar, serentak belajar bahasa bersama..

hidup contreng! :D
/tyo/


#25

dazkudalumping | 18 03 2009 @ 20.23.16

Perasaan saya saja atau bukan yah? sepertinya tahun lalu gak seheboh ini kampanye nya? maybe emang cuma butuh empat tahun untuk menumbuh kembangkan kreativitas para caleg ( terutama dalam berebut kursi )?tapi menghibur bgt…semangat untuk MK yg bikin kampanye jd tambah rame!!

Yang rame ya rebutan kursinya. Lantas nanti usai pemilu yang gak kebagian kursi akan rewel. Biasa itu.
/tyo/


#24

trinil | 18 03 2009 @ 19.22.27

wow..
wmang skg kita gi butuh super hero buat ni negeri

kalaupun ada lebih baik buat bebersih jalan dan taman kota saja.
/tyo/


#23

lutfi | 18 03 2009 @ 16.49.24

blog ini bisa jadi ajang cari duit tanpa adsense..

lha wong bisa bwt kampanye,..
hehe..

oh gitu ya? baiklah besok saya nagih si pahlawan itu. :D
/tyo/


#22

dony | 18 03 2009 @ 14.22.12

makin parah kita paman

saya pasti gak milih kok paman, bingung mau siapa yang dipilih.

gak ada yang mantes ah :D

cobalah dicari lagi siapa tahu ada yang *cendrung agak lumayan pantas sedikit*
/tyo/


#21

grubik | 18 03 2009 @ 9.52.56

Dlm hal ini, tak kenal maka tak sayang, ning nek wis kenal banjur mual mules..

setuju! :D
/tyo/


#20

Ilham S | 17 03 2009 @ 23.14.07

Dalam gambar itu ..seharusnya agar transparan diberikan keterangan..RP.1000 per sms misalnya.. (lho durung2 kok wis njaluk to?)..

wah tamak bener! :D
/tyo/


#19

Ilham S | 17 03 2009 @ 23.05.40

Suka ngenes dan nggrantes..maksudnya kasihan pada yg gambarnya dipasang di jalan2..padahal nggak ada yg kenal sebelumnya kecuali “orang dalam”-nya sendiri.. mbayangke mendah isine nek iku gambarku.. (padune ra enek sing ngajak.. he he).

Kesian? Jangan. Lha yang bersangkutan malah bangga danbahagia kok.
/tyo/


#18

bewegaleri | 17 03 2009 @ 17.00.10

kreatip yak…

mungkin.
/tyo/


#17

-=«GoenRock®»=- | 17 03 2009 @ 15.21.45

Dari kampanye yang kadung menghadir sebagai pesta visual (entah totalnya berapa ratus kilometer persegi gabungan stiker, poster, spanduk, dan baliho), pesan apa yang Anda tangkap dari setiap partai?

bahan tertawaan di sepanjang jalan! :))


#16

mantan kyai | 17 03 2009 @ 8.51.56

hahaha.. udah no komen ah :D

lha ini udah komen gitu kok. :D
/tyo/


#15

dwiprayogo | 17 03 2009 @ 7.56.51

Demokrasi di negeri kita ini sudah tergolong maju. Terbukti terdapat banyak partai dan banyak caleg idependen. Tapi justru karena banyaknya pilihan itulah yang membuat kita semakin bingung dalam menentukan sebuah pilihan.

Jadi, bingung adalah bagian dari kemajuan? :D
/tyo/


#14

ainkdast | 17 03 2009 @ 2.25.35

no 10 ga kejauhan tuh pak…hehe….

jauh dari nomor 100 (kalau ada) kan?
/tyo/


#13

kyai slamet | 17 03 2009 @ 0.42.11

loh sejak kapan pakai celana cingkrang?
:D

sejak kemarin.
/tyo/


#12

racheedus | 16 03 2009 @ 23.22.35

Saya khawatir, sang pahlawan kurang sakti melawan para penjahat koruptor yang pinter bersembunyi dan menghilang. Tapi, okelah, kita memang harus tetap memelihara harapan agar ada perubahan menjadi lebih baik.

kalau ditambahi faktor kebetulan, biasanya pahlawan gampang menang.
misalnya ditolong kakek sakti.
/tyo/


#11

Epat | 16 03 2009 @ 20.46.15

mungkin karena partai afiliasinya punya brand bersih, jadi dia pede seperti itu :D

bisa juga karena dia bingung mau omong apa.
/tyo/


#10

winy | 16 03 2009 @ 13.59.53

hehe… iya pak, contreng ituh…. orang papua ngerti gak ya. eh, orang papua nyoblos kan? :P

lho ini kan kandidat dari pondokgede, orang wamena tidak harus peduli :D
/tyo/


#9

Wintomo 4 peace | 16 03 2009 @ 12.20.07

Kacau banget nih caleg… :)

Anda lho yang bilang, bukan saya :D
/tyo/


#8

Ahmad | 16 03 2009 @ 12.05.59

Untuk pemilu yang akan datang, saya akan menggunakan hak pilih saya. Sebagai salah satu panitia pemilu di negeri jiran, saya mengetahui lebih dekat, betapa mahalnya untuk menggelar pesta demokrasi kali ini. Untuk hanya menyewa gedung untuk sosialisasi, panitia harus merogoh kantong RM 6000 (kira-kira 18 jutaan).

Pemilu mendatang Ihwan Ahmad jadi caleg. Ayo! :)
/tyo/


#7

mastongki | 16 03 2009 @ 11.22.40

Sayang perbendaharaan contreng itu tidak disertai kemampuan, masih banyak buta aksara di Indonesia, dan untuk saksi, dibutuhkan mata yang jeli.

kalau partai dan calegnya dikit mungkin gak masalah, cukup diapal posisinya dalam tabel :D
/tyo/


#6

adi | 16 03 2009 @ 11.17.58

hasil okulasi antara superman & roy suryo ini :D


#5

mpokb | 16 03 2009 @ 11.12.07

bersyukur juga, karena ternyata banyak orang sudah bisa photoshop. bisalah meniti karier di industri pemilu ini.

mpokb juga kan? :D
/tyo/


#4

Chic | 16 03 2009 @ 9.45.42

saya bingung Paman, berarti saya normal? yes!! saya memang masih normal, senormal saya memutuskan untuk tidak memilih caleg siapa pun dalam pemilu nanti. lah caleg nya cuma bisa nyampah kok… hihihi

mari berjabat tangan, bunda! :D
/tyo/


#3

geblek | 16 03 2009 @ 4.53.16

paman apa kehebatan diri boleh dibanggakan :)
caleg memaksakan diri

di pondokgede boleh kok! :D
/tyo/


#2

DV | 16 03 2009 @ 4.45.01

Mukanya kayak RS nggak sih?


#1

jun | 16 03 2009 @ 2.10.12

Saya sih netral saja, paman. Tidak memilih siapapun, dan partai apapun. Meniru teladan Yesus, yang —menurut catatan Alkitab— kala itu tidak berpihak kepada siapapun dalam pertikaian politik antara pemerintah Romawi dan orang Yahudi.