TERNYATA TAK SEBANYAK WAJAH KAUKASOID…

Biasa, kalau butuh ilustrasi wajah yang “asiatic“, wanita pula, cara yang relatif aman ya ambil bintang hiburan Asia, bila perlu JAV. Kenapa aman? Pemilik hak ciptanya kayaknya nggak terlalu rewel, kecuali dipakai untuk urusan komersial yang berlebihan.

Kok relatif aman? Biarpun si model tak bugil, tetapi fotonya untuk ilustrasi dalam presentasi bagi kalangan tertentu bisa mengundang tawa. Nama si bintang tak dihapal, tetapi ingatan pemirsa terhadap wajah tertentu melebihi ingatan tentang versi peramban (browser) yang dipakainya sehari-hari.

Untuk aktris tertentu, biarpun wajah sudah dikrop tinggal sepertiga tetap saja langsung dikenali oleh “11 dari 10″ pria pengguna internet. Bahkan para penggemar tak hanya hapal wajahnya. Bagian lain tubuh si aktris pun sudah dihapal. Akibat penghayatan yang luar biasa.

Bukankah ada stok foto berbayar bahkan gratis? Ya. Tetapi sebagian besar, setahu saya, berisi wajah bule. Wajah Asia juga ada, tetapi stok Melayu tidak banyak amat. Coba Anda cari foto orang kantoran berwajah Melayu, atau foto anak-anak kampung Jawa sedang bermain gerobak.

Ngembat dari Flickr dan situs klub fotografi? Waduh, ini sama saja merampok terang-terangan. Apalagi dari Facebook dan blog. Bisa-bisa urusannya HAKI.

Maka lihatlah. Saking kepepetnya, bagian iklan koran dan majalah terpaksa memasang wajah bule untuk ilustrasi advertorial dan sejenisnya. Padahal foto-foto itu diperoleh dengan membeli atau dari Stock Exchange. Halaman Klasika koran sekelas Kompas pun sering pasang gambar impor untuk ilustrasi…

Lho, bukannya di setiap media itu ada fotografer? Mereka orang redaksi, bukan awak bagian bisnis. Kalaupun bagian bisnis punya stok gambar, ya terbatas. Itu pun, jika menyangkut stok kegiatan kantor, ada yang memanfaatkan lingkungan sendiri, sehingga orang dan interiornya ya itu-itu melulu.

Perkecualian tentu ada. Untuk majalah yang sadar kualitas gambar, dan memang kreatif, lagi pula sadar hukum, semuanya dibuat sendiri. Tak ada foto yang didapat dengan main embat. Untuk koran yang terbit harian, atau newsletter dengan awak dan anggaran terbatas, kadang cari gampangnya saja… Lalu muncullah kredit foto “istimewa”.

Di mana persoalannya? Fotografi digital berkembang pesat. Pemilikan alat kian meluas. Tetapi stok foto gratisan beresolusi tinggi tentang Indonesia ternyata tak banyak. Maka seperti halnya blog, ketika media cetak dan presentasi (termasuk dummy majalah) membahas gosip kantoran maka gambarnya dari kantor Amerika. Ketika membahas ibu dan anak di Jakarta, fotonya berwajah Eropa.

Selain foto, cari pula clipart yang rada mengindonesia. Kayaknya kok jarang. Padahal saya lihat ada saja media cetak yang selalu membuat ilustrasi vektor. Jika mereka tak keberatan berbagi, tinggal selangkah gambar-gambar kedaluwarsa itu dikonversi sebagai clipart.

Huh, gratis? Enak aja. Bikinnya capek, orang lain nyomot buat nyari duit. Hmmm… bisa diatur sih, untuk keperluan apa saja. Misalnya dengan Creative Commons dan sebagainya. Memang, jika menyangkut model, baik pro maupun amatir, ada soal lain lagi, setidaknya model release. Tetapi itu urusan si fotografer dan publisher begitulah. ;)

Kalau saja ada situs stok foto dan clipart Indonesia yang komplet, foto gowok dan sawo lebih mudah didapatkan ketimbang foto plum dan persik. Foto lotek lebih mudah didapat daripada pizza. Clipart orang Jawa berbaju batik bisa didapatkan semudah foto orang bule pakai setelan jas.

Adakah yang mau memulai? Wahai para fotografer dan ilustrator… marilah berbagi. Kita bangun konten visual Indonesia.

© Foto Komukai Minako dan Methinee Kingpayome: tidak diketahui.

Tagged with:
 

41 Responses to Stok Foto & Clipart Tampang Indonesia. Anda Juga Butuh?

  1. mastongki INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    Kalau blog yang oh! itu bijimana Paman? Dan lagi kalau gak salah kan ada langganan antara foto…

    Yang Oh! itu ya cuma gitu, gak layak comot. Tapi kalo ada yang doyan ya cukup nyantumin sumber. Antara sediain foto, Tempo juga, tapi kadang kayaknya “terlalu jurnalistik”, padahal pemakai biasa kan butuh yang juga biasa, terutama bangsanya foto koin rupiah, uang rupiah, kegiatan bekerja, makan, olahraga ringan, pokoknya yang serba-Indonesia.
    /tyo/

  2. Mas Kopdang INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    wajah melayu atau jawa, gak pas kalau menunjukkan sedang berkerja..
    eksmud,sekretaris, atau sedang diskusi dan presentasi.

    kalo untuk urusan wajah yang sumringah liburan atau kongkow-kongkow..paling passss!

    :P
    (otokritik)

    Waduh ngece tenan iini :D
    /tyo/

  3. widi INDONESIA Google Chrome Windows says:

    Salam kenal mas. Ide yg bagus buat kembali ke jatidiri bangsa. Jadi inget posternya Bang Iwan Fals “WAJAH PRIBUMI”

    Kembali ke jatidiri bangsa? Wah berat ini. Wong urusannya cuma foto yang familiar sama keseharian kita kok. Syukur gratis. :D
    /tyo/

  4. cantik2 yah trnyata,
    jadi tmbh….

    duh kalo sudah melihat wajah cantik…
    /tyo/

  5. Kyai slamet UNITED STATES Opera Mini says:

    @Dony Alfan, GRATIS apanya? Ikut dong!

    gawat!
    /tyo/

  6. TransJakarta INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    di flickr ada crative common license yang gambarnya boleh di kopi selama pemakai ngasih kredit ke pemilik gambar

    masalahnya adalah… bagaimana dengan pemilik wajah yang ada dalam foto?
    /tyo/

  7. lantip INDONESIA Camino Mac OS says:

    wah aku kok setuju sama usulan warm (#12). fotonya pamantyo itu layak koleksi memang. *mesam mesem*

    ngaco!
    /tyo/

  8. walah, berarti wajah2 yang nampang di koran2/majalah2 tu ada ijinnya to?

    wajah siapa dulu? HAKI sudah mengaturnya kok… antara lain “untuk kepentingan yang wajar”
    /tyo/

  9. se7en_pearl INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    emank kyknya mending cari wanita asia yg cocok trs moto ndiri kan lbh berasa seninya…..
    trs kita bisa minta dia gaya apa yg cocok…

    asal dia/mereka bersedia ;)
    /tyo/

  10. Dony Alfan INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Kalau saya sih mending motret sendiri, paman. Cari wanita muda yang eksibisionis, kadang bisa gratis. Asal dapat foto baru untuk diupload di fesbuk, mereka sudah senang, haha

    ehm :)
    /tyo/

  11. hedi INDONESIA Google Chrome Windows says:

    sebenarnya ada juga foto gowok atau sawo itu via google, tapi ke-indeks-nya baru page 7-8 atau karena nama foto dan tag yg ga sesuai khalayak :P

    begitulah. masalahnya foto hi-res atau bukan? ;)
    /tyo/

  12. edratna INDONESIA Mozilla SeaMonkey Windows says:

    Foto2 nya paman kok nggak ada?

    foto saya atau jepretan saya? keduanya tidak layak, bu. :D
    /tyo/

  13. Daus INDONESIA Safari Mac OS says:

    Om, di Indonesia sudah ada situsnya: ayofoto.com, punyanya mas Dibya (pernah kerja sama dengan Snap! kan?)
    :)

    Betul, Daus. Thanx. Ternyata AyoFoto sdah melesat jauh ke versi 4. Barusan saya ndaftar ke sana dan dapat respon dari Dipa. :)
    /tyo/

  14. warm INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    foto paman tyo itu saja seperti beraura kaukasian ..
    :D
    ayo, mulai dgn foto sampeyan aja sbagai contoh deh

    yang mana yang anda maksud? :D
    /tyo/

  15. Mungkin bangsa Indonesia masih rasis, menganggap kaukasian lebih ‘tinggi’ dari pribumi. warisan politik aliran ya klo ga salah?

    Kayaknya bukan itu masalahnya. Ini soal ketersediaan gambar yang bagus kok. :D
    /tyo/

  16. muji INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    ide yang bagus tuh, pak. perlu dipikir dan dikembangkan.

    mari, pak.
    /tyo/

  17. Karunia INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Lha iklan TV Indonesia saja banyak yang pake bintang wajah bule atau setengah bule. Padahal ngomongnya pake bahasa Indonesia (pake logat bule pula). Apa ada rasisme di negeri ini?

    Rasisme? Ah bukanlah…
    /tyo/

  18. Chic INDONESIA Mozilla Firefox Mac OS says:

    ayo di mulai dengan koleksi photo paman yang dulu pernah dipamer-pamer ke saya ituuuuu.. :D

    Koleksi foto yang mana? Memamerkan? Bukannya Chichi ngeliat sendiri di Mac-e saya? :P
    /tyo/

  19. godote INDONESIA Google Chrome Windows says:

    foto pangananku sering dadi korban je paklik. arep tak dhelik’ke tapi kok dadi ora ono sing ndelok?. arep di gelar, ning kok di ciak sak karep’e. opo tumon? wkwkwkw

    Lha itu Pak Godote: diciak semaunya. Itulah perlunya sebuah wadah khusus foto resolusi tinggi dengan aturan main yang jelas. Pelanggaran pasti ada, tapi wisdom from the crowd kan bisa dilibatkan untuk kontrol sosial. :)
    /tyo/

  20. mpokb INDONESIA Google Chrome Windows says:

    kalau mencari foto ABG manyun mode on dengan kepala (di)miring(kan), dari Indonesia sepertinya paling banyak, bangpaman..

    Betul, Mpok! Tapi keyword-nya apa ya? :D
    /tyo/

  21. DV AUSTRALIA Mozilla Firefox Windows says:

    Ide yang menarik Paman.. ayo gek ndhang diwiwiti ! :)

    Yang mau memulai itu blogger Indonesia yang di Australia, yang gagah tampan berpose dengan kameranya di Facebook. :D
    /tyo/

  22. ardyansah INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    gambar nomer 3… enaknya dipake ilustrasi apa ya paman??? :D

    Itu foto berbayar, dengan kategiri gambar “business” dan “office”. Ya pasti buat membahas dunia kerja. :)
    /tyo/

  23. kalo di majalah sebelah lain lagi. stock photo utk advertorial, iklan, dan promo produk.. bisa pake wajah para pegawai. seorang teman ada yg protes karena tampangnya yang sedang lesu digunakan sebagai ilustrasi produk vitalitas pria. duh..!

    Duh juga. Lihat paragraf ketujuh. :D
    /tyo/

  24. Sandal INDONESIA Opera Windows says:

    Mas Paman, sebenarnya Google Image Search sudah support pencarian wajah lho.

    Tetapi ketika saya coba mencari muka dengan keyword ‘Indonesia’, munculnya beberapa wajah asia termasuk mbak bintang JAV yang namanya sudah tersohor kemana-mana.

    Soal keywords atawa tags, ya, ya, ya… Idola Mas Sandal juga ada di sana kan?
    /tyo/

  25. adis INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Loh bukannya kalo di flickr itu boleh dipakai secara gratis paman?
    Nih kutipan dari terms of service-nya :

    With respect to photos, graphics, audio or video you submit or make available for inclusion on publicly accessible areas of the Yahoo! Services other than Yahoo! Groups, the license to use, distribute, reproduce, modify, adapt, publicly perform and publicly display such Content on the Yahoo! Services solely for the purpose for which such Content was submitted or made available. This license exists only for as long as you elect to continue to include such Content on the Yahoo! Services and will terminate at the time you remove or Yahoo! removes such Content from the Yahoo! Services.

    Nggak begitu ngerti inggris, tapi kalo ndak salah ya terjemahannya boleh dipake gratis selama ndak dihapus sama yang punya..gitu to paman? CMIIW

    Persoalannya apakah para pemakai, secara moral, menyertakan kreditasi sumber? Juga, apakah barang gratis dipakai untuk dagang? :D
    /tyo/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.