<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Merdeka! Bukan Mengeluh, Hanya Mengenang</title>
	<atom:link href="http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/</link>
	<description>catatan ringan angin-anginan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 05:28:30 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: ImamS</title>
		<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/comment-page-2/#comment-500492</link>
		<dc:creator>ImamS</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 04:24:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=1671#comment-500492</guid>
		<description>Bener2 posting yang mengiris hati...
Kita hanya menjadi permainan.

Keren Paman Tyo. Andai postingan ini dibaca oleh para pejabat...

Ah, rasanya percuma. Walau mereka baca juga ngga akan memberi rasa apa2 pada hati mereka yang tak pernah memahami masalah rakyat miskin...
---&lt;em&gt;
Begitulah nasib kita. :)
/tyo/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bener2 posting yang mengiris hati&#8230;<br />
Kita hanya menjadi permainan.</p>
<p>Keren Paman Tyo. Andai postingan ini dibaca oleh para pejabat&#8230;</p>
<p>Ah, rasanya percuma. Walau mereka baca juga ngga akan memberi rasa apa2 pada hati mereka yang tak pernah memahami masalah rakyat miskin&#8230;<br />
&#8212;<em><br />
Begitulah nasib kita. :)<br />
/tyo/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mutia</title>
		<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/comment-page-2/#comment-500043</link>
		<dc:creator>Mutia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 07:14:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=1671#comment-500043</guid>
		<description>masih inget lagu abang tukang bakso: 200 perak yang banyak baksonya.. sekarang kalo bilang gitu sama tukang bakso langsung ditimpuk tetelan..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>masih inget lagu abang tukang bakso: 200 perak yang banyak baksonya.. sekarang kalo bilang gitu sama tukang bakso langsung ditimpuk tetelan..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: f2</title>
		<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/comment-page-2/#comment-499795</link>
		<dc:creator>f2</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 04:21:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=1671#comment-499795</guid>
		<description>Di tahun 1988, dengan uang Rp 350,- bisa buat nonton film &quot;cina gelut&quot; (kungfu) bayar parkir sepeda Rp 50,- saat ini aku masih menyimpan uang pecahan Rp 50,- terbitan 1999 dan Rp. 25,- terbitan 1994 hehehe
---&lt;em&gt;
Rp 350? Tahun 88? Waktu itu harga bensin berapa ya? Pasti di bawah Rp 500 per liter. Yang saya ingat harga Honda Astrea sekitar Rp 1,8 juta.
/tyo/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di tahun 1988, dengan uang Rp 350,- bisa buat nonton film &#8220;cina gelut&#8221; (kungfu) bayar parkir sepeda Rp 50,- saat ini aku masih menyimpan uang pecahan Rp 50,- terbitan 1999 dan Rp. 25,- terbitan 1994 hehehe<br />
&#8212;<em><br />
Rp 350? Tahun 88? Waktu itu harga bensin berapa ya? Pasti di bawah Rp 500 per liter. Yang saya ingat harga Honda Astrea sekitar Rp 1,8 juta.<br />
/tyo/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ricky</title>
		<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/comment-page-2/#comment-499574</link>
		<dc:creator>Ricky</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 05:41:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=1671#comment-499574</guid>
		<description>saya jadi inget waktu sekolah dulu..sekitar 15thn yang lalu, saya cuma dikasih uang Rp 500 sehari..tapi dengan uang tersebut saya bisa beli banyak hal..gorengan Rp 25,- mie instan rebus Rp 300,- kerupuk2 Rp 10,-

kalo inget2 ke belakang kerasanya gampang bgt ya beli2 sesuatu
---
Rupiah kian payah :(
/tyo/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya jadi inget waktu sekolah dulu..sekitar 15thn yang lalu, saya cuma dikasih uang Rp 500 sehari..tapi dengan uang tersebut saya bisa beli banyak hal..gorengan Rp 25,- mie instan rebus Rp 300,- kerupuk2 Rp 10,-</p>
<p>kalo inget2 ke belakang kerasanya gampang bgt ya beli2 sesuatu<br />
&#8212;<br />
Rupiah kian payah :(<br />
/tyo/</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Franco</title>
		<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/comment-page-2/#comment-499213</link>
		<dc:creator>Franco</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 13:17:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=1671#comment-499213</guid>
		<description>kpn yah rupiah nyaingin mata uang $ ,seengaknya dolar singapura lah wkwkk ngarep...
---&lt;em&gt;
Kenapa tidak? Mari. :D
/tyo/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kpn yah rupiah nyaingin mata uang $ ,seengaknya dolar singapura lah wkwkk ngarep&#8230;<br />
&#8212;<em><br />
Kenapa tidak? Mari. :D<br />
/tyo/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yoseph Sam</title>
		<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/comment-page-2/#comment-468951</link>
		<dc:creator>Yoseph Sam</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 14:34:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=1671#comment-468951</guid>
		<description>Album artefaknya keren. Aku jg punya,tp cm ttg aku.
---&lt;em&gt;
Mari menabung bahan sejarah :)
/tyo/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Album artefaknya keren. Aku jg punya,tp cm ttg aku.<br />
&#8212;<em><br />
Mari menabung bahan sejarah :)<br />
/tyo/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nasir999</title>
		<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/comment-page-2/#comment-468631</link>
		<dc:creator>Nasir999</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 21:22:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=1671#comment-468631</guid>
		<description>Uang kita kebanyakan jumlah nominal,tapi isinya sedikit.Mending seperti USD kecil jumlah nominal tapi besar isinya.Moga Rp kita bisa ikutin.Amin
---&lt;em&gt;
Kita pakai duit dollar amrik atau euro atau poundsterling saja...
/tyo/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Uang kita kebanyakan jumlah nominal,tapi isinya sedikit.Mending seperti USD kecil jumlah nominal tapi besar isinya.Moga Rp kita bisa ikutin.Amin<br />
&#8212;<em><br />
Kita pakai duit dollar amrik atau euro atau poundsterling saja&#8230;<br />
/tyo/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rio Menajang</title>
		<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/comment-page-2/#comment-467644</link>
		<dc:creator>Rio Menajang</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 04:17:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=1671#comment-467644</guid>
		<description>Semasa SMA  di jaman jayanya Soeharto (bahkan sebelum Zona 80, ha ha ha), dengan selembar seribuan segerombolan anak SMA yang seharusnya mempersiapkan diri untuk ulangan umum malah pergi ke puncak, Rp 500 untuk mengisi bensin mobil dan sisanya cukup untuk berlima masing2 makan bakso atau minum secangkir kopi di tempat yang sekarang Restoran Rindu Alam, dulu Puncak Pass.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semasa SMA  di jaman jayanya Soeharto (bahkan sebelum Zona 80, ha ha ha), dengan selembar seribuan segerombolan anak SMA yang seharusnya mempersiapkan diri untuk ulangan umum malah pergi ke puncak, Rp 500 untuk mengisi bensin mobil dan sisanya cukup untuk berlima masing2 makan bakso atau minum secangkir kopi di tempat yang sekarang Restoran Rindu Alam, dulu Puncak Pass.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tiyok</title>
		<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/comment-page-2/#comment-467554</link>
		<dc:creator>tiyok</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 16:46:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=1671#comment-467554</guid>
		<description>1992, ketika itu pecahan 1000 rupiah dalam bentuk koin baru dikeluarkan. Paman saya dari Bekasi membawa tanda mata berupa koin 1000 rupiah itu. Apa yang ada di dalam pikiran saya ketika itu? &quot;Hore, uang jajan!&quot; Begitulah pikiran anak kelas satu SD.
Esoknya, uang itu saya belanjakan. Saya beli es mambo. Selanjutnya, saya dimarahi penjualnya. &quot;Anak kecil tidak boleh pegang uang banyak!&quot; Sembari memberikan kembaliannya.
Sekarang, dengan uang segitu, apa yang masih bisa kita peroleh?

Salam kenal Paman!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1992, ketika itu pecahan 1000 rupiah dalam bentuk koin baru dikeluarkan. Paman saya dari Bekasi membawa tanda mata berupa koin 1000 rupiah itu. Apa yang ada di dalam pikiran saya ketika itu? &#8220;Hore, uang jajan!&#8221; Begitulah pikiran anak kelas satu SD.<br />
Esoknya, uang itu saya belanjakan. Saya beli es mambo. Selanjutnya, saya dimarahi penjualnya. &#8220;Anak kecil tidak boleh pegang uang banyak!&#8221; Sembari memberikan kembaliannya.<br />
Sekarang, dengan uang segitu, apa yang masih bisa kita peroleh?</p>
<p>Salam kenal Paman!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: trisno</title>
		<link>http://blogombal.org/2009/08/16/merdeka-bukan-mengeluh-hanya-mengenang/comment-page-2/#comment-467434</link>
		<dc:creator>trisno</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 19:37:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogombal.org/?p=1671#comment-467434</guid>
		<description>Ah..jadi ingat waktu kerja di Dubai 2 tahun yang lalu, teman2 yang bukan WNI sering heran dengan nilai tukar uang kita, tapi dengan bangga saya selalu berkata &quot; I am billionaire &quot; karena mereka belum pernah punya uang berjuta - juta. :))</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ah..jadi ingat waktu kerja di Dubai 2 tahun yang lalu, teman2 yang bukan WNI sering heran dengan nilai tukar uang kita, tapi dengan bangga saya selalu berkata &#8221; I am billionaire &#8221; karena mereka belum pernah punya uang berjuta &#8211; juta. :))</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

