TERBILANG MAJU PADA ZAMANNYA. MONUMENTAL.

Pekan lalu saya menerima kiriman sebuah kaset lansiran tiga dasawarsa lampau: Musik Saya adalah Saya (Yockie Suryo Prayogo). Ini termasuk barang yang menyusahkan. Pertama, karena langka — setahu saya belum ada rilis ulang dalam bentuk CD. Kedua, karena kaset lama, apalagi dengan pemutar sekadarnya, tak mengenyangkan telinga.

Pada zamannya, karya Yockie yang juga dipentaskan di Balai Sidang Jakarta itu tergolong maju. Pada 1979, saat Yockie berusia 25, belum banyak musisi pop/rock kita yang menggunakan orkestra, minimal orkes gesek.


Overture – Theme Song Musik Saya adalah Saya – Yockie Suryo Prayogo, Idris Sardi Orchestra

Tentang karya yang melibatkan Idris Sardi itu, saya menganggapnya bagus. Monumental. Layak diterbitkan ulang oleh Musica. Tentu bagi orang lain belum tentu bagus. “Orang lawas” bisa saja berkomentar, “Banyak dipengaruhi ini dan itu.” Mungkin yang termasuk dalam ini-itu adala art rock dan progrock, dan tentu ada warna Tony Banks dan…. terutama Patrick Moraz.


Theme Song – part1 – Yockie Suryo Prayogo, Sys N.S., Rafika Duri, Harvey Malaiholo, Andi Merriem, Berlian Hutahuruk, Chrisye, Fariz R.M., Bram Manusama

Adapun “orang sekarang”, yang waktu itu belum lahir, boleh saja berkomentar, “Oh cuma gitu.” Apresiasi tak dapat dipaksakan. Termasuk apresiasi itu adalah kesediaan memahami bahwa teknologi rekaman 30 tahun lalu belum sebagus sekarang. Manajemen artis juga belum setertata sekarang.


Theme Song Part 3-4 – Yockie, Kasino, et.al.

Zaman dulu, rekaman dengan tracks terbatas adalah perjuangan yang bikin capek, apalagi teknologi digital belum merasuk. Retake bisa sepanjang lagu. Dalam ungkapan Yockie, ketika mengenang proses rekaman Badai Pasti Berlalu, “…musisi yang bersangkutan akan cenderung merasa ‘cemen’ kalau nggak mampu memainkan ulang dengan standar kualitas yang sama…”

Dengan latar itulah saya memberi salut untuk Musik Saya adalah Saya. Isinya berbeda dari arus musik pop saat itu. Menyebal dari pasar. Bahkan liriknya meledek musik yang didikte oleh industri.


Balada Lagu Tercinta – Yockie, Bram Manusama, Rafika Duri, Andi Merriem

Maka sudah saatnya rekaman itu dirilis ulang. Bukankah Jurang Pemisah (Yockie & Chrisye, Pramaqua Records) juga sudah dirilis ulang beberapa tahun lalu? Saya rasa, Guruh Gipsy pun layak rilis ulang. Tentu, Badai Pasti Berlalu juga.

Syukur jika ada juga konser perjalanan musik seorang JSOP. :D

© Foto: Koleksi Yockie di blog Denny Sakrie

© Lagu: Yockie Suryo Prayogo | Perajangan lagu menjadi beberapa bagian semata karena bandwidth, bukan karena pertimbangan musikal :D

30 Responses to Pop Indonesia 30 Tahun Lalu: Musik Yockie adalah Yockie

  1. Arno Mozilla Firefox Windows says:

    Saya mengenal baik Album Yockie al:
    Bila Damaipun Tiba, Terbanglah Lepas, Musik Saya Adalah Saya, Selamat Jalan Kekasih…, saya tertarik pada Yockie sejak LCLR 77,78,79,80,81 keterlibatan pada Album Chrisye mulai dr Album Jurang Pemisah, s/d Nona ….
    Mungkin tak ada Yockie, Chrisye pun tak setenar spt sekarang ini….
    Yg perlu saya download adalah Lagu2 di Album Bila amaipun Tiba, bisaka saya mendapatkannya ????
    Mohon bantuan Anda.
    Terimakasih.

    Tentang alamat unduhan saya tak berwenang mengumumkan. ;)
    Harapan saya sih suatu saat album itu akan dirilis ulang oleh Musica’s Studios.
    Ya, Yockie adalah pelatak awal sukses Chrisye, tapi akhirnya mereka bercerai baik-baik. :)
    /tyo/

  2. Iwan Fals saya masih kenal, karena masih kadang muncul di TV, kalo pak YOckie Suryo ini saya tidak mengenalnya. tapi untuk fans beliau, semoga karya beliau tetap exist di hati para fans

    Pak Yockie ini orang di belakang awal sukses Chrisye lho.
    /tyo/

  3. Jujur saya tidak mengenal penyanyi ini, karena belum lahir jaman itu. Menurut saya, lagu lama bisa jadi di promosikan ulang lewat acara-acara TV ,atau secara group milis

  4. Oelil INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    saya tahu Jockie karena suka sama God Bless, paman. Hampir semua hitsnya God Bless ada sentuhan jockie…

  5. jensen99 INDONESIA Opera Windows says:

    Saya juga hanya akrab dengan permainan beliau di Godbless (sesekali dengar Kantata juga sih). IMO permainan & sound Yockie itu imajinatif. :D

    Yeah! Jreng! :)
    /tyo/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.