Pagi ini ada empat koran Minggu — masing-masing bercerita tentang gaya hidup urban. Tapi Koran Tempo membuat saya tersedak selagi ngeteh. Tentang seorang guru swasta (SMP? SMA?) di Jakarta Selatan yang setelah mengajar menjadi tukang parkir. Bukan berita baru, Anda bilang.  Baiklah. Masih banyak guru lain yang kesejahteraannya menyedihkan, kata Anda. Baiklah. Apanya yang baik dari kata “baiklah”? Saya tak tahu. Karena saya bingung.

Esei foto Pak Guru dan Juru Parkir yang berisi lima gambar jepretan Aditia Noviansyah itu mungkin biasa bagi Anda. Tapi bagi saya menyentak. Dalam sebulan Pak Widodo, 47, sang guru itu, mendapatkan sekitar Rp 1 juta dari mengajarnya yang dihargai Rp 18.000 12.000 per jam.

“Tapi, bila dia terlambat masuk kelas, bayarannya bisa dipotong hingga 60 persen,” kata Koran Tempo. Dengan menjadi tukang parkir di sebuah universitas, dia bisa mendapatkan tambahan Rp 80.000 per hari.

Saya teringat ketika SD. Seorang guru, yang saya hormati dan sayangi sampai hari ini, sepulang mengajar harus menjajakan minyak tanah dalam jeriken kaleng yang diangkut dengan sepedanya. Dia berkeliling dari kampung ke kampung.

Memang saya dengar kesejahteraan guru di beberapa tempat membaik. Ada tunjangan ini dan itu. Pada beberapa sekolah, guru-gurunya sudah bermobil dan kalaupun memakai sepeda motor tak harus nyambi jadi tukang ojek.

Hidup memang tak mudah. Hanya orang gigih, dan optimistis, yang sanggup mengarunginya, syukur sambil berbagi untuk sesamanya.

Selamat hari Ahad. Besok Senin anak-anak Anda masuk sekolah dan bertemu guru. Pekan sebelumnya sebagian anak sekolah juga sudah masuk, menjalani tahun ajaran baru.

45 Responses to Pak Guru yang Tukang Parkir

  1. saya salut dan menaruh hormat padanya..
    Sewa Mobil di Bali recently posted..Penatahan Hot Spring

  2. Kaget AUSTRALIA Mozilla Firefox Windows says:

    Wah, baru nemu postingan ini mas Tyo, walau udah lama tapi kesannya bisa buat fikiran saya terbuka…..
    Kaget recently posted..Ketika Obat Tumbuh Bagaikan Jamur

    • Antyo INDONESIA Mozilla Firefox Ubuntu Linux says:

      Kita tak tahu kehidupan ini lebih banyak indahnya atau pahitnya. Kita juga tak tahu apakah yang pahit banget menurut kita juga pahit nian bagi yang bersangkutan. :)

  3. fitrah INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    boleh tau ini koran tempo edisi kapan yah ??
    ada alamat lengkapnya tidak ??
    saya berniat untuk meliput bapak guru ini untuk kepentingan kuliah :)
    terimakasih

  4. Reny INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Sudah saatnya pahlawan tanpa jasa ini yang telah mencetak presiden, menteri, dan orang-orang sukses lainnya, diberi penghargaan lebih..jangan hanya sebuah nama yaitu pahlawan, tapi juga materi

  5. rout_route INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    kesejahteraan guru harus dperhatikan lagi oleh pemerintah,mengingat jasa2 mereka untuk mencerdaskan ank2 bangsa…

    routeterritory.wordpress.com

  6. Andy MSE INDONESIA Mozilla Firefox Debian GNU/Linux says:

    baca ini malah teringat bapak saya almarhum yang dulu adalah guru SD sekaligus tukang patri…
    asyiknya, keahlian patri-mematrinya menurun ke saya yang jadi tukang solder, tapi obyeknya beda. kalau dulu bapak saya ngurusi panci ceret bocor, saya nyolder aneka peralatan elektronika dari yang gede2 sampai hape…
    *maaf Man! lagi2 nggak komentar malah cerita sendiri* haks…

    Lho ini malah cerita menarik. Setiap anak guru punya cerita masing-masing tentang orangtuanya. Begitu juga suaminya guru. :)
    /tyo/

  7. AngelNdutz INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    fenomena ini banyak sekali terjadi di daerah saya, bahkan bapak saya sendiri harus nyambi jadi petani biar bisa hidup tercukupi dulu :(

    Tapi saya salut. Salam hormat saya. :)
    /tyo/

  8. didut INDONESIA Google Chrome Windows says:

    dan ini terjadi di JKT? menyedihkan

    Ya! :(
    /tyo/

  9. jasmine INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    di negara tetangga.kesejahteraan guru sudah di perhatikan dengan sungguh – sungguh.sepertinya pemerintah tak menghargai pekerjaan mulia ini

    Sudah ada kemajuan sih, misalnya dengan sertifikasi, tapi belum bisa serentak
    /tyo/

  10. DV AUSTRALIA Google Chrome Windows says:

    Saya selalu berpikiran positif bahwa para pelaku profesi guru itu bagaimanapun juga tetap menemukan ‘kepuasan’ dan untungnya tak melulu uang…

    Memang Don!
    /tyo/

  11. MENONE Mozilla Firefox Windows says:

    waaooooww jadi emang bener kisah umar bakri to ya……….

    http://www.menone.wordpress.com/

    salam kenal semuanya…….

  12. jangan bicara pengajaran dengan hati..kalo pemerintah ga punya hati terhadap guru anak-anak mereka…

  13. andril21 INDONESIA Safari Mac OS says:

    emak saya juga guru dari jaman saya belum sekolah sampe sekarang gak lulus2 kuliah, emak saya tetep nyambi kerjaan lainnya. tapi diluar jam dinas. padahal emak saya termasuk PNS golongan yang lumayan tinggi dan masa kerjanya sudah ampun bos… tapi tetep nyambi dan tetep nyambi… mungkin kalo udah pensiun bakalan pensiun juga nyambinya…

    Salam takzim untuk Emak. :)
    /tyo/

  14. Salute dan hormat buat Pak Widodo, memilih berjuang daripada mengeluh. Tetap semangat dan selamat berakhit pekan qe3

    Siap!
    /tyo/

  15. nik.e INDONESIA Google Chrome Windows says:

    namanya manusia berusaha bertahan dan menjalani hidup. semiris apapun. seironis apapun, manusia memang punya caranya sendiri-sendiri. Memang sih sedih kalo melihat seorang guru kok pekerjaan sampingannya jadi juru parkir. opo harus?..tapi balik lagi..ini soal bertahan dan berjalan terus :)

    Hidup harus dijalani dengan tabah.
    /tyo/

  16. andry INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    kok guru yg katanya pinter bisa gtu… ironis…..

    Mmmhhhh… :(
    /tyo/

  17. Gus Ikhwan INDONESIA Mozilla Firefox Windows says:

    Kapan ya nasib guru benar-benar diperjuangkan oleh anggota DPR? apakah bangsa ini tidak punya hati nurani dan memperjuangkan hak para guru

    Kalo nurani ada dong. :)
    /tyo/

  18. andril21 INDONESIA Google Chrome Windows says:

    jangan terlalu berharap banyak pada pemerintah (karna ya gak bisa diharapkan) tentang nasib guru. tapi kita dan Anda-Anda semua sebagai produk dari didikan seorang guru yang akan menentukan..

    Dalem banget ini. :)
    /tyo/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.