Reprise: Cikeas Express
Yang Muktabar Pak SBY, Pak Beye, Pak Bambang, Pak Susilo, Pak Yudhoyono…
Di sini saya berterus terang saja, bahwa yang saya maksudkan empat tahun lalu, dalam Helikopter untuk Cikeas Express, adalah Anda. Intinya adalah bahwa ketimbang bikin repot hajat hidup orang banyak lebih baik Anda memakai helikopter. Bagi saya itu bukan sebuah kemewahan untuk seorang presiden. Itu layak, mengingat tugas, amanat rakyat, dan tanggung jawab berat lagi mulia yang Anda emban.
Saya tidak paham kedirgantaraan, apalagi soal bisnis pesawat terbang dan sejenisnya, baik pembelian, leasing, maupun rental — kalau untuk mobil, saya agak paham; begitu pula untuk cicilan motor bebek dan terlebih sepeda.
Soal keamanan dan pengamanan saya juga tidak paham karena itu memang bukan bidang saya. Tetapi dengan keawaman itu saya berpengandaian bahwa soal ini bisa diurus dengan baik, kecuali untuk hal-hal yang berkaitan dengan cuaca buruk. Latar belakang kemiliteran Anda dan tim pengamanan Anda sangat khatam untuk soal beginian.
Saya tak mempersoalkan apakah Anda harus terus di Istana atau bolak-balik ke Cikeas. Bagi saya itu hak prerogatif Anda, lagi pula saya tahu bahwa Anda adalah seorang manajer yang baik. Saya hanya mengusulkan tambahan moda transportasi kepresidenan yang lebih efisien dan sesuai kondisi lalu lintas Jabodetabekser.
Bagaimana soal helipad di Cikeas, dan izin dari lingkungan, sudah barang tentu bisa dirembuk bersama camat dan lurah setempat.
Maaf Pak kalau saya sok tahu. Namanya juga bagian dari rakyat. Sebagai seorang demokrat tulen, pastilah Anda, dan juga tim Anda, tidak menganggap usul ini sebagai sesuatu yang subversif. Misalkan usul tidak layak dari sisi apapun, saya mohon maaf.
Salam kompak selalu, dan selamat bekerja untuk Nusa dan Bangsa,
Antyo Rentjoko
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
Cicitcuit!- @kelakuan mana urlnya? /@PamanTyo May 22, 2012 snydez (snydez)
- pagi2 buka blog sendiri dan ngeliat @PamanTyo nge-like dan komentar di sana itu mendatangkan kegembiraan :D May 22, 2012 kelakuan (arya p)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Kaperboy? Pede Aja Lagi, Mbah!
August 9, 2007 by AntyoPEREDARAN KATA DAN UNGKAPAN SEMUSIM.
Mobil angkot KWK itu penuh percaya diri memotong jalur, menyalip, dan memepet mobil lain di tengah sontoloyo kemacetan Pasar Pondokgede. Kaca belakangnya memampangkan identitas diri: Kaperboy.
Cover boy, atau kaperboy, rasanya sudah lama terpinggirkan. Ukuran tampang keren setiap cowok bukan lagi sebagai penghias sampul majalah remaja seperti tahun 80-an. [...]
Recent Comments
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
jimmy» bagus sekali artikelnya, thx
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





OOT : bang paman, banner ceritakaos-nya mbok diganti.. jadi sedih.. kan udah almarhum hiks :’(
Mantaps, mbok yao Komeng ama Adul aja yang Wira-Wiri qe3 Kalo butuh boyongan seanak cucu, saya bantuin deh :)
—
Wah keren ini. :D
/tyo/
maju mundur kena ni
kata si poltak..jangan pakai helikopter..nanti di bazoka..halaahh..kebanyajan nonton rambo dia..
Okay, saya akan beli satu buatan DI. Semoga helipad itu bisa diselesaikan dalam waktu singkat.
Salam hangat,
SBY
PS. Untuk peresmian, saya mengundang Paman untuk memberikan sepatah dua patah kata. He..he..
—
Kata-kata saya patah semua. :D
/tyo/
saya sih pengen buka kos-kosan di deket Istana situh…siapa tau presiden butuh.
Khan gak mau tinggal di Istana, tapi tinggal di Cikeas kejauhan dan bikin macet. Mungkin pak SBY mau ngekos kali.. :D
—
Ruang dalam Monas bisa disewakan, kan? :)
/tyo/
Saya kebetulan tinggal di Singapore. Apa saya perlu share kalo Presiden Singapore SR Nathan dan PM Singapore Lee Hsion Loong kalau di jalan cuman dikawal 2 motor di depan dan 1 mobil di belakang? Dan juga kalo lampu merah, mereka semua berhenti menunggu lampu? Kebetulan saya sering nyebrang jalan di depan rombongan mereka yg menunggu lampu hijau buat saya menyeberang.
Tapi ah, ya ini kan negeri LittleRedDot, ndak sebesar Indonesia. Mungkin lain kalibernya.
—
Mungkin juga. Mungkin… :)
/tyo/
cikeas express nama yang bagus, cirebon jakarta PP dengan sepur juga ada cirex alias cirebon express.
hooh, presiden susi beli helikopter seken ae..keren kok.
kalau saya jadi SBY, sehari-hari saya ada di Istana Negara. Kalau hari Minggu baru ke Cikeas.
saya nggak terlalu mempermasalahkan fasilitas mereka.
toh nanti ada pertanggungjawaban dunia akheratnya.
cuman saya kurang setuju aja dengan arogansi para kawulanya ituh..!
siapa suruh bawa kendaraan pas waktunya presiden lewat…. hehehe
wah, ini si maju kena, mundur kena diam kena namanya.
Kalau diterusin pake mobil + pengawal, pengguna jalan protes.
Kalau ikut macet2an dijalan, sayang bangut waktu presiden abis buat dijalan.
Kalau beli helikopter? Ntar dikatain “bermewah-mewah saat rakyat sedang susah”.
Lha kalo pak presiden tetep ngotot maunya tinggal di Cikeas, saya usul, bagaimana kalo Paman sekeluarga yang pindah ke istana? :D
Terima kasih Paman Tyo, telah menuliskan unek-unek ini.
Presiden ga salah, yang keliru adalah oknum2nya itu. Lha rombongan konvoi motor besar, motor Honda Tiger atau konvoi2 lain aja bisa arogan, apalagi yang kelas Ring 1 begini.
Itu tabiat orang Indonesia pada umumnya kalau punya status. Arogansi status dan jabatan. *keluh*
saya idem sama usulan Paman, saya tak perlu menambah daftar usulan lagi, karena takut usul saya malah menambah ruwet urusan bangsa ini. mendingan manut saja sama ngarso dalem, yg penting saya “senang” jadi bagian bangsa Indonesia.
-masalah nggrundel lan ngrasani tak perlu saya tuliskan disini :)
mulai 2011 semua kendaraan diganti aja dengan yang ramah lingkungan, mobil Presiden ganti aja dengan Kereta, Itu di Jogja masih ada kereta yang nganggur, pinjem aja ma Sultan. Paspampresnya pake kuda aja.
Kata teman saya yang mengerti urusan pengawalan, itu namanya Protap Paspampres, prosedur pengamanan RI-1 dan RI-2. Beberapa point yg perlu diketahui:
- Transportasi darat menurut mereka lebih aman daripada udara, karena mereka punya berbagai rute darurat jika terjadi ancaman keamanan. Kalau di udara nggak ada alternatif, kalau naik helikopter terus di-RPG atau di-Stinger jadinya seperti Black Hawk Down
- standar sterilisasi jalan itu 30 menit sebelum melintas dan 15 menit setelah melintas
Saran saya sih ada dua:
- pak SBY tinggal di Istana aja lah
- pak SBY tinggal di Cikeas tapi pasang link 1 Gbps dari Cikeas-Istana untuk jalanin Telepresence, jadi nggak perlu jalan ke Istana utk rapat.
Bingung saya pakde ngeliat ini.
Opsi tinggal di istana (A), nanti bagaimana klo sby mau kumpul/rapat/ngobrol dengan anggota partainya? Pasti ada yang komentar kok fasilitas negara dipake buat pribadi.
Opsi helikopter (B), rasanya akan diblow up seperti waktu ada info untuk membeli pesawat kepresidenan.
Opsi pulang malam berangkat pagi (C), wah klo sby jadi kurang waktu untuk tidur bisa2 salah bikin keputusan.
Opsi mengurangi waktu sterilisasi (D), rasanya juga susah. Contoh, macet di rasuna said itu bisa berjam2 baru lancar, jadi klo misalnya waktu sterilisasi dipendekkan, saya yakin disuatu titik, akan kena macet juga pak sby-nya (yang tentu saja tidak diperbolehkan oleh uu).
Opsi lain adalah mencari rumah dinas yang dekat dengan kantor presiden (E).
Dari semua opsi itu, A – D bukan di sby masalahnya, tapi emang karna jakarta sudah macet. Meskipun sby bilang cuma weekend dia pulang ke cikeas, tapi khan ada juga ibu negara dan anak2nya, sehingga yang dilihat masyarakat, tiap hari macet karna ada mobil presiden.
Tinggal opsi E yang betul2 ada di tangan sby, yang bisa menunjukkan seberapa besar empati beliau terhadap rakyatnya.
hohoho. padat, lengkap, bergizi. tabik!
Dari rakyat, oleh Paman Tyo, untuk Pak Beye :)
Helikopter juga mahal biayanya…. pulang pergi itu bensin eh avtur udah berapa…. Di negara manapun kepala negara mestinya tinggal di Istana, model kayak Bung Karno dan Gus Dur dulu itu lho…. Kalo ga dipake mendingan istananya dijadiin buat kost-kostan aja, lumayan nambah APBN!!
ketika rakyat dan presidennya berebut jalan raya…
inilah harga dari sebuah sikap mengabaikan transportasi massal.
make helikopter ide yg bagus.sama seperti presiden obama jg kan ya di amerika sana. :-)
wah, ini surat sungguh spontan, lugas, dan ‘rakyat’ banget. tapi, andai surat paman ini direspon sebagai subversif, saya juga senang. berarti, memang berniat memperlihatkan wajah sebenarnya.
semestinya, sih, Bung Presiden (berhubung pernah di ABRI yang artinya KBA) senang dengan usulan konkret demikian.