Pengakuan (Imajiner) Seorang Anggota DPR-RI
Bung,
Terus terang saja saya kesal sama foto di Kompas hari ini yang nampilin ruang sidang nggak penuh. Kenapa sih media dan masyarakat nggak bosen ngebahas itu, apa nggak ada yang lebih urgent?
Lantas sekarang orang pada ribut nyorotin rencana pembangunan gedung baru Rp 1,8 T. Dianggep mewahlah, kebangetanlah, nggak tahu dirilah, masa satu anggota nempatin 120 m2, empat kali yang sekarang (32 m2), lebih dikit dari ruang kerja dirjen yang 100 m2. Malah ada media yang mengada-ada, membandingkan DPR Jerman yang tetep pakai gedung lama dengan kami. Nggak kloplah. Reichstag kan cuma buat sidang paripurna.

Nah, daripada saya cuma dianggap membela diri makanya saya mau kasih penjelasan ringkas aja. Lagian saya sibuk. Jadi you harus maklumlah. Emang kita* ini pengangguran terhormat apa?
Tentang presensi dalam sidang
Absen dan absensi itu artinya nggak hadir dan ketidakhadiran. Lebih penting membahas presensi, kehadiran, supaya kita terbiasa berpikir positif. Percaya deh Bung, sudah menjadi niat dari hati terdalam kita untuk ngikutin semua persidangan baik di komisi maupun paripurna.
Tapi Bung kan tahu agenda kita selaku wakil rakyat (emang sih ada blogger kurang ajar yang selalu menyebut kita “wakil partai”) itu padat banget. Kalau semua rapat diikuti kapan saya bisa baca koran, ketemu konsitituen, golf (masih di driving range sih), diskusi dengan banyak kalangan, dan melihat dunia di luar Senayan? Yang bener aja.
Makanya kalo lagi rapat kita akhirnya juga nyalain BlackBerry dan akhirnya iPad supaya tetep connceted sama dunia luar. Ini sudah zamannya Bung! Hanya kantor basi yang melarang pengaktifan alat mobile selama rapat. Kita ini sangat progresif dalam adopsi teknologi.
Tentang uang, biaya, anggaran, dan lainnya
Halah, isu basi! Without duit we can’t do it. Jelas? Gaji kotor per orang di kita itu cuma Rp 65,4 juta per bulan. Mana cukup di Jakarta?
Bandingin dong sama gaji seorang GM (general manager, bukan GM yang “itu”, juga bukan Goenawan Mohamad) atau head pada perusahaan swasta yang sehat. Padahal kita kan harus traktir orang, kasih sangu tamu dari daerah, nyumbang partai, urun alumni, banyak deh todongannya. Orang ngira kita ini ATM berjalan. Payah.
Soal uang saku ke luar negeri tunjangan lain, kayak asuransi Rp 48,6 juta setahun per orang padahal itu cuma premi tapi kalo orang-orang dengar nilai pertanggungan jadi marah, arghhh… males ngomonginnya. Basi! Emang kita pergi dinas harus pake ongkos sendiri? Gile loe! Eh maaf.
Demokrasi di lingkup internal
Intinya gini. Kita ini kan bareng-bareng, saya nggak mutusin semuanya sendiri. Gedung DPR itu isinya bukan cuma anggota dewan saja, tapi ada juga teman-teman dari sekretariat jenderal, pokoknya anggota DPR boleh ganti tapi mereka kan belum tentu. Lagian untuk urusan anggaran dan lainnya kan ada BURT. Pendeknya, keputusan menyangkut duit itu bukan mainan perseorangan, Bung!
Nah saya selama ini ya ngikut aja, mana yang baik saya ikutin. Kita ini kan percaya demokrasi, apa yang jadi maunya mayoritas di lingkungan kita pasti lebih banyak maslahat daripada mudaratnya. Masa kita harus ngikutin orang luar di jalanan itu? Yang bener aja!
*) Semua kata “kita” dibaca sebagai “kami”. Maklumlah sang anggota dewan ini terlalu gaul, takut dianggap jadul, sehingga tidak mau membedakannya.
© Foto rancangan gedung DPR-RI tidak diketahui
31 Responses to Pengakuan (Imajiner) Seorang Anggota DPR-RI
Leave a Reply Cancel reply
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
antyo.rentjoko.net- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012Ada saja cara membangun suasana spasial kedai agar tetamu mendapatkan kesan mendalam. Misalnya ala modiste, dengan mesin jahit dan baju baru terpajang. Lho, bukannya kalau kita bertandang dan makan di tempat tetangga atau saudara yang pe... […]postyorous menerous »»»
- Bersantap Bersama Mesin Jahit May 21, 2012
Cicitcuit!- @PamanTyo Salam, kami dari @majalahBung ingin wawancara Anda. Bisakah minta email Anda ke: bung@ruangrupa.org agar kami bisa kirim undangan? May 24, 2012 majalahBung (Bung!)
- @PamanTyo Paman, kenapa di Crome blognya paman contains malware ya? May 24, 2012 metropulutan (Kom. Bloger Salatiga)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Blog ini bukan Halaman Jurnalistik
August 7, 2006 by AntyoNGEBLOG, BAHKAN YANG CENGENGESAN, TETAP BERISIKO.
Saya bisa meliput dan menulis, pernah dimuat di sejumlah media, dan saya mendapatkan uang dari situ. Baik sebagai honorarium saat saya masih freelancer maupun sebagai gaji imbalan untuk pegawai karena bekerja di perusahaan media. Lebih penting lagi: kadang saya mendapatkan keasyikan.
Lantas bagaimana dengan blog ini? Tetap sebuah jurnal [...]
Recent Comments
Romi Julio Rahman» sangat memukau sekali artikel anda
Eka» Jadi inget waktu masih kecil.. =( Sekarang udah jarang banget perahu othok2 ini.. hiks hiks.. =(
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





hahaha… numpang ketawa,paman
Susah juga jadi anggota DPR….
Gajinya dikit, tunjangannya dikit, bangunannya jelek, dan gitu disuruh rapat melulu(walau sering madol), disuruh jalan2 keluar negeri terus, kadang2 disuruh bawa keluarga juga…
Capek mang jadi wakil rakyat!! Mendingan jadi tukang bakso aja lah…..hahahaa
saya setuju dibangun aja tuh gedung baru… biar keren lah! haha
telat banget nih, sy br baca.. hehee.. tp mending telat drpd ga telat kan om.. ;D
KOCAK om.. dan sy pun telah scr imajiner menoyor kepala si anggota dewan itu.. smbl bilang “semprull”
—
Walah, ini serius lho, kok dibilang kocak :D
/tyo/
kita kan perwakilan dari rakyat.. masak rela sih kalau kunjungan ke luar negeri, gaya hidup, gaya makan, gaya pakaian harus sama dengan rakyat.. yah harus beda tho… nanti kalau semua sama, pemilu mendatang gak ada yang mau jadi anggota dewan
—
Wakil dan yang diwakli lebih tinggi siapa ya? :P
/tyo/
kita ini WAKIL RAKYAT, jadi wajar dong kalau kita berhak mewakili rakyat dalam menikmati kemewahan?
—
Baiklah, Bung! :D
/tyo/