Mesin Jahit dan Penjahit
ADAKAH DI RUMAH ANDA? MASIHKAH ANDA KE TAILOR (DAN MODISTE)?

Pada sebuah kantor saya lihat mesin jahit itu. Entah untuk apa, karena itu kantor kontraktor BTS.
Uh, mesin jahit. Siapa yang masih memakainya, terutama dari keluarga muda, yang usia pasangannya di bawah 40? Harga pakaian jadi lebih murah karena industri garmen dan bisnis eceran sudah menjawab. Baju baru seharga Rp 40.000 pun ada.
Saya teringat blog lawas saya. Dua kali saya membahas mesin jahit. Yang pertama, lima tahun silam, tentang mesin jahit genggam yang saya beli dalam bus. Harganya Rp 10.000. Yang kedua, enam tahun lalu, tentang masa kecil kecil generasi saya yang beribukan pintar menjahit. Jika mesin tak terpakai maka tutupnya dikatupkan dan dihiasi taplak batik atau tenun kotak-kotak.
Ibu Singer
Mesin jahit untuk keperluan rumah tangga, bukan industri, masihkah banyak terserap oleh pasar?
PT Singer Indonesia, yang kemudian menjadi PT Regnis Indonesia pada 1983 (iya, Singer dibalik menjadi Regnis), lalu berubah menjadi PT Singer Indonesia Tbk., tahun lalu meninggalkan jarum dan benang. Namanya berubah menjadi PT Singleterra Indonesia Tbk. yang berjualan bandwidth. Pada awal 2009, karyawan Singer Indonesia tinggal tiga: direktur utama, sekretaris perusahaan, dan office boy.
Pada masa jayanya, akhir 70-an sampai awal 80-an, Singer punya duta. Namanya Ibu Singer, diperankan oleh Rieka Hartono D. Pusponegoro Suatan. Dia adalah peragawati seangkatan Rima Melati (Lientje Tambajong) dan Gaby Mambo pada tahun 60-an.
Jahit menjahit untuk keperluan hobi dan domestik mungkin sudah lewat. Orang tak ada waktu. Maka Femina pun tak membonuskan pola potong dan jahit yang mirip poster itu. Ini era ready-to-wear. Sale gila-gilaan bisa memberikan korting 70 persen — dengan “up to” yang nyaris tak terbaca.
Rahmat Jeans
Menjahit untuk jalan nafkah? Masih banyak. Setiap hari Anda melewatinya. Bahkan mungkin berpapasan dengan penjahit bersepeda — yang ini sih tukang permak.
Lantas kapan terakhir Anda (pria) berurusan dengan penjahit di luar urusan setelan jas? Saya tak tahu, apalah setelah batik mendemam banyak pria menjahitkan baju. Mungkin Anda lebih tahu. Terutama Anda yang gemar “sarimbit”, berbatik seragam sekeluarga. :P
Tentang penjahit, pekan lalu atas rekomendasi seorang teman saya ke Rahmat Jeans, dekat kampus Universitas Pancasila, Depok. Betul, namanya bukan Rahmat Tailor. Itu spesialis jins.
Saya menjahitkan celana pendek denim, karena sulit sekali mencari celana pendek biasa. Yang banyak dijual adalah model Jojon, dua pertiga, dengan banyak hiasan. Kalaupun ada yang biasa, ukurannya tidak cocok. Ternyata ongkos jahit celana panjang dan celana pendek sama: Rp 120.000. Hasilnya belum tahu karena belum saya ambil.
Foto: [1] Jentera dari Posterous Menerous [2] Iklan Singer dari Yudhi First Things First.
Catatan: Kalau minyak Singer masih laku, antara lain untuk roda gigi dan rantai sepeda. :)
Antyo Rentjoko. Pondokgede - Jakarta PP. Ngeblog setiap sempat dan ingat tanpa mengenal tenggat. Tidak menolak sumbangan uang asal tanpa syarat. :)
Blog ini dan blog lainnya teragregasikan di antyo.rentjoko.net.
Message from publisher
Tentang blogombal.com, itu tidak ada hubungannya dengan saya. :)
Cicitcuit!- @kelakuan mana urlnya? /@PamanTyo May 22, 2012 snydez (snydez)
- pagi2 buka blog sendiri dan ngeliat @PamanTyo nge-like dan komentar di sana itu mendatangkan kegembiraan :D May 22, 2012 kelakuan (arya p)
Recent Posts
- Sulit Sekali Memahami FPI
- Warga Boleh Menghukum Mati Pencuri?
- Topik Paling Menjemukan: Korupsi
- Tentang Anjing dan Dawam
- Kisah Dua Keluarga Kretek
- Tentang Mayat Nenek Menteng
- Musiknya Guruh
- Moerdiono & Poppy Dharsono: Asmara Sire & Non
- Sopir: Pelengkap Mobil
- Mode, Modis, Modiste
- Anda Nanti Memilih Siapa?
- Data Rekaman Musik Indonesia: Perlukah? Pentingkah?
- Foke dalam Biennale Jakarta
- Semoga Serbabaiklah Semuanya
- Jual-Beli Ijazah Palsu
Archives
Random Posts
Libur dan Pengenalan akan Rumah
May 12, 2010 by AntyoTERMINAL TETAP ITU BERISI KELUARGA.
Misalkan genting tak bocor, engsel pintu tak terlepas, apakah hari libur menjadi alasan bagi Anda untuk lebih mengenal rumah sendiri? Rumah. Ya, rumah. Bangunan tempat kita tinggal — dan mungkin beranak pinak.
Saya sendiri malu menjawab itu.
Rata-rata dalam sehari berapa jamkah Anda berada di rumah?
Maksud saya di [...]
Recent Comments
MY.O.Bz» ayo kunjungi situs kami yg akan memberi segala informasi yg anda butuhkan.. blog terdasyat di tahun 2012… yg paling penting akan diajarkan bagaimana mencari uang dengan blogspot secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS!! kunjungi dan buktikan situs kami.. anda bisa mencotoh bagaimana...
obat alami jantung» bagus sekali artikelnya pak , semoga artikelnya bermanfaat bagi semua orang dan berguna :) sukses selalu iyah pak .
motorselow» wah memang mereka kepalanya sudah dari batu. gitu juga hatinya. ngatasin nya ya dengan air dari kehangatan kita
Cara Bisnis Pulsa» Kusimpan buat nambah pegetahuan..
jimmy» bagus sekali artikelnya, thx
Recent Trackbacks
- agcgoblog.info: Mainan Jadul,Perahu Kaleng Othok-othok
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- Blogombal [√]: Menuju Kesempurnaan — Hayah!
- http://www.8count.ca/forums/profile.php?mode=viewprofile&u=591638: Go big or go home. Because it's true. What do...
- Elsaelsi's Blog: Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog
Categories
- Advertorial (3)
- Keluarga (44)
- Komedi Indonesia (134)
- Lihat Baca Dengar (91)
- Maklumat (11)
- Ngeblog (27)
- Pekerjaan (4)
- Personal (101)
- Selingan (124)
- Umum (401)
Ebook Tipis
![Blogombal [√]](http://blogombal.org/wp-content/uploads/2010/11/blogombal-java691.png)





di rumah jg masih ada mesin jahit punya ibu..
berhubung sudah pensiun njahit ya jadi pendiam tuh mesin jahitnya.. paling kalo kepake cuma buat nambal kolor bolong sama celana sobek aja pakde.. hehe.. :)
Saya bisa njahit mau pesen apa aja selain serbet? ;)
Saya mau pake jasa tukang jahit kalau mau modifikasi celana lama biar terlihat baru. :D
terakhir kali 1 minggu yang lalu.
Betahita:
Modifikasi celana? Boleh juga. Kreatif. :)
Yang mesin jahit Butterfly malah masih ada sampai sekarang di rumah saya. Saya masih senang menginjak pemutar yang ada di bagian bawahnya. :)
Saiful: Musuh ibu-ibu adalah anak nakal yang sering menjadikan mesin jahit sebagai mainan :D
kalau batik, lebih suka bikin ke tempat penjahit lebih bisa pas, meski kadang suka kekecilan :)
tp jatuhnya lebih mahal ha ha
KW: Lha kenapa nggak beli jadi? :)
Saya sudah jarang, atau lebih tepatnya tidak pernah lagi menjahitkan pakaian, enakkan beli jadi, kalau di hitug lebih irit… :)
Mesin Jahit dan Penjahit
Asal jangan salah sebut saja, Mesin Jahat dan Penjahat.. :D
masalahnya kalau yang ini bukan lagi barang langka Paman… :)
Sukadi: Apalagi beli yang great sale bener2 70%! Pasti murah. :)
Saya malah senang kalo pakaian dijaitkan (habis tak ada yg sesuai dengan keinginan….)
Kaget: Lagi-lagi soal tailor made yang lebih ngepas. Memang kok! :)
ibu dan bapak saya dua-duanya bisa dan mahir menjahit, di rumah juga ada mesinnya, satu merk singer, satu lagi butterfly. dulu sewaktu kecil kalau si mesin rusak, saya ikut bapak membawanya ke tukang reparasi langganan di daerah Kebayoran Lama :)
Tongki: Apa kamu bisa njahit, Le? :) Cobalah.
jadi sebetulnya penyanyi apa penjahit sih Mbak Singer ituh?
Roy: Bukan penjahit, bukan penyanyi, tapi pensiunan peragawati yang buka kursus jahit :)
jadi ingat di daerah manggarai, jakarta, banyak “penjahit kaki lima” yang buka kios non permanen di sebuah taman. jumlahnya sekitar 10 orang, pakai semacam tenda sebagai atap. saya ke sana beberapa waktu lalu untuk membetulkan tas saya yg robek sedikit. sulit sekali mencari tempat yg cocok untuk menjahitkan tas robek sedikit. pas selesai, saya tanya ongkos. pak penjahitnya bilan, “Terserah.” he2. :D
Haris: Kalo tas, kayaknya jarang yang bisa. Soal ongkos terserah itu ajaib juga ya? :)
saya punya mesin jahit. hadiah ultah dari suami dua tahun lalu. menjahit itu bikin kecanduan :D
nYam: Suami hebat, istri berbakat. Dahsyat :)
“Saya Ibu SInger..” begitu iklan yang masih saya inget sampe sekarang,,Saat itu saya masih belum sekolah. Tapi meski ada iklan itu, Ibu saya malah beli Mesin merk LINDA..soalnya saat itu SInger mahal..
Popi: Linda dan Butterfly adalah alternatif terhadap Singer. Punya ibu saya Linda, sejak tahun 50an :)
Di rumah saya masih ada mesin jahit Singer itu. Kebetulan bapak bisa menjahit, jadi menggunakannya bila ada kaos sobek dan semacamnya.
Kalau dirasakan.. ada romantisme masa lalu yang terkuak kembali.
Darin: Wah top ini! :)
Karena setiap hari istri saya kerja harus berseragam, dan suplai dari kantornya masih berupa kain, jadi ya kunjungan ke tukang jahit masih rutin dilakukan.
Indra: Ini berlaku di mana-mana. Malah ada kantor yang memanggil penjahit :D
Saya malah punya rencana untuk membeli mesin jahit bekas, supaya adik saya bisa melatih bakatnya..hehe..
Tamba: Sayang gak ada toko mesin jahit online ya. Kita nggak bisa survei :)